Heboh Video Kebakaran di Mina, Ini Penjelasan Menag

Penulis -

Selasa, 6 Agustus 2019 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Selama dua hari terakhir beredar video  di dunia maya yang menunjukkan terjadinya kebakaran tenda di wilayah Mina. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengkonfirmasi bahwa kebakaran tersebut bukan terjadi pada tenda jemaah haji Indonesia.

“Betul kemarin ada sedikit insiden kebakaran tenda di Mina, tapi skupnya kecil saja, terjadi pada siang hari. Dan itu terjadi di tenda-tenda yang akan didiiami jemaah haji Asia Tengah, Asia Selatan dari India, Pakistan, Myanmar, Burma,” jelas Menag dilansir Prokabar dari MCH,  (06/08).

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Menag pun meminta jemaah tidak panik usai menonton video peristiwa kebakaran tersebut. Ia menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tidak ada korban luka. Itu hanya peristiwa kecil dan mudah-mudahan tidak akan terjadi di masa-masa yang akan datang,” kata Menag.

Menag hadir di Mina untuk memantau kesiapan fasilitas di Mina sebelum masa puncak haji 1440H/2019M. Salah satu inovasi yang dilakukan pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini adalah penomoran tenda Arafah dan Mina.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dalam stiker nomor yang dipasang pada empat sisi tenda tersebut tercantum tiga data, yaitu: nomor tenda, nomor kloter yang menempati tenda, serta jumlah kapasitas tenda. Pada kesempatan tersebut, Menag yang didampingi Delegasi Amirul Hajj dan Ketua Muassasah Asia Tenggara sempat memerintahkan petugas PPIH Arab Saudi untuk mencabut atribut-atribut KBIH yang sempat terpasang di salah satu tenda Mina.

Menurut Menag, tahun ini pemerintah melarang adanya penempelan atribut-atribut lain pada tenda jemaah Indonesia. “Karena tahun-tahun sebelumnya saling tumpang tindih, banyak sekali spanduk, bendera yang justru melihat situasi atau area baik di Arafah maupun di Mina menjadi kurang asri bahkan cenderung kumuh, kotor. Jadi kita ingin ikut menjaga Arafah dan Mina dengan cara tidak memasang atau menempel hal-hal yang memang tidak terlalu diperlukan,” tuturnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Karena memang yang diperlukan adalah identitas nomor-nomor tenda baik di Arafah maupun di Mina, itu sudah lebih dari cukup. Karena di situ ada identitas kloter, ada identitas tenda,” imbuhnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB