Kini Ada Layanan Konsultasi Menstruasi Bagi Jemaah Haji Wanita

Penulis -

Sabtu, 13 Juli 2019 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mekkah, Prokabar — Problem menstruasi yang terjadi saat musim haji menjadi kekhawatiran banyak muslimah, yang sesungguhnya dapat dikendalikan. Bagi jemaah haji wanita yang berada pada usia reproduksi bisa mengatur jumlah hormon dalam tubuhnya dengan bantuan obat-obatan tertentu.

Melalui keterangan yang diterima Sabtu (13/7) dikatakan bahwa hal ini bertujuan untuk mengatur hormonal sehingga siklus menstruasi bisa disesuaikan dengan waktu ibadah yang diinginkan.

dr. Mona, Sp.Og dokter spesialis kebidanan yang juga anggota Tim Promotif Preventif 2019 menyarankan agar jamaah wanita usia reproduksi yang berusaha untuk mengatur siklus haidnya agar pada waktu ibadah wajib itu tidak mengalami menstruasi.

“Jadi jemaah bisa mengaturnya dengan memajukan atau memundurkan siklus haidnya. Bisa dengan melakukan rekayasa hormonal, ini dilakukan dengan pemakaian obat-obatan yang mengandung hormon seperti pil kontrasepsi,” ujar dr. Mona.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Lanjutnya, pil kontrasepsi ini mengandung hormon estrogen dan/atau progesteron dengan dosis tertentu. Penggunaan pil kontrasepsi ini tidak bisa sembarangan melainkan harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter, baik saat di Indonesia maupun ketika sudah sampai di Arab Saudi.

Pada beberapa orang, pemakaian pil kontrasepsi memiliki efek samping seperti sakit kepala dan mual. Jika hal ini terjadi, maka bisa diatasi dengan mengganti kombinasi yang berisi hormon lain. Bisa juga dengan metode kontrasepsi lainnya seperti suntik.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Untuk kapan digunakan obat itu, kapan dia pakai itu, sudah harus dikonsultasikan sama dokter yang bertugas untuk memantau kapan waktu haidnya. Jadi pada waktu wukuf nanti sudah diprediksi, oh saya tidak akan haid pada waktu nanti,” kata dr.Mona.

dr. Mona pun memberikan tipsnya bagi para jemaah haji wanita yang akan mencoba metode kontrasepsi saat berhaji atau umroh. Pertama, ketahui waktu siklus haid, sehingga bisa mengetahui dan menghitung tanggalnya apakah akan dimajukan atau dimundurkan.

Kedua, kontrasepsi dengan kandungan hormon progesteron digunakan dua minggu sebelum waktu siklus haid berikutnya. Apabila menggunakan yang mengandung hormon kombinasi (progesteron dan estrogen) bisa diminum di hari kedua sampai kelima siklus haid.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Berikutnya, ada alternatif selain penggunaan pil, yaitu kontrasepsi jenis suntik. Ada dua pilihan yang tersedia, suntikan untuk jangka waktu empat minggu atau 12 minggu. Terakhir, konsumsi pil harus teratur waktunya, karena jika tidak maka bisa terjadi gangguan seperti keluar flek atau pendarahan.

Bahkan bisa berpotensi gagal, terjadi menstruasi. dr. Mona mencontohkan kalau pil harus diminum sehari dua kali, maka pembagiannya harus konsisten setiap 12 jam sekali minum satu pil. Jika konsumsi pertama pukul tujuh pagi, maka pil kedua harus diminum pukul tujuh malam, jangan sampai terlambat. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB