Jakarta, Prokabar – Indonesia kehilangan salah satu putera terbaiknya. Sutopo Purwo Nugroho. Sosok yang selalu hadir ketika terjadi bencana. Sutopo 24 jam siap diganggu, khususnya pewarta. Tidak peduli kanker stadium 4 terus menggerogoti tubuhnya.
Kini sosok pelayan itu telah pergi. Tidak sedikit yang kehilangan, tidak terkecuali keluarga besar BNPB.
Kepala BNPB, Doni Moenardo, menyebut Sutopo sebagai pahlawan kemanusiaan.
“Beliau adalah pahlawan, yang tetap melayani publik walaupun dalam keadaan sakit, dengan semangat kerja dan pengabdian luarbiasa,” tulis Doni melalui pesan WhatsApp kepada Prokabar, Minggu (7/7).
Sutopo juga dikenal dengan karyanya yang mengharumkan nama Indonesia. Melalui peta bencana yang digagas Sutopo, pemerintah RI menerima penghargaan tertinggi dari PBB bidang inovasi kebencanaan.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” sambung Doni.
Sementara itu, sekretaris utama BNPB, Dodi Ruswandi menyebut Indonesia kehilangan sosok yang pantas diteladani. Sejak bergabung tahun 2008, Sutopo dikenal Dodi sebagai sosok pekerja keras dan totalitas.
“Tanah air berduka, sangat sulit untuk menemukan sosok seperti Sutopo,” ujar Dodi.
Sutopo meninggal dunia saat dirawat di Guang Zhou, Tiongkok, karena kanker yang diidapnya. Rencananya jenazah akan dimakamkan di Boyolali.(laf)
















