TP PKK Sumbar Dorong Anggota Bentuk Koperasi, Ini Alasannya

Penulis -

Jumat, 28 Juni 2019 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Wakil Ketua Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Sumatera Barat, Wartawati Nasrul Abit mendorong seluruh anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK yang ada di kabupaten/kota, dapat bersatu dan bisa membuat suatu wadah kelembagaan yang berbadan hukum yaitu koperasi.

Hal ini dikarenakan, koperasi inilah yang akan menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk menaikkan nilai jual produk.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Tentu tidak semudah yang kita bayangkan memang, mereka harus bersatu membuat pengurus serta mengumpulkan anggota-anggota. Tetapi, jika ingin maju, koperasi merupakan salah satu cara yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut.

Pihaknya berharap akan tumbuh begitu banyak koperasi di Sumbar, sehingga perekonomian masyarakat meningkat. “Saya juga berharap melalui kegiatan Lomba Simulasi Pembentukan Koperasi yang di adakan Kamis (27/6) kemarin, peserta dapat bersaing secara sehat dalam mengelola koperasi.” ungkapnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurutnya, kelemahan yang selama ini dihadapi pelaku bisnis, khususnya UP2K, adalah kemasan. “Kelemahan pelaku bisnis kita adalah dipackaging. Belum ada standar packaging yanh bagus dan menarik perhatian konsumen. Akibatnya, nilai jual produk menurun. Dengan koperasi, saya yakin permasalahan ini dapat teratasi.” sambungnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Zirma Yusri menambahkan, pemasaran produk melalui galery-galery diseluruh kawasan wisata mesti segera ditingkatkan. Untuk itu, pihaknya meminta Pemko/Pemkab pro aktif dalam menyediakan sarana ini.

“Pertama sekali, mungkin membuat aturan dan regulasi yang jelas. Setelah itu, bisa mencari investor dan mulai mempromosikannya,” sebut Zirma. (*/hdp)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB