Banjir Bandang Di Samarinda, Pertamina Distribusikan Bantuan

Penulis -

Selasa, 11 Juni 2019 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan, Prokabar – Musibah banjir bandang yang melanda Kota Samarinda, Kalimantan Timur, belum membaik. Hingga hari ini, Selasa (11/9), masyarakat setempat tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.

Melihat kondisi kelumpuhan yang terjadi di sana, Pertamina ikut andil dalam meringankan beban korban terdampak.

Tim dari Pertamina telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulanan Bencana Daerah setempat guna mendapatkan informasi kebutuhan yang harus segera terpenuhi.

Mobil dapur lapangan telah disiapkan

“Kami akan berikan bantuan tahap awal yaitu kebutuhan- kebutuhan yang memang urgent. Selanjutnya, kami akan pantau terus update dari BPBD dan tim Pertamina di Samarinda, jika memang dibutuhkan bantuan lagi, kami akan dukung.” Ujar Heppy Wulansari, Region Manager Communication & CSR Kalimantan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sebagai tahap awal, Pertamina mendistribusikan bantuan berupa sembako (beras, mie instan, air mineral, minyak goreng dan gula). Selain itu, bantuan berupa LPG Bright Gas 12 Kg yang diperlukan untuk keperluan memasak di dapur umum induk dan dapur umum masyarakat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dapur umum induk telah didirikan di Halaman Kantor Dinas Sosial Samarinda, Jalan Dahlia. Pertamina juga langsung menyerahkan bantuan bahan makanan ke Dapur Umum Induk dengan berkoordinasi bersama BPBD Samarinda, Dinas Sosial Samarinda dan TAGANA.

Pertamina ikut andil dalam bantuan bagi korban terdampak banjir bandang di Samarinda

“Sejauh ini, proses pendistribusian BBM & LPG berlangsung lancar dan aman selama banjir ini. Stok di SPBU juga sesuai dengan jumlah pada biasanya. Kami akan prioritaskan kepada daerah-daerah yang memang terdampak cukup parah untuk dapat diutamakan suplai BBM & LPG,“ ujar Heppy.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Apabila di lapangan menemukan adanya hambatan terkait distribusi BBM & LPG, masyarakat dapat berperan aktif dengan memberikan laporan melalui contact center kami yaitu 135 atau melalui email [email protected].

Masyarakat juga dapat mengetahui informasi terkini melalui lini media sosial Instagram Pertamina Kalimantan yaitu @pertaminaborneo. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB