Ingin Berwisata Pesisir? Waspada Potensi Gelombang Tinggi Selama Lebaran

Penulis -

Selasa, 4 Juni 2019 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Memasuki libur lebaran, tempat wisata pesisir menjadi langganan untuk dikunjungi masyarakat yang hendak berwisata bersama sanak saudara.

Untuk itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap adanya potensi gelombang tinggi yang akan terjadi dalam empat hari ke depan (4 – 7 Juni 2019) di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Peningkatan gelombang tinggi disebabkan oleh adanya sistem tekanan tinggi 1009 hPa di Perairan Utara Sabang. Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari timur – selatan kecuali di Perairan Utara Papua Barat, angin berembus dari barat laut – utara dengan kecepatan 4 – 15 knot. Sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari timur – tenggara dengan kecepatan 4 – 25 knot.

Sementara itu, kecepatan angin tertinggi terpantau berada di Perairan P. Sawu – P. Rote, Laut Timor, Perairan Sulawesi tenggara, Laut Banda, Perairan Kep. Letti – Kep. Tanimbar, Perairan selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Laut Arafuru, serta Perairan Yos Sudarso – Merauke. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, terpantau adanya potensi peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Indonesia seperti Perairan Utara Sabang, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Utara Jawa Timur – Kep. Kangean, Perairan Barat Aceh, Perairan Kotabaru, Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Perairan Pesisir Bengkulu, Perairan Timur Kep. Selayar, Perairan Barat Lampung, Laut Flores, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Nias, Perairan Bau Bau, Selat Sunda bagian selatan, Laut Seram bagian timur, Selat Sape bagian selatan dan Selat Sumba, Perairan Selatan dan Timur Kep. Sula, Perairan Selatan Flores, Perairan Fak Fak – Kaimana, Laut Sawu, Perairan Amamapre, Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Kei – Kep. Aru, Perairan Selatan Kalimantan, serta Perairan Barat Yos Sudarso.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Beberapa wilayah perairan Indonesia lainnya juga berpotensi diterpa gelombang yang lebih tinggi berkisar antara 2,5 hingga 4 meter. Wilayah perairan tersebut di antaranya Perairan Barat Enggano, Perairan Selatan Jawa hingga P. Sumbawa, Perairan Manui – Kendari, Teluk Tolo, Samudera Barat Kep. Mentawai hingga Lampung, Perairan Selatan P. Sawu – Kupang – P. Rote, Laut Timor selatan NTT, Perairan Timur Kep. Wakatobi, Perairan Selatan P. Buru – P. Seram, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata – Kep. Letti, Perairan Kep. Babar – Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kei – Kep. Aru, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan Jawa hingga NTT, dan Laut Arafuru.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Selain mengimbau masyarakat yang hendak berwisata pesisir, BMKG juga mengimbau nelayan untuk memperhatikan keselamatan pelayaran. Beberapa moda transportasi yang berisiko di antaranya adalah perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). Untuk itu, harap berhati-hati dan tetap waspada. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB