Tinjau Pos Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus, Ini Tanggapan Menag

Penulis -

Senin, 27 Mei 2019 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin hari ini meninjau pos pengawasan keberangkatan jemaah umrah dan haji khusus di Terminal 3 Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Selain dengan tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Menag sempat berdialog dengan pihak angkasa pura, imigrasi, otoritas bandara, dan juga sejumlah jemaah umrah yang akan berangkat ke Tanah Suci.

“Program ini sangat keren, bentuk konkrit kerja sama lintas sektoral. Tinggal pembenahan teknis diperbaiki lagi,” terang Menag usai melakukan peninjauan, di Cengkareng, Minggu (26/5) kemarin.

Pembenahan perlu dilakukan, kata Menag, karena pos pengawasan ini memang masih dalam masa sosialisasi. Kemenag membuat pos pengawasan terpadu ini dalam rangka mengoptimalkan pengawasan berupa pemeriksaan kelengkapan dokumen umrah dan penerimaan aduan dari para jemaah umrah dan haji khusus.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kementerian Agama, khususnya Ditjen PHU, ingin melakukan pendekatan preventif, pencegahan,  agar jangan sampai ada jemaah umrah atau haji khusus yang bermasalah sehingga ketika kemudian mereka ada di Tanah Suci menghadapi persoalan, khususnya yang terkait dengan dokumen perjalanan yang tidak lengkap dan sebagainya,” ujar Menag.

“Jadi perlu ada pengecekan secara terpadu,  tidak hanya dari Kemenag tapi juga imigrasi, dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya agar setiap jemaah umrah atau haji khusus mendapat jaminan kepastian keberangkatan dan kepulangan mereka,” lanjutnya.

Karena pos pengawasan yang tersedia saat ini masih dalam masa sosialisasi, perlu dilakukan upgrading. Menag sampaikan apresiasi kepada Angkasa Pura 2 yang telah memberikan ruang untuk counter layanan. Menag berharap Kemenag bisa mendapat counter yang lebih permanen.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain counter, upgrade layanan juga perlu dilakukan pada aspek sistem. Menag berharap, layanan segera terintegrasi dengan Sistem Pelayanan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SIPATUH) sehingga pengawasan juga bisa dilakukan secara online.

Lebih dari itu, sistem pengawasan Kemenag juga terintegrasi dengan imigrasi sehingga outputpengawasan Kemenag menjadi salah satu indikator dalam pemeriksaan imigrasi, selain tiket, paspor, dan visa.

Pejabat Imigrasi Bandara Soetta, Tessa yang hadir dalam kesempatan itu menyambut baik harapan Menag. Menurutnya, mekanisme itu malah lebih bagus dan akan dijadikan pertimbangan pihak imigrasi.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Kepada Menag, perwakilan Angkasa Pura 2 Heru Karyadi menjelaskan bahwa pihaknya sedang menyiapkan terminal umrah dan haji. Angkasa Pura juga sudah menyampaikan ke perencana pembangunan agar memasukan teknis pengawasan umrah Kemenag dalam flow-nya. Setelah pemeriksaan security, ada pengawasan terpadu dari Kemenag.

“Sekarang dalam tahap penyusunan basicdesain. Kemungkinan 2021 akan mulai beroperasi,” ujarnya.

Pos Pengawasan Umrah dan Haji Khusus ini dirilis kali pertama oleh Arfi Hatim pada awal Mei 2019. Hadir mendampingi, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim, Sekretaris Ditjen PHU Ramadan Harisman, serta Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB