Krisna Balagita, Launcing Album 20 Tahun Berkarya di KFC

Penulis -

Rabu, 15 Mei 2019 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Jelang buka puasa, KFC Kemang, Jakarta Selatan kembali menghadirkan sejumlah penyanyi. Kali ini acara tersebut diisi dengan launching album 20 Tahun Berkarya, Krishna Balagita, Rabu (15/5).

Sebagai lagu pembuka, Khrisna mengiringi Ricky Rantung yang membawakan lagu ‘Haruskah Ku Mati’. Dilanjutkan dengan Dudi Oris yang menyanyikan lagu ‘Ku Tak Bisa’.

Jemari tangan Khrisna diatas tuts keyboard membuat suasana store KFC semakin mengena. Inilah yang membedakan musisi kawakan sekelas Krishna Balagita saat menunjukan karya musiknya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Foto Beb – Krishna Balagita bersama penyanyi di album 20 tahun berkarya

Saat berbincang di atas panggung, musisi kelahiran Jakarta, 26 Maret 1967 ini tidak banyak bicara. Meski dipancing oleh pemandu acara, gaya Krishna yang khas ini hanya menjawab singkat.

“Senang aja nggak nyangka ditawari album 20 tahun berkarya. Awalnya ragu ternyata oke juga,” singkat Krishna.

Pria yang dikenal sebagai orang penting dibalik grup Ada Band ini tetap berkarya meski 2008 silam memutuskan untuk hengkang. Rupanya Krishna dalam bersolo karir melahirkan karya-karya apik.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Foto Beb – Krishna Balagita saat mengiringi Ricky Rantung

“Semua karya yang saya buat ini kebanyakan dari cerita teman-teman. Ada juga dalam keseharian sehari-hari. Mudah aja nggak terbebani yang penting berjalan begitu saja,” ungkap Krishna.

Pria yang mengenakan topi dan sweater hitam ini terlibat langsung dalam pemilihan lagu karyanya yang nge-hits. Album ini berisi 11 tembang hits pilihan yang 10 lagu diantaranya dilantunkan oleh para penyanyi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

‘Langit Tujuh Bidadari” menjadi pembuka album yang dibawakan Virzha, ‘Manusia Bodoh’ (Olla Rossa), ‘Karena Wanita’ (Judika), ‘Masih-Sahabatku, Kekasihku’ (Sharaqueen), ‘Kau Auraku’ (Anji), ‘Yang Terbaik Bagimu’ (Yuka Tamada), ‘Haruskah Ku Mati’ (Ricky Rantung), ‘Laksana Surgaku’ (Fierza), ‘Ku Tak Bisa’ (Dudi Oris), ‘Setengah Hati’ (Mytha Lestari) dan ditutup dengan sebuah komposisi instrumental Khrishna Balagita dengan judul ‘Jadikan Aku Raja’. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB