Tweet Presiden Jokowi Tentang Mandeh Mendapat Perhatian Luas Warganet

Penulis -

Jumat, 8 Maret 2019 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Masyarakat Pesisir Selatan harusnya cukup berbangga hati. Betapa tidak, Presiden Joko Widodo tampak begitu mengenal dekat Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Salah satunya dibuktikan lewat tweet di akun twitter-nya tentang Mandeh. Postingan tersebut pun mendapat perhatian cukup besar dari warganet.

Dalam tweet-nya, di akun @jokowi, orang nomor di Indonesia ini membahas tentang cliff jump atau lompat tebing yang terletak di Pulau Sironjong Ketek (Sironjong Kecil) satu dari banyak gugusan pulau yang di Kawasan Wisata Mandeh, tepatnya di Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Wisatawan beraksi di cliff jump, lompat dari tebing ke laut yang berair jernih Pulau Sironjong Kecil, satu dari gugusan pulau Mandeh di Pesisir Selatan, Sumatra Barat,” tweet Jokowi di akun twitternya.

Dia menjelaskan, saat berada di kawasan wisata ini, wisatawan bisa menikmati banyak rekreasi, seperti halnya untuk menguji adrenalin saat berwisata. “Kawasan wisata terpadu gugus pulau Mandeh cocok untuk pesiar, snorkling, menyelam atau sekadar berperahu,” sambungnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Hingga hari ini, tweet Presiden Indonesia ini mendapat 215.226 like, 1.600 lebih komentar dan di retweet lebi dari 1.000 retweet sejak diunggah Jumat 8 Maret 2019 menjelang siang.

“Indah negeriku, Liburan didlm negeri aja fixed,” tulis akun Hermin Hermaliana.
“Lagi hits nih, pulau Mandeh di Pesisir Selaatan, Sumatra Barat,” kata akun Melanie Harera.

“Akses jalan, kebersihan, keamanan, kuliner yg sehat dan harga terjangkau, fasilitas tempat istirahat, serta keramahtamahan penduduk setempat, menjadi faktor yg penting untuk kemajuan suatu tempat wisata.. Semoga bisa terwujud ditempat tempat wisata di Indonesia..” tambah akun Hisar Manalu.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Diketahui, Sirojong Ketek merupakan sebuah pulau kecil di kawasan Wisata Mandeh. Di pulau ini ada sebuah platform cliff jump dengan dua platform yang bisa dijadikan pilihan, platform pertama berada di ketinggian 5 meter dan kedua berada di ketinggian sekitar 15 meter dari permukaan laut.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Selasa, 22 September 2026 - 06:16 WIB

Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB