Aduh, Tiga ASN di Pasaman Terjerat Korupsi

Penulis -

Jumat, 8 Februari 2019 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pasaman kembali terlibat kasus dugaan korupsi. Bahkan ketiga ASN ini, AR, RZ dan FRZ sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dana penanggulangan pasca bencana yang bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun 2016 di Pangian, Kecamatan Mapattunggul Selatan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Penetapannya sudah kita lakukan. Dalam waktu dekat kasus ini bakal kita limpahkan ke Pengadilan Tipikor Padang,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Adhriansyah, Jumat (8/2).

Lebih lanjut Kasipidsus Erik Eryadi menambahkan, kasus ini bermula saat adanya bencana tahun 2016 silam. Anggaran Rp1,8 miliar pun dikucurkan untuk penanggulangan pasca bencana. Akan tetapo, dalam realisasinya, banyak item pekerjaan yang tidak sesuai dokumen kontrak. Parahnya lagi, harga satuan kerja pun, seperti pembuangan material longsor banyak yang di mark up harga satuan kubiknya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Akibatnya, hasil audit BPK atas realisasi anggaran penanggulangan ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar Rp773 juta.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Terlibatnya AR yang kala itu bertugas di Dinas PU & Bina Marga Pasaman, RZ dan FRZ masing-masing ASN di BPBD Pasaman lantaran ikut memuluskan aksi mark up,” tukas Erik. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB