Kemenkes Perketat Proses Seleksi Tenaga Kesehatan Haji, Ini Alasannya

Penulis -

Sabtu, 26 Januari 2019 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Pemerintah berupaya meningkatkan mutu penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, termasuk di bidang kesehatan.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bertekad selalu memberikan layanan kesehatan terbaik bagi setiap jemaah haji, salah satunya dengan cara memperketat proses rekrutmen petugas kesehatan haji dengan persyaratan tes kesehatan terpadu.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusuf Singka, saat memberikan arahan kepada 244 dokter calon Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dalam forum pembekalan selama 3 hari (24-26 Januari 2019) di Jakarta.

Forum pembekalan merupakan bagian dari rangkaian proses rekrutmen yang harus dilalui oleh calon TKHI, yang mana jumlahnya akan ditetapkan kemudian setelah berkoordinasi dengan Kementerian Agama.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Pada forum tersebut, di samping menerima materi pembelajaran kesehatan haji 2018, para peserta juga mengikuti tahapan seleksi penerimaan tenaga kesehatan haji melalui sejumlah tes kesehatan seperti tes Napza, tes kebugaran, psikotes (metode MMPI) sampai dengan wawancara.

Tes yang dilakukan secara terintegrasi ini baru dilaksanakan pada proses rekrutmen tenaga kesehatan haji tahun 2019. Dengan beberapa pengujian ini Kemenkes ingin memastikan kualitas TKHI yang bertugas ke Arab Saudi harus yang unggul.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Salah seorang peserta forum pembekalan, Nurhadi, asal Kota Purwakarta Jawa Barat menyambut positif diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, semua peserta antusias mengikuti proses rekrutmen dan merasakan manfaatnya bagi tenaga kesehatan yang akan diberangkatkan ke tanah suci.

“Dulu tidak ada workshop dan tes seperti ini. Jadi manfaatnya selain menyatukan visi pelayanan jemaah juga untuk mendapatkan petugas yang layak,” ujar Nurhadi yang pernah juga menjadi TKHI pada 2012.

Dalam kesempatan pembekalan, Kapuskes Haji menjelaskan peran, tanggung jawab dan tantangan yang akan dihadapi selama bertugas di tanah suci.

“Petugas haji harus bekerja all out. Prinsipnya harus SHAR’I; Sigap, Handal, Amanah, Responsif, Inisiatif,” terang Eka.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Lebih lanjut, Eka juga memotivasi para dokter peserta forum pembekalan tersebut untuk menjaga jiwa korsa, nama baik kementerian dan nama baik bangsa menjadi kewajiban bersama seluruh penyelenggara kesehatan haji.

“TKHI ini orang-orang pilihan yang hebat, harus menjalankan fungsi promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif kepada jemaahnya,” kata Eka meyakinkan.

Sebelumnya, Kemenkes juga telah mengadakan kegiatan serupa untuk tenaga dokter dari wilayah Indonesia bagian timur pada tanggal 22-24 Januari 2019 di Surabaya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB