Pemerintah Luncurkan Geoportal Kebijakan Satu Peta, Ini Manfaatnya

Penulis -

Rabu, 12 Desember 2018 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELUNCURAN KEBIJAKAN SATU PETA

PELUNCURAN KEBIJAKAN SATU PETA

Jakarta, Prokabar — Pemerintah resmi meluncurkan Geoportal Kebijakan Satu Peta. Percepatan pelaksanaan kebijakan ini sebelumnya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi VIII di mana prioritas pembangunan nasional mengacu pada satu standar, satu referensi, satu basis data, dan satu geoportal.

“Kita berkeinginan agar satu peta ini ada satu standar dan referensi. Bukan setiap kementerian punya peta sendiri-sendiri. Satu referensi, satu basis data, dan satu geoportal, agar tidak ada tumpang tindih, agar ada kepastian, kejelasan, dan konsistensi kita untuk membangun negara ini,” jelas Presiden, Jokowi.

Dirinya menyampaikan, dalam empat tahun ke belakang, pemerintah memfokuskan perhatiannya pada pembangunan infrastruktur secara merata di seluruh Tanah Air. Dirinya juga tak jarang meninjau langsung proyek-proyek infrastruktur tersebut. Dari aktivitas turun ke lapangan tersebut, Kepala Negara menyadari di negara kita terlalu banyak terjadi tumpang tindih pemanfaatan lahan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Saya semakin tahu dan sadar bahwa di negara kita ini terlalu banyak yang namanya tumpang tindih pemanfaatan lahan. Semakin ke lapangan, semakin saya tahu,” tambah Presiden, seperti dilansir dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden.

Ia mencontohkan kasus tumpang tindih lahan yang mencapai hampir 20 persen dari seluruh wilayah Kalimantan. Persoalan lahan dan tumpang tindih klaim itu diharapkan dapat diatasi dengan kebijakan ini. 

“Kita harapkan dengan kebijakan satu peta ini tumpang tindih pemanfaatan lahan bisa kita selesaikan,” imbuh Presiden.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain itu, kebijakan satu peta ini juga dapat mendukung program pembangunan nasional. Perencanaan pembangunan, penyediaan infrastruktur, penerbitan izin dan hak atas tanah, serta berbagai kebijakan nasional lainnya kini dapat mengacu pada data spasial yang lebih akurat.

“Pembangunan irigasi misalnya, bendungannya ada di mana dan irigasinya harus lewat mana akan ketahuan semua dengan peta yang telah kita miliki sekarang ini. Juga kepemilikan konsesi-konsesi akan kelihatan semua,” ujar Presiden.

Kebijakan ini ke depannya juga akan memengaruhi sekaligus memudahkan alur perizinan. Presiden menyebutkan bahwa masalah perizinan, terutama izin lokasi, akan menjadi lebih mudah melalui peta digital tersebut.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Ke depan urusan perizinan dengan adanya peta digital ini tidak perlu lagi izin lokasi. Sudah, klik, ketahuan semua kok. Ngapain pakai izin lokasi? Untuk apa? Meruwetkan masalah saja. Kebijakan satu peta ini larinya akan ke mana-mana,” kata Presiden.

Di penghujung sambutan, Kepala Negara meminta sejumlah pihak untuk terus melanjutkan dan menindaklanjuti penambahan peta tematik dalam rangka penyempurnaan dan pembaruan peta tersebut.

Presiden juga meminta kementerian dan lembaga untuk berkolaborasi dalam penyelesaian isu-isu tumpang tindih pemanfaatan lahan dengan berbasis pada peta digital terbaru ini.

“Hilangkan ego sektoral. Kalau kita berkolaborasi, ini akan banyak menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan,” pungkas Kepala Negara. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB