Tol Padang-Pekanbaru Tidak Dipindahkan, Ini Kata Gubernur Sumbar

Penulis -

Sabtu, 10 November 2018 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menegaskan tidak mendapatkan laporan dari PT. Hutama Karya yang menjadi pelaksana, terkait pemindahan pengerjaan tahap awal tol Padang – Pekanbaru,

“Kata siapa pindah? Tidak ada pindah. Proses tetap jalan, cuma pengerjaan fisik tertunda itu baru betul,” ujarnya, kemarin.

Malah, katanya, perusahaan Jepang yang investasi baru saja dari Sumbar dan menyatakan siap membangun terowongan sepanjang 7 kilometer di Agam.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dijelaskannya, persoalan fisik tertunda karena belum ada kesepakatan harga lahan dengan masyarakat. Karena harga ganti rugi terbilang murah, masyarakat pun tidak menolak tol, namun menolak harga tanah yang murah.

Terkait persoalan harga, Pemprov Sumbar akan mengusulkan agar ada kenaikan harga sehingga persoalan dengan masyarakat selesai dan pengerjaan segera dilaksanakan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Tol Padang-Pekanbaru masuk program strategis nasional. Jadi tidak ada kata tertunda, batal dan mangkrak. Jalan terus namun kendala di lapangan tentu ada. Itu yang akan kita selesaikan,” jelasnya.

Gubernur mengaku juga tidak mendapatkan kabar soal mobilisasi alat dari Sumbar ke Pekanbaru sebagai bentuk pemindahan pengerjaan. “Siapa yang bisa mobilisasi alat. Kalau ada pemindahan tentu Hutama Karya ngomong ke kami,” ujarnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menjelaskan, sejak ground breaking oleh Presiden Jokowi, pengerjaan telah berjalan sebagai bukti jalan telah dibuka 2,4 kilometer dengan lebar 60 meter.

“Masyarakat tidak menolak tapi mereka minta kepastian harga jangan terlalu murah. Kami akan carikan solusi ini,” jelasnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB