Seakan : Sekarang Ini Semua Orang Bisa Jadi Pahlawan

Penulis -

Sabtu, 10 November 2018 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, makna pahlawan pada konteks setiap waktu setiap saat bisa berubah. Dulu diakuinya yang disebut pahlawan adalah founding father, orang yang ikut berperang, orang yang ikut mendirikan Republik ini. Namun sekarang pahlawannya bisa berbeda-beda.

“Menjadi pahlawan kemanusiaan, kemudian pahlawan olahraga, pahlawan kemasyarakatan, kesehatan, bahkan orang yang kemudian terjun langsung secara empati menangani persoalan Palu-Lombok dia juga bisa menjadi pahlawan,” kata Seskab dalam wawancara menyambut Hari Pahlawan 10 November, di Jakarta, kemarin.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dengan demikian, lanjut Seskab, tantangan pahlawan itu menjadi berbeda-beda, menjadi berubah-ubah sangat tergantung pada konteksnya. Tetapi, yang paling penting siapapun yang ingin disebut menjadi pahlawan, menurut Seskab, dia harus mendarmabaktikan hidupnya betul-betul untuk bangsa dan negara.

“Maka dengan demikian, sekarang ini semua orang bisa menjadi pahlawan dalam bentuk apapun. Karena pahlawan itu adalah orang yang diidolakan oleh zamannya, oleh masanya. Dia bisa mendapatkan bintang tetapi dia juga bisa sama sekali tidak mendapatkan bintang, tetapi menjadi pahlawan,” tegasnya.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Karena semua orang bisa menjadi pahlawan, Pramono Anung mengatakan, yang paling penting adalah valuenya, yaitu Value untuk menjadi seseorang yang berguna, bermanfaat, dan juga mempunyai kontribusi bagi pembangunan bangsanya.

Karena itu, menurutnya, harusnya generasi muda sekarang ini berlomba-lomba pada bidangnya untuk menjadi yang terbaik. Siapa tahu kemudian mendapat pengakuan publik menjadi pahlawan. “Karena siapa saja sekarang ini bisa menjadi pahlawan bagi bangsanya kalau dia berbuat sesuatu yang bermanfaat, berharga, bagi orang banyak,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dirinya berharap semangat untuk menjadi pahlawan ada di dada semua anak bangsa, dan menginspirasi semuanya untuk berbuat kebaikan bagi bangsa, bagi negara, dan juga bagi kemanusiaan dalam jangka panjang. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB