Jakarta, Prokabar – Setiap orang pasti berharap akan pelayanan pubik yang sesuai dengan keinginan. Satu persatu pelayanan publik baik dari bidang kesehatan, ekonomi, hukum dan masih banyak lagi diwujudkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Sebagai wujud peningkatan akan pelayanan publik di negara ini, Kemenpan RB akan menggelar event berskala internasional pertama yaitu International Public Service (IPS) Forum 2018. Acara ini akan diselenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis (7 dan 8 November) mendatang di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC).
Berbagai acara telah disiapkan panitia untuk meyukseskan acara yang nantinya akan dihadiri Presiden Jokowi. Menurut Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi , Prof. Dr Diah Natalisa, MBA, bentuk acaranya disampaikan dalam jumpa wartawan di Media Center Kemenpan RB di Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (29/10)
”Acaranya nanti akan ada forum diskusi atau workshop dimana akan ada pembicara dalam negeri dan pembicara dari luar negeri. Sesi Market Place dimana akan ada 35 inovator yang berhasil dalam perbaikan pelayanan publik. Ada juga pameran pelayanan publik baik dari kementerian, lembaga, perwakilan dari luar negeri,” beber Diah.

Selain acara yang disebutkan di atas, acara nanti Kemenpan RB menyediakan both khusus berukuran besar khusus pelayanan publik. Jadi bagi siapapun pengunjung yang datang ke sana bisa menyampaikan keluhan atau complain tentang layanan publik.
”Tidak hanya pameran, diskusi atau mendengarkan sejumlah innovator dalam pelayanan publik saja, acaranya nanti kita akan sediakan ruang khusus pelayanan public secara langsung. Jadi masyarakat yang berkunjung ke sana bisa menyampaikan keluhan atau komplain tentang layanan publik,” tambah Diah pada Prokabar.com.
Meski secara online sudah disiapkan media centre untuk pengaduan masyarakat, namun Kemenpan RB tetap menyediakan layanan secara langsung.
”Sebenarnya sudah ada layanan online bila lapor hubungi 1708 atau media sosial yang ada. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti ada yang langsung kita layani. Sampai sekarang saya masih dapat surat cinta dari masyarakat. Nanti laporan tersebut kita salurkan sesuai SOP yang berlaku,” pungkas Diah. (beb)
















