Pemerintah Klaim 8,7 Juta Pengangguran Terserap, Kemiskinan Tinggal 9,8 Persen

Penulis -

Selasa, 23 Oktober 2018 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengemukakan, dalam kurun waktu 4 tahun terakhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah mengelola ekonomi makro dengan baik dan penuh kehati-hatian.

“Pertumbuhan ekonomi stabil di kisaran 5% dan terus meningkat di tengah ketidakpastian kondisi global. Tahun 2014 ekonomi tumbuh 5,02%, dan di Semester I/2018 ekonomi kita tumbuh cukup baik, 5,17%,” kata Moeldoko saat mengawali konferensi pers Laporan 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Membangun Manusia Indonesia Menuju Negara Maju, di Aula Gedung III Kemensetneg, Jakarta, Selasa (23/10).

Angka pengangguran, lanjut Moeldoko, menurun dari 5,94% di 2014 menjadi 5,13% di Februari 2018, dibarengi dengan terbukanya kesempatan kerja.  Ditambahkan Moeldoko, dalam kesempatan memimpin 5 tahun, Presiden Jokowi menjanjikan untuk lapangan kerja terserap 10 juta. Hasilnya, sampai dengan saat ini sudah terserap 8,7 juta.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Kita berharap sampai dengan akhir pemerintahan nanti akan bisa dipastikan 10 juta terlampaui,” kata Moeldoko optimistis.

Mengenai harga-harga, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan terkendali. Tingkat inflasi turun dari 8,3% di 2014 menjadi 2,88% di September 2018. Stabilitas harga ini, jelas Moeldoko, menjaga daya beli masyarakat dan memberi ruang gerak dunia usaha.

Adapun angka kemiskinan, menurut Moeldoko, untuk pertama kalinya berada pada level 1 digit, di 9,82%, turun jauh dibanding  tahun 2014 lalu, sebesar 10,96%.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Penurunan angka kemiskinan ini, lanjut Moeldoko, dibarengi penurunan ketimpangan pendapatan atau gini rasio dari 0,414% pada tahun 2014 menjadi 0,389% pada Maret 2018.

Mengenai sektor  fiskal dan moneter, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memastikan telah dikelola dengan baik, sehingga kondisi keuangan negara dan moneter aman dan terkendali. Indikatornya, lanjut Moeldoko, defisit APBN terkontrol.

“Defisit terjaga di bawah 3% PDB (Product Domestic Bruto). Pada 2014 defisit minus 2,34%, sementara pada Agustus 2018 defisit minus 1,01%,” jelas Moeldoko.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Adapun defisit neraca transaksi berjalan, menurut Moeldoko, terus dijaga di bawah 3% PDB. Jika defisit transkasi berjalan pada 2014 tercatat sebesar 3,1%, pada semester I 2018 tercatat 2,6%.

Sedangkan cadangan devisa, menurut Kepala Staf Kepresidenan itu, cukup untuk membiaya impor dan pembayaran utang luar negeri selama 6,3 bulan atau 2x lipat di atas standar internasional.

“Utang pemerintah dikelola dengan baik, dialokasikan untuk peningkatan belanja produktif,” tegas Moeldoko seraya menambahkan, rasio utang terhadap PDB dijaga di bawah 30%, dan di bawah amanat UU Keuangan Negara maksimum 60% PDB. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB