Jakarta, Prokabar — Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Gati Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya membidik peningkatan nilai ekspor dari sektor industri kerajinan sebesar 10 persen pada 2018.
Menurutnya, hal tersebut diharapkan dapat memperbaiki struktural perekonomian saat ini, yang mengalami desisit neraca perdagangan.
“Kami yakin eskpor akan naik karena kualitas produk IKM nasional semakin meningkat, baik dari segi kemasan, desain, serta labeling,” kata Gati dalam keterangannya Rabu (26/9) saat menghadiri Pameran Kerajinan Nusantara Kriyanusa 2018.
Dengan meningkatnya kreativitas pelaku IKM dalam mengembangkan desain dan kualitas produk, maka dengan sendirinya dapat menggenjot nilai tambah dan daya saing sehingga pelaku IKM kerajinan dapat lebih mengembangkan eksistensinya baik di kancah nasional maupun internasional.
Pada pameran Kriyanusa 2018 yang berlangsung pada 26-30 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, sebanyak 13 IKM kerajinan binaan Kemenperin terlibat dalam event tersebut.
Kegiatan dalam rangka HUT ke-38 Dekranas dengan mengangkat tema “Tingkatkan Sinergitas dan Kreativitas Wirausaha Milenial” serta mengusung ikon daerah Nusantara dari Aceh, yakni motif Pucuk Rebung sebagai dasar desain publikasi. (*/hdp)
















