Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengenalkan budaya dan pariwisata daerah kepada peserta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI, Rabu (29/8).
Diketahui, peserta Lemhanas mengadakan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LVIII tahun 2018 di Luhak Nan Tuo. Turut dalam rombongan tersebut Wakil Gubernur Lemhanas RI, Marsdya TNI Bagus Puruhito bersama 25 peserta dari unsur TNI/POLRI, birokrat, profesi, dan Ormas.

Bupati menyebutkan, beberapa budaya dan kesenian daerah yang masih dilaksanaan saat ini adalah pacu jawi, makan bajamba, tari piriang, tari pasambahan, silek tradisional, dan adat istiadat yang berkembang di nagari-nagari.
Sementara dari 152 objek wisata di Tanah Datar diantaranya yang banyak dikunjungi yaitu Istano Basa Pagaruyung, Batu Batikam, Batu Angkek-angkek, Puncak Pato, Rumah Gadang Sumpu Batipuah, Panorama Tabek Patah, dan yang terbaru adalah Nagari Tuo Pariangan sebagai salah satu nagari terindah di dunia.
Pada kesempatan ini, Irdinansyah berharap peserta Lemhanas dapat memberikan masukan dan kritikan demi penyempurnaan kepariwisataan di Tanah Datar.

“Pariwisata menjadi sektor prioritas pembangunan, jadi mohon masukan dan kritikannya sehingga kita bisa lebih baik lagi,” ujar Bupati
Sebelumnya, Ketua rombongan SSDN PPRA LVIII, Marsda TNI Baskoro Alrianto, M.Sc mengatakan tujuan SSDN ke Tanah Datar adalah untuk mengumpulkan, mempelajari, memahami serta melihat sejauh mana gambaran kondisi wilayah dari segi potensi daerah, pertahanan keamanan, ideologi, politik dan sosial budaya ditinjau dari aspek kesejahteraan dan keamanan.
Dia tambahkan diantaranya pengenalan budaya dan objek penting merupakan bentuk pendidikan yang dikembangkan untuk mempererat hubungan persahabatan masyarakat Indonesia dengan negara-negara tetangga.
Ia juga mengenalkan 25 orang Peserta PPRA LVIII Lemhannas termasuk 2 orang peserta dari luar negeri. Yang berasal dari unsur TNI/POLRI, birokrat, profesi, dan Ormas.
“2 orang peserta berasal dari luar negeri yaitu Syed Zaighum Abbas Naqvi dari Pakistan dan Justin Matthew Thurston Roocke, M.A. Strategic Studies M.A.I.R. dari Australia,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini dapat mengenalkan budaya daerah ke mancanegara.
Pada kesempatan itu peserta PPRA LVIII Lemhannas mengunjungi objek wisata Batu angkek-Angkek, Istano Basa Pagaruyung, serta mencoba masakan khas Tanah Datar lamang tapai di Indojolito Batusangkar.(eym)
















