Bumdes Kumbayau Maju Bersama, Komoditas Pertaniannya Menembus Tiga Negara

Penulis -

Senin, 27 Agustus 2018 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawahlunto, Prokabar — Terobosan hebat dilakukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kumbayau Maju Bersama, Sawahlunto, Sumatera Barat. Jika tak ada aral merintangi, usaha nagari ini, komoditas pertanian, akan segera menembus negara lain.

“Tiga negara tujuan, India, Turki dan Nepal,” kata Direktur Bumnag Kumbayau F. Ferdi Datuk Dinagari.

Komoditas yang akan diekspor berupa pinang. Tiga negara tujuan tersebut, kata Ferdi, sudah ada yang akan menerimanya. Permintaan, minimal 20 ton dalam setiap kali pengiriman, “insyaallah, kita siap untuk memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Tindaklanjut dari kesiapan tersebut, Ferdi menyebutkan, pihaknya kemudian mengembangkan kerjasama dengan PT. Pos Indonesia. Perusahaan negara dan perusahaan milik nagari tersebut akan bermitra dalam konteks pengiriman dan administrasi pengiriman.

Komitmen kerjasama dengan PT Pos Indonesia dilakukan melalui PT. Pos Indonesia Regional Sumbar, Riau, Jambi. Sudah dilakukan pembicaraan dan kesepakatan terkait dengan Invoice, Packing List, Shipping Instruction dan MSDS untuk ekspor komoditi Pinang ke India, Nepal dan Turki.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ferdi menyebutkan pula, sekali pun bekerjasama dengan Bumdes Kumbayau, juga dibuka kerjasama dengan unit usaha lain, termasuk Bumnag atau Bumdes lain, terutama dalam penyediaan bahan baku. Khusus di Sawahlunto, Pariaman dan Mentawai, menggunakan istilah Bumdes.

Bumdes Kumbayau Maju Bersama, di Kota Sawahlunto, termasuk salah satu Bumdes Model di Sumbar, dan segara menuju Bumdes Percontohan Nasional. Banyak usaha yang sudah dikembangkannya. Saat ini, Bumdes memiliki Bank Desa Kumbayau.

Bank Desa Kumbayau dikembangkan dengan pengembangan model dari kearifan lokal desa, bukan seperti bank konvensional pada umumnya, dimana simpanan pada bank desa ini dalam bentuk kerjasama permodalan untuk usaha dengan bagi hasil sebesar 5 persen nilai permodalan.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sementara pinjaman boleh dibayar dengan cara bayar tunai atau non tunai memakai komoditi hasil bumi seperti Pinang, Coklat, kemiri, kelapa dan hasil bumi lainnya. Bagi pinjaman macet dan benar-benar tak mampu bayar, Bank Desa Kumbayau akan rekonstruksi menambah pinjaman baru dengan membuatkan sebuah Usaha Binaan Bumdes, yang diintegrasikan dengan unit usaha yang ada.

Saat ini bentuk pinjaman telah dikembangkan sampai ke leasing desa, untuk membeli peralatan Elektronik (HP, Kulkas, TV, dsb) juga dengan cara mencicil dengan komoditi hasil bumi.

Bumdes Kumbayau Maju Bersama yang berdiri 2017, yang merupakan salah satu Bumdes terbaik tingkat nasional dari Sumatera Barat, dikembangkan dengan konsep yang dipaparkan dalam visi bagaimana dapat menjadi Badan Usaha Milik Desa yang kreatif, innovatif dan terdepan dalam memajukan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Desa Kumbayau ini pada dasarnya minim dengan Sumber Daya Alam, tapi dengan bekal pengalaman dari SDM mumpuni dan penerapan program sosial benefit, dapat mengantarkannya sebagai salah satu BUMDes terbaik di Indonesia,” ujar Ferdy.

Ia menyebutkan pula, perkembangan dari Bumnag yang dikelolanya tak bisa dilepaskan dari tangan dingin Ketua Forum Bumdes Indonesia H Febby Datuk Bangso, yang juga Staff Khusus Kemendesa PDTT.

“Beliau menjadi inspirasi bagi kami, sebab hari-harinya selalu memikirkan perkembangan dan kemajuan Bumdes,” kata Ferdi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB