Jakarta, Prokabar – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal & Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggandeng PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam mewujudkan Smart Office di lingkungan kerjanya.
Smart Office yang dibangun di
lingkungan kerja Kemendes PDTT ini merupakan sebuah konsep kantor yang selalu terkoneksi, cashless, dan paperless dengan dukungan perangkat dan solusi Teknologi Informatika (TI) dalam semua fungsinya.
Dukungan tersebut mulai dari fungsi keuangan, kepegawaian atau Sumber Daya Manusia (SDM), hingga Administrasi atau Reporting.

Smart Office Kemendes tersebut diluncurkan oleh Menteri Desa
PDTT Eko Putro Sandjojo didampingi Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, Wakil
Direktur Utama BNI Herry Sidharta dan Wakil Ketua Komisi Informasi
Pusat Hendra J Kede, di Makarti Ballroom, Kemendes PDTT, Jakarta,
Rabu (31/7)
Dalam sambutannya, Eko menyampaikan bahwa pada saat
perubahan zaman berlangsung secara cepat, khususnya pada era revolusi industri 4.0 saat ini, diperlukan kecepatan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Kesadaran atas cepatnya perubahan tersebut telah mendorong Kementerian Desa PDTT untuk terus melakukan pembenahan, salah satunya dengan membuat konsep smart office.
“Smart office ini terwujud karena dukungan penuh oleh BNI sebagai
bank mitra utama kami, dan kami berharap implementasi smart office
ini dapat segera ditiru juga oleh Kementerian dan Lembaga lainnya,
guna mendukung transparansi pemerintahan, serta digitalisasi
transaksi pada kementerian atau lembaga,” ujar eko.

Dalam sambutannya, Asman Abnur mengapresiasi inisiasi Kementerian Desa dalam melakukan perubahan dengan menerapkan Smart Office yang didukung penuh oleh BNI, berharap upaya ini dapat diikuti oleh Kementerian lembaga lainnya sehingga akan segera tercipta pengelolaan pemerintahan yang transaparan, efisien dan
berbasis Digital.
Sementara itu, Herry Sidharta menuturkan, BNI mendukung penuh inisiasi Menteri Desa dengan menyediakan beberapa solusi yang dibangun BNI sebagai satu kesatuan yang lengkap dalam produk Smart Office. Solusi tersebut adalah implementasi Kartu Pegawai Kemendes PDTT yang dibuat sebagai Kartu Combo atau Kartu Multi
Fungsi (KMF).
Kartu ini berfungsi sebagai Akses masuk Gate Parkir di lingkungan Kantor Kemendes PDTT, Akses masuk ke Gedung Kementerian Desa, Alat Pembayaran di Kantin Kemendes PDTT, serta menjadi Alat Pembayaran berbagai Moda transportasi (Busway
atau Commuter Line) dan gerbang tol.
Paket Smart Office yang dibangun BNI juga menyediakan layanan Implementasi Sistem E-Absensi yang terintegrasi dengan SIMPEG (Sistem kepegawaian), penggunaan fasilitas Cash Management untuk pengelolaan keuangan Kementerian Desa, hingga
memungkinkan dilakukannya pembayaran atau transaksi yang efektif. (rls)
















