Kick Off P2P Tahun 2026, Bawaslu Agam Rekrut 24 Peserta Dari Berbagai Kalangan

Penulis -

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar.com- Penyelenggaraan Pemilu di Indonesia adalah yang paling kompleks di dunia yang memiliki kecenderungan adanya pelanggaran yang semakin beragam variannya. Dalam rangka mengawal Pemilu yang berintegritas, Bawaslu membutuhkan kolaborasi dan konsolidasi bersama masyarakat dalam mengawasi Pemilu.

Untuk memperkuat partisipasi masyarakat, Bawaslu Republik Indonesia secara resmi membuka Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 pada Selasa (12/05) yang akan dilaksanakan oleh Bawaslu seluruh Indonesia secara luring dan daring. Dibuka oleh Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty di Tangerang, Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 memiliki tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu dan Pemilihan 2029 yang Bermartabat.”

Demokrasi menjadi mandat yang harus dikawal semua pihak baik penyelenggara, masyarakat, dan Pemerintah Daerah untuk berkolaborasi memastikan Pemilu berjalan Luber Jurdil. Lolly kemudian menyebut komitmen tak terputus Bawaslu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pembentukan kader pengawasan partisipatif.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Dimulainya “Gerakan Sejuta Relawan Pengawasan Partisipatif” pada tahun 2014, Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP) yang diluncurkan Bawaslu pada tahun 2018 hingga 2022, dan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digagas sejak tahun 2022 merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu.

Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif diikuti oleh peserta P2P di seluruh Indonesia. Dalam pembukaan acara, Lolly Suhenty mengemukakan pengembangan 4 karakter kader P2P yang harus dimiliki yaitu Logis, Kritis, Berani, dan Berdampak. Ia berharap seluruh peserta memiliki karakter tersebut, sehingga pelaksanaan P2P mencapai tujuannya yaitu “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu dan Pemilihan 2029 yang Bermartabat.”

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Kader P2P harus memiliki karakter logis, kritis, berani, dan berdampak. Akan kita buktikan dari 30 ribu lebih kader, kami harapkan semua akan berfungsi dan bergerak pada Pemilu 2029 mendatang,” tutup Lolly.

Mengikuti kegiatan melalui Zoom dari Kantor Bawaslu Agam, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Agam Yuhendra menjelaskan skema kepesertaan P2P di Kabupaten Agam. “Jika tahun kemarin kita mengajak partisipasi OKP dan Ormas, tahun 2026 ini Bawaslu Kabupaten Agam memilih partisipasi pemilih pemula, guru, dan masyarakat umum sebagai bagian dari pengembangan Pendidikan Pengawas Partisipatif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Partisipasi guru diharapkan dapat memberikan pengayaan materi pelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai pengawasan partisipatif sehingga dapat ditanamkan kepada siswa didik. Partisipasi siswa selaku calon pemilih pemula juga diharapkan dapat menjadi pioneer bagi lingkungan sebayanya selain itu sebagai Osis dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan informasi kepemiluan dalam kegiatan sekolah. Masyarakat umum juga diharapkan dapat bergerak di lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Harapannya P2P dapat berfungsi dan bergerak, tidak hanya sekedar terlaksana namun menjadi bukti kinerja Bawaslu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

“P2P diharapkan dapat menjadi magnet untuk membuat geliat gerakan pengawasan partisipatif begitu nyata yang dimulai di masa non tahapan menuju Pemilu 2029,” ujar Yuhendra. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB