Maninjau, Prokabar.com – Palang Merah Indonesia Kabupaten Agam mendistribusikan paket bantuan berupa peralatan sekolah kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Selasa (24/2) lalu. Agenda merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan pendidikan pascabencana.
“Kami memahami bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar para siswa. Oleh karena itu, PMI Kabupaten Agam bersama masyarakat Indonesia berupaya hadir membantu meringankan beban mereka melalui bantuan perlengkapan sekolah ini,” ungkap
Ade Alfani, Kepala Markas PMI Kabupaten Agam.
Ia juga menambahkan, dukungan ini dapat memulihkan semangat belajar para siswa agar tetap optimis dalam meraih cita-cita meskipun tengah menghadapi kondisi sulit.
Bantuan tersalurkan berupa 19 dus buku tulis atau sebanyak 6200 buah buku. Sebanyak 67 orang anak yang menjadi korban bencana banjir bandang, terutama rumah hancur atau rusak karena material lumpur.
Masing-masing anak mendapatkan setengah kodi atau sekitar 10 buah buku. Dan bantuan lainnya pakaian lengkap satu stel pakaian sekolah baju putih dan celana abu-abu beserta topi dan dasi. 67 orang siswa-siswi laki-laki dan perempuan itu mendapat pakaian baru.
“PMI akan terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga dalam aspek pendidikan dan pemulihan psikososial, ” tutupnya. (rud)
















