Polsek Tanjung Raya Tetap Siaga, Peringatkan Warga Menjauhi Lokasi Bencana

Penulis -

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar.com – Jajaran Polsek Tanjung Raya terus mantau kondisi bencana alam yang terjadi di wilayah hukumnya. Hampir seluruh wilayah Kecamatan Tanjung Raya mengalami bencana banjir bandang, tanah longsor, banjir dan pohon tumbang.

Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar mengatakan, pihaknya terus memastikan situasi dan kondisi aman, tertib, lancar dan terkendali dalam penanganan tanggap darurat bencana ini. Melalui arahan dan komunikasi langsung dengan pimpinannya Kapolres Agam, AKBP Muari, semua akses jalan menjadi prioritas utama agar dapat termanfaatkan untuk percepatan pemulihan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Akan tetapi, terdapat empat akses jalan dan jembatan yang masih terkendala pengerjaan maupun penangananya. Seperti Pembersihan material banjir bandang di Jembatan Muaro Pisang, Jorong Pasa Maninjau, Pembuatan Jembatan Armco di Jorong Bancah. Belum lagi dua jembatan di Nagari Sungai Batang yang hanya bisa kendaraan roda dua melaluinya.

“Pengerukan dan pembersihan material banjir bandang di sepanjang aliran sungai Muaro Pisang, Jorong Pasa mengalami kendala serius. Banjir bandangnm susulan terus terjadi sehingga setiap selesai pembersihan tidak lama banjir bandang kembali terjadi dan menutup kembali aliran sungai,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sedangkan pembuatan Jembatan Armco atau gorong-gorong baja di Jorong Bancah sangat bergantung pada akses jalan utama di Muaro Pisang. Sebagai akses jalan membawa kebutuhan bahan pengecoran atau material bangunan.

“Pembersihan material lumpur dan bebatuan sisa banjir bandang di Muaro Pisang sebagai alasan utama semua persiapan cepat terselesaikan. Dan berharap pengerukan sungai dari hilir ke hulu dapat cepat memperlancar aliran sungai dan tidak kembali merusak bangunan di pemukiman warga,” harapnya.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar juga mengimbau semua masyarakat menjahui lokasi bencana. Potensi bencana susulan sering terjadi dan sangat membahayakan keselamatan jiwa warga.

“Kami peringatkan dan imbau seluruh masyarakat Tanjung Raya untuk sementara waktu menjahui lokasi bencana. Selain cuaca hujan, longsor susulan sering terjadi dan membahayakan keselamatan diri dan nyawa kita,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB