URM- ORARI Kembali Goro di Lokasi Bencana Toboh Malalak Agam

Penulis -

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Pada Kamis, 25 Desember 2025, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Bukittinggi–Agam bersama Unit Rescue Mahasiswa (URM) kembali melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) di titik lokasi bencana Toboh, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.

Fokus utama kegiatan ini adalah membuka kembali akses aliran air yang tersumbat, terutama pada gorong-gorong dan saluran air yang tertutup material lumpur, batu, serta kayu akibat bencana. Akses air yang tersumbat dinilai berpotensi menimbulkan genangan dan membahayakan pemukiman warga sekitar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dalam pelaksanaan goro, hujan turun di lokasi kegiatan, menyebabkan beberapa gorong-gorong kembali tertutup material bawaan air. Kondisi tersebut membuat relawan ORARI dan URM harus bekerja ekstra membersihkan saluran air agar aliran tetap normal dan risiko genangan dapat diminimalisir.

Ketua ORARI Bukittinggi–Agam, Ajo Syahrul Junaidi, menyampaikan bahwa keterlibatan ORARI dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

“ORARI tidak hanya berperan dalam komunikasi darurat, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat melalui aksi nyata seperti goro pembukaan akses air ini,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan URM, Abdul Hakim, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“URM berkomitmen untuk terus turun ke lapangan. Kegiatan goro seperti ini akan terus kami lakukan untuk meringankan beban korban terdampak bencana yang terjadi di Sumatera Barat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Ia menambahkan, kehadiran URM di lokasi bencana bukan hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan lingkungan dan pendampingan masyarakat. URM akan terus bersinergi dengan ORARI, masyarakat, dan berbagai pihak guna memperkuat aksi kemanusiaan di daerah rawan bencana.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat Toboh Malalak yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran relawan, khususnya dalam membuka kembali akses air yang sangat vital bagi kehidupan sehari-hari warga.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB