Lubuk Basung, Prokabar.com – Masyarakat Dusun Antokan, Jorong Muaro Putuih Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara terisolir akibat banjir mengepung beberapa titik dengan kedalaman sekitar 50 sampai 100 meter, Selasa (24/11). Kondisi jalan yang terendam banjir membuat kendaraan tidak bisa melaluinya.
Kepala Diskominfo Agam, Roza Syafdefianti mengatakan, mendapatkan informasi dari warga terisolir sudah berhasil terselamatkan berkat bantuan mobil lowder milik PT Mutiara Agam dan mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Pendistribusian makanan dari Dinas Sosial Agam berupa nasi bungkus ke Dusun Antokan sekitar pukul 19.00 WIB juga telah tersalurkan. Bantuan juga menggunakan alat lowder milik perusahaan sawit tersebut.
Sedangkan di Jorong Masang Timur Gadih Angik terdapat beberapa titik jalan tergenang air dengan ketinggian hampir 2 meter dan menutup akses jalan. Beberapa warga juga perlu melakukan evakuasi, tapi belum bisa karena tidak adanya armada boat untuk mengevakuasinya.
Sampai saat sekarang ini, di Jorong Masang Timur ini sudah 2 hari dan 2 malam listirk mati total. Hari ini memasuki malam ke 3, sehingga menyulitkan komunikasi serta pemenuhan kebutuhan air bersih dan memasak.
“Kondisi listrik masih mati, membuat alat komunikasi sulit untuk mendapat pasokan energi. Masyarakat juga sudah berkoordinasi dengan pihal PLN namun belum ada jawaban. Warga juga kekurangan air bersih dan air minum,” ujarnya.
Personil TNI Angkatan Laut sebanyak 15 orang dengan peralatan satu Boat Karet dan Truk Lantamal AL Padang juga ikut terjun membantu korban tersebut. “Atas komunikasi salah satu warga nagari yang berdinas di Lantamal AL Padang, bantuan datang membantu sejumlah warga korban terdampak banjir di wilayah Tiku V Jorong,” pungkasnya. (rud)
















