Harapkan Wisata Sejarah Standar International Dapat Terwujudkan
Sungai Batang, Prokabar.com – Irman Gusman selaku DPD RI mengunjungi Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, akhir pekan ini. Kucak kagum terlihat dalam wajah sang Senator, terhadap nilai-nilai keteladanan terhadap Pahlawan Nasional berlatar Balakang ulama ini.
“Buya Hamka adalah sosok legendaris yang mengharumkan nama bangsa. Banyak wisatawan dari berbagai negara datang ke sini untuk menapaktilas perjuangan dan pemikiran beliau,” ujarnya.

Ia berharap, keberadaan museum ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia, khususnya di Sumatera Barat, untuk meneladani perjuangan dan semangat intelektual Buya Hamka.
“Saya mendorong generasi muda untuk menapaktilas dan menghargai jejak sejarah tokoh-tokoh bangsa, salah satunya Buya Hamka yang lahir di kawasan Danau Maninjau, salah satu danau terindah di dunia,” ungkapnya.
Anggota DPD RI ini juga mengharapkan kunjungan wisatawan ke Museum Buya Hamka terus meningkat, sehingga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
“Kita berharap dari sini akan lahir banyak Hamka-Hamka baru, dan wisata sejarah ini bisa menjadi daya tarik utama Sumbar di mata dunia. Kita akan dukung dan mencoba menfasilitasi semua aspirasi Pemerintah Daerah dan masyarakat, terkait pengembangan Wisata Sejarah dan Reliqius Buya Hamka ini,” tuturnya.

Sementara itu, Rudi Yudistira, Ketua Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) yang aktif dalam pelestarian situs-situs sejarah di Sungai Batang, turut menyampaikan aspirasi agar kawasan Wisata Sejarah, Budaya, dan Religius Kampung Kelahiran Buya Hamka dapat dikembangkan menjadi kawasan terintegrasi.
Akses jalan menuju berbagai situs bersejarah seperti Surau Tuo Inyiak Rasul, Masjid Syekh Amrullah, Makam-makam Ulama, Balasan Rumah Gadang, hingga Rumah Baca Inyiak Rasul perlu segera mendapat perbaikan dan peningkatkan sesuai standar internasional.
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka juga sangat membutuhkan pembangunan bioskop mini di sekitar area. Menampilkan dokumenter perjalanan hidup Buya Hamka, mulai dari masa kecil hingga wafatnya. Fasilitas seperti toilet bersih, serta akses bagi penyandang disabilitas, juga menjadi kebutuhan yang mendesak.
“Pengembangan potensi besar Wisata Sejarah dan religius ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Kehadiran Bapak Irman Gusman selaku Senator DPD RI, sangat kita harapkan berkontribusi nyata untuk pengembangan ini. Kita segerakan siapkan proposal dan
Master Pland sesuai permintaan beliau agar dapat tersampaikan ke Pemerintah Pusat.” pungkas Ketua KPGH. (rud)
















