Berinovasi Di Lahan Terbatas, Rutan Maninjau Panen Sayur Mayur

Penulis -

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar.com – Keterbatasan lahan tidak mematahkan semangat jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Kemenimipas dalam Program Ekselerasi Swasembada atau Ketahanan Pangan Nasional. Hal itu terbukti dari Inovasi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Maninjau sebagai salah satu Jajaran Kemenimipas RI. Meski memiliki lahan sangat kecil, tetap mampu berinovasi dan kreatif mengembangkan Program Ketahanan Pangan berupa bertanam sayur mayur dengan pola tanam polybad.

Kepala Rutan Maninjau, Joko Prayitno mengatakan, pihaknya berinovatif mengembangkan program ketahanan pangan melalui pola tanam polybad atau plantarbad. Kerjasama ahan milik masyarakat di sekitar Rutan Maninjau, mampu menanam lebih kurang 2000 ribu batang berupa tanaman tomat, terong, sayur kangkung, sawi, bayam Brazil dan cabai.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Alhamdulillah, kita sudah panen dengan hasil cukup memuaskan pada jumat tanggal 17 Oktober 2025 lalu. Hasil panen mencapai 5 kg, namun rata-rata hasil panen sekitar 3 kg,” ungkap Karutan Kelas IIB Maninjau, Joko Prayitno kepada Prokabar.com, Senin (20/10).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pihaknya kerja sama dari lahan masyarakat, tidak terlalu luas. Akan tetapi mampu memenuhi kebutuhan pangan warga binaan. Bahkan telah mampu membantu warga sekitar dengan program bantuan sosial Rutan Maninjau bersama masyarakat kawasan.

“Untuk hari ini hasil panen kita mencapai lebih kurang 5 kg, namun rata-rata perharinya sekitar 2 kg sampai 3 kg,” terang Karutan Maninjau.

Ia menambahkan, tahap awal ini baru memulai sekitar 250 batang tomat, 250 batang terong, 250 batang cabai, 50 batang sayur kangkung, 50 batang sayur Bayam Brazil dan 1000 batang sayur Sawi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Khusus untuk terong, cabai, Sawi dan Bayam Brazil masih belum maksimal karena masih menggunakan polybad plastik hitam. Sedangkan pola yang kita gunakan sistem Plantarbad sebagai Pola Tanam Polybad berkualitas terbaik saat ini dari Surabaya atau sekitar pulau Jawa khususnya,” tuturnya.(rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB