Annisa dan Leliarni Temui Kepala Bappeda Sumbar Untuk Memastikan Dharmasraya Kembali Masuk Dalam RPJMN

Penulis -

Rabu, 2 April 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dharmasraya, Prokabar – Sempat kesal dan merasa kecewa, atas tidak masuknya Kabupaten Dharmasraya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Namun semangat juang Bupati Annisa Suci Ramadhani tidak pernah kendor. Walaupun dalam suasana Idul Fitri.

Untuk membalikan kondisi tersebut. Bupati Annisa, didampingi langsung oleh Wakil Bupati Leliarni, Sekda H. Adlisman, Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta Kepala Bagian terkait, menemui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi.

Pertemuan tersebut untuk membahas strategi memasukkan kembali Kabupaten Dharmasraya dalam RPJMN 2025-2030. Pertemuan cukup mengesankan itu, berlangsung di Padang, Selasa (1/4/25).

Annisa meminta klarifikasi Bappeda Sumbar, terkait tidak dimasukkan Dharmasraya dalam dokumen rencana pembangunan nasional. Padahal Kabupaten Dharmasraya merupakan pintu gerbang utama Sumatera Barat. Terpenting lagi, merupakan etalase utama ketika masyarakat luar, hendak memasuki wilayah Sumatera Barat dari selatan Sumatera.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Oleh sebab itu, pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sosial masyarakat Kabupaten Dharmasraya, harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat,” terang Annisa.

Ia juga menjelaskan. Kedatangan petinggi daerah. Untuk memastikan Dharmasraya kembali masuk dalam RPJMN 2025-2030. Agar berbagai program pembangunan telah dirancang. Mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Sehingga mampu mengangkat dan membanggakan Provinsi Sumatera Barat.

“Tidak masuknya Kabupaten Dharmasraya dalam blue print rencana pembangunan nasional akan mempersulit Bupati menggaet proyek strategis nasional ke daerah. Disamping merugikan Dharmasraya, juga merugikan program pembangunan pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” terang Annisa, diiyakan Leliarni.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, mengapresiasi dan menyambut baik perjuangan serta usaha Bupati Dharmasraya bersma Wabup Leliarni.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Bahkan Ia berjanji, akan mengawal langsung proses masuknya kembali Dharmasraya dalam RPJMN. Agar daerah merupakan pintu gerbang Sumatera Barat bagian selatan itu, mendapatkan perhatian dalam perencanaan pembangunan nasional.

“Pada prinsipnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi sangat diperlukan. Tujuannya, untuk memastikan kepentingan masyarakat Dharmasraya dapat diakomodasi dalam kebijakan pembangunan yang lebih luas,” jelas Medi Iswandi.

Saat itu juga, Bupati Annisa memerintahkan langsung Sekda dan Kepala Bapperida Dharmasraya, agar terus berkoordinasi dengan Bappeda Sumbar. Terkait administrasi penting, yang harus dipersiapkan. Sehingga Kabupaten Dharmasraya kembali terakomodir dalam RPJMN.

Kembali kita replay, ketika berlangsung Musrenbang RKPD Kabupaten Dharmasraya pada tanggal 27 Maret 2025 lalu. Bupati Annisa, sangat kecewa kepada pihak terkait. Bahkan langsung diungkapkan kepada seluruh peserta yang hadir saat itu. Kenapa tidak, hanya Dharmasraya satu-satunya kabupaten/kota di Sumatera Barat, tidak masuk dalam RPJMN 2025-2030.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Dengan adanya pertemuan bersama Kepala Bappeda Provinsi. Kita berharap, agar Dharmasraya kembali masuk RPJMN. Sehingga kembali menjadi bagian tidak terpisah dalam agenda pembangunan nasional demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” harap Annisa.

Miris dan memilukan, baru satu bulan menjadi Bupati. Annisa langsung dihadapkan dengan persoalan sangat krusial. Padahal dokumen perencanaan, sudah disusun jauh sebelum dirinya resmi menjadi bupati. Tentunya hal ini, menimbulkan pertanyaan besar bagi kita semua, terutama masyarakat Dharmasraya. Ada apa?, dan mengapa?. Siapa sutradaranya? Apa tujuannya?., dan banyak lagi pertanyaan bergelayut dalam pikiran kita. Silahkan jawab menurut versi kita sendiri. (Fatafza)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB