Rahmat Saleh Minta KPU Surati MenpanRB Perjuangkan Nasib Tenaga Pendukung

Penulis -

Kamis, 5 Desember 2024 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS, Rahmat Saleh, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib sekitar 6 ribu tenaga pendukung di lembaga Ad Hoc seperti yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Rahmat menyebut salah satu persoalan mendesak yang harus diselesaikan adalah status kepegawaian tenaga pendukung, terutama mereka yang telah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pernyataan ini disampaikan Rahmat saat menerima audiensi dari KPU Kota Padang di Gedung Senayan, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Rahmat mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, terdapat tiga tenaga pendukung di KPU Kota Padang yang telah mengabdi sejak 2017 selama tahapan pemilu, tetapi kontrak mereka hanya aktif selama tahapan berlangsung.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Dari hasil audiensi, diketahui bahwa tenaga teknis tersebut sudah bekerja lebih dari dua tahun jika diakumulasikan dari periode 2017 hingga 2024,” jelas Rahmat. Namun, mereka tidak terdaftar sebagai tenaga honorer dengan kontrak dua tahun berturut-turut, sehingga tidak memenuhi persyaratan administrasi PPPK.

Rahmat menambahkan, persoalan ini tidak hanya terjadi di KPU Kota Padang, tetapi juga melibatkan ribuan tenaga pendukung di KPU Kabupaten, Kota, dan Provinsi di seluruh Indonesia. “Karena sifat pekerjaan mereka yang Ad Hoc, status mereka terputus-putus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Ia juga menyoroti informasi dari Kemenpan RB yang menyebut bahwa masa kerja tenaga honorer akan berakhir pada 2024, dengan rencana seluruh tenaga honorer dimasukkan ke formasi PPPK pada 2025. Sementara untuk formasi PPPK KPU sendiri mencapai 7.508 formasi yang tersedia.

*Dorongan Penyelesaian melalui Surat KPU RI ke MenpanRB*

Rahmat meminta agar KPU RI segera menyurati Menpan RB guna menyelesaikan permasalahan ini. “Kami meminta KPU bersurat ke Menpan RB agar tenaga pendukung yang telah mengabdi selama dua tahun di KPU, meskipun tidak berturut-turut, dapat melaksanakan tes PPPK,” jelasnya.

Menurut Rahmat, langkah ini penting untuk mencegah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di lembaga seperti KPU. “Kita harus pastikan mereka tetap mendapatkan tempat dalam formasi PPPK yang telah dibuka,” tambahnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

*Pentingnya Evaluasi oleh Kemenpan RB*

Rahmat menilai evaluasi mendalam dari Kemenpan RB diperlukan untuk memberikan kejelasan status tenaga pendukung di lembaga Ad Hoc. “Kami berharap ada kajian khusus terhadap status mereka agar hak-hak mereka dapat diperjuangkan secara adil,” tuturnya.

Ia menegaskan, tenaga pendukung KPU memiliki kontribusi signifikan dalam menyukseskan tahapan pemilu. “Jasa mereka besar dalam membantu pelaksanaan tahapan berjalan maksimal, sehingga ini harus menjadi perhatian utama,” ujarnya. (ikh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Selasa, 22 September 2026 - 06:16 WIB

Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB