​Digitalisasi Pariwisata, Wajib!!! 

Penulis -

Senin, 15 Mei 2017 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang-ProKabar. Kunci kemajuan pariwisata adalah promosi. Promosi sekarang tidak lagi informasi dari mulut ke mulut, tapi kini sudah ada dunia maya. Segala sesuatunya ada di sana, tak terkecuali tentang wisata.
Pariwisata sudah menjadi pendapatan terbesar negara urutan ke empat Indonesia. Masih dibawah Minyak Bumi, gas dan batu bara. Tapi Trennya terus tumbuh, diprediksi tahun 2020 pariwisata menyumbang devisa terbesar ke kas negara. 

“Target itu akan terpenuhi melihat pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun” kata Sam Nugroho, Staf Khusus bidang IT, Kementrian pariwisata RI.

Untuk itu kementrian pariwisata terus menggenjot industri, destinasi dan promosi khususnya melalui IT. Tidak bisa dipungkiri media sosial berpengaruh besar terhadap branding pariwisata. Buktinya kampanye Wonderful Indonesia sukses besar dan menaikkan prestise pariwisata Indonesia di dunia.

“Karena itu industri yang bergerak di bidang pariwisata harus melek teknologi dan tergabung dalam satu sistim promosi, sehingga efektif” Ungkap Sam yang pernah bergabung di PT Lintas Artha ini.

Persoalan pariwisata tak pernah lepas dari kreativitas dan inovasi. Apalagi investasi pariwisata ini punya dampak luas ke masyarakat. Sedikit saja sentuhan bisa menjadi destinasi yang dikunjungi banyak orang.

“Sekali lagi inilah dahsyatnya media sosial dan dunia maya, bisa mengubah hal biasa menjadi luar biasa” Jelas Don Kardono, Stafsus Kemenpar RI bidang komunikasi.

Untuk itu kementrian Pariwasata berharap semua pelaku wisata harus bahu membahu menumbuhkan kesadaran pentingnya digitalisasi ini. 

“Silahkan manfaatkan Generasi Pesona Indonesia yang hidup di dunia nyata dan maya untuk kemajuan pariwisata” kata Don, yang juga pembina Genpi ini.

Di acara digitalisasi pariwisata, seluruh pelaku wisata diperkenalkan dengan sistim ITX. Dalam sistim ini semua aspek kepariwisataan terintegrasi, sehingga memudahkan promosi. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB