Jakarta, Prokabar – Sukses dengan film Suzzanna ‘Bernafas Dalam Kubur’, Soraya Intercine Film kembali merilis film genre horor Suzzanna ‘Malam Jumat Kliwon’.
Melalui tangan dingin Sunil Soraya selaku produser, artis peran Luna Maya kembali didapuk sebagai pemeran utama dalam film yang akan tayang Agustus mendatang.
Kepada awak media, artis asal Bali ini mengisahkan tentang pengalamannya menjadi pemeran Suzzanna yang melegenda. Bahkan pengalaman di luar nalar dirasakan Luna Maya bersama pemain lainnya saat berada di lokasi syuting.
“Nggak ada sih ritualnya, cuma paling ketawa aku disahutin sama (hantu) beneran. Lucu banget ketawa aku disahutin sama yang beneran,” ujar Luna Maya dalam peluncuran trailer film Suzzanna ‘Malam Jumat Kliwon’.

Luna Maya mengaku bahwa hal itu terjadi saat syuting bersama rekan artis lainnya, Megantara. Saat itu keduanya tengah di hutan pinus. Luna dengan jelas menangkap suara tawa yang mirip dengan tawa Suzzanna asli.
“Serius, karena pas aku lagi take aku sama Megan tuh lagi di hutan pinus, tiba tiba terdengar suara tawa. ‘Ini siapa sih yang ketawa?’ Terus pas di anak sound ‘Kok ketawanya kayak Suzzanna?’ kan nggak ada scene ketawa itu. Persis seperti ketawanya suzanna, itu kunti benerannya kali,” kisah Luna Maya.
Selain Luna Maya, sejumlah kru lainnya turut mendengar suara tawa tersebut yang berasal dari mahkluk halus di sekitar lokasi syuting. Meski sempat ngeri, namun justru pengalaman horor pertamanya ini dianggap sangat menyenangkan karena terbilang cukup langka baginya.
Tapi aku dengernya cuma kecil banget, kayak ‘siapa yang ketawa?’ tapi kalau di-ini (didengerin) anak sound jelas. Kita baru kayak, ‘nah ini gue seneng nih kalau ditanya ada kejadian horor nggak, kejadian nih bener’. Kalau dulu film horor nggak pernah kejadian, ini baru kali ini, bahan promo,” imbuh Luna Maya seraya tertawa lagi.
Beruntung, pengalaman horor itu tak membuatnya merasa ngeri sampai di kediamannya. Terlebih, ada penjaga yang ‘menjaga’ suasana disaat syuting film-film produksi Soraya. Meski sempat menghantui di lokasi, namun makhluk halus itu tak terbawa sampai rumah.
“Pada saat aku udah berubah jadi suzanna yang horor dia itu selalu nempelin aku, ‘kenapa?’ ‘biasa ada yang mirip-mirip, cuma kan gak ada mukanya’. Aku enggak takut karena aku enggak sensitif ya orangnya, paling ya kadang-kadang kalau menurut aku masuk angin,kadang kadang kan suka pegel. Kalau menurut Pak Yanto, itu lagi nempel,” ujarnya. (beb)
















