Festival Rakyat Batang Arau Dibuka, Gubernur: Kegiatan Masyarakat ini Harus Didukung

Penulis -

Kamis, 29 Desember 2022 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Gubernur Sumbar Mahyeldi membuka secara resmi Festival Rakyat Batang Arau 2022, Kamis (29/12), bertempat di lapangan bola mini Seberang Pabayan, Kelurahan Batang Arau.

Kegiatan bersampan-sampan di Batang Arau diawali dengan pengguntingan pita oleh Gubernur di depan Dermaga Wisata Pokdarwis Gunung Padang.

Dalam Festival Rakyat Batang Arau, 3 kegiatan digelar, yaitu festival kuliner dari masyarakat lokal, jual beli botol dan gelas plastik dan bersampan-sampan di sepanjang Batang Arau.

Festival Kuliner diikuti oleh 40 UMKM. Penanggung jawab jual beli botol dan gelas plastik adalah Gilplas Sumbar. Sedangkan kegiatan bersampan-sampan melibatkan nelayan tempatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Pokdarwis Gunung Padang dan Koalisi Masyarakat Peduli Batang yang telah menggelar Festival Rakyat Batang Arau.

“Kegiatan rakyat seperti ini harus didukung dan layak diberikan apresiasi. Ini adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan sungai indah yang terletak di tengah kota,” kata Mahyeldi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dari sisi lokasi, Batang Arau ini sangat strategis. Ini adalah daerah perlintasan yang banyak dilalui orang menuju destinasi Batu Malin Kundang di Air Manis. Masyarakat bersama dengan Pokdarwis Gunung Padang tinggal membuat kegiatan rutin yang memancing orang untuk singgah. Bila orang sudah singgah, ekonomi rakyat akan bergerak,” tambah Gubernur yang akrab dipanggil Buya itu.

Ketua Pokdarwis Gunung Padang Bhilu Pricilia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan, terutama Koalisi Masyarakat Peduli Batang Arau yang dipimpin oleh Miko Kamal.

“Kegiatan ini terselenggara atas dukungan banyak pihak, baik dari unsur pemerintah, non-pemerintah, perusahaan dan perorangan. Kehadiran Koalisi Masyarakat Peduli Batang Arau sangat membantu terselenggaranya kegiatan ini. Sebagai masyarakat lokal kami sangat termotivasi dengan kehadiran bapak-bapak dan ibu-ibu dari Koalisi Masyarakat Peduli Batang Arau beserta anggotanya seperti Rang Mudo Palito Pendidikan dan Gilplas Sumbar,” kata Bhilu.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Bhilu juga menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan masyarakat lokal secara partisipatif. Misalnya, sampan-sampan yang digunakan untuk kegiatan bersampan-sampan adalah sampan para nelayan.

“Saat ini ada 7 sampan nelayan yang digunakan dalam kegiatan. Dengan digunakannya sampan-sampan nelayan, maka para nelayan mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari kegiatan dimaksud,” lanjut Bhilu.

Bhilu juga menginfokan setiap penumpang sampan dewasa dikenakan biaya sebesar Rp20.000, sedangkan anak-anak dikenai biaya Rp10.000.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Masyarakat Peduli Batang Arau Miko Kamal menyampaikan bahwa Festival diharapkan sebagai trigger kegiatan ekonomi rakyat dengan Pokdarwis Gunung Padang sebagai penggerak.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Festival ini diharapkan berlanjut di hari lain atau minggu selanjutnya sebagai kegiatan rutin masyarakat,” kata Miko.

Miko juga menyampaikan bahwa Festival ini jadi momentum menjaga kebersihan lingkungan Batang Arau secara partisipatif (bersama-sama).

“Dengan kegiatan ini masyarakat disadarkan bahwa semua masyarakat wajib menjaga kebersihan sungai karena sungai merupakan sumber ekonomi dan kehidupan mereka,” lanjut Miko.

Miko juga mengharapkan bahwa setelah Festival, masyarakat secara partisipatif memanfaatkan sumber ekonomi (bersampan-sampai di sungai dan kuliner) secara berkelanjutan.

Juga, Festival adalah sebagai ajang pemanasan menyambut tahun kunjungan Sumatera Barat 2023 (Visit Beautiful West Sumatra 2023).

Secara formal, Festival Rakyat Batang Arau akan berlangsung dari tanggal 29 sampai 31 Desember 2022. Setelah kegiatan resmi, masyarakat lokal Batang Arau akan melanjutkannya sebagai kegiatan rutin. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB