Orasi Ilmiah di Wisuda ke-129 UNP, Dirut PT Semen Padang Sampaikan Program Industri Hijau

Penulis -

Senin, 19 Desember 2022 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang, Asri Mukhtar Datuak Tumangguang Basa, menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Peluang Kemitraan BUMN dengan Perguruan Tinggi” pada wisuda ke-129 Universitas Negeri Padang (UNP) yang digelar di Auditorium UNP, Minggu (18/12) pagi.

Pada orasi ilmiah tersebut, orang nomor satu di perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu mengatakan bahwa untuk mendukung program industri hijau, PT Semen Padang sedang menggalakkan penanaman pohon kaliandra untuk mensubsitusi batubara sebagai bahan bakar.

“Tiap bulan, kami  butuh 20 ribu ton. Makanya, kami tengah menggalakkan penanaman pohon kaliandara yang bekerjasama dengan masyarakat sekitar hutan dan kelompok tani kabupaten dan kota di Sumbar,” kata Asri Mukhtar di hadapan wisudawan/wisudawati yang turut disaksikan para orangtua dan keluarga wisudawan/wisudawati UNP.

Penanaman pohon kaliandra ini, katanya melanjutkan, juga turut didukung oleh Gubernur Sumbar. Dan, hal itu  dibuktikan juga dengan adanya MoU antara PT Semen Padang dengan Pemprov Sumbar tentang Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan, termasuk dukungan dari bupati dan walikota.

“Selain dengan Pemprov Sumbar, kami juga MoU dengan  walikota/bupati se-Sumbar. Salah satu tujuan dari MoU itu juga berupa dukungan tentang penanaman kaliandra. Alhamdulillah, sudah banyak masyarakat sekitar hutan dan kelompok tani di kabupaten dan kota di Sumbar ini yang telah menanam kaliandra,” ujarnya.

Lebih lanjut Asri Mukhtar juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang sengaja menjadikan kaliandra sebagai program untuk memberdayakan masyarakat sekitar hutan dan kelompok tani, karena kaliandra memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis. Menanam kaliandra membuat unsur hara tanah meningkat, sehingga tanah menjadi subur. Bunga kaliandra juga bisa digunakan untuk konsumsi madu dan daunnya untuk pakan ternak dengan kandungan protein 20-25 persen.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kemudian batang kaliandra, bisa dijadikan sebagai Wood Pellet atau Pelet Kayu yang merupakan salah satu jenis bahan bakar alternatif sebagai energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan (Bioenergy) dengan nilai kalori sampai dengan 5000 Cal/gram. Dan, Semen Padang pun siap menjadi off taker dari pohon kaliandra ini. “Makanya, penanaman kaliandra ini sejalan dengan program industri hijau,” ujarnya.

Selain menggalakkan penanaman kaliandra, PT Semen Padang juga telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung program industri hijau di perusahaan. Di antaranya, dengan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pico Hydro yang memanfaatkan air pipa suplai Water Treatment Plant Indarung VI.

Meski daya listrik yang dihasilkan PLTA Pico Hydro ini sebesar 5 kiloWatt (kW), tapi daya listriknya bisa mengurangi pemakaian listrik dari PLN. Pembuatan PLTA Pico Hydro merupakan salah satu inovasi PT Semen Padang. “Selain itu, kami juga melakukan pemasangan solar cell untuk mengurangi kadar Co2. Salah satu yang sudah di pasang yaitu di Pabrik Kantong PT Semen Padang,” bebernya.

Terkait Solar Cell ini, lanjutnya, tentunya bisa menjadi peluang kolaborasi antara PT Semen Padang dengan pihak lain. Karena, PT Semen Padang pada Desember 2023, akan menargetkan penghematan biaya listrik hingga Rp. 3 miliar/tahun dengan memasang Solar Cell berkapasitas 40-42 MWp.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Jadi, banyak hal yang dilakukan PT Semen Padang dalam mendukung program Industri Hijau. Bahkan, kami pun telah memanfaatkan Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) atau gas panas buang dari Pabrik Indarung V untuk membangkitkan energi listrik sebesar 8,5 MW. Kami pun, bisa menghemat anggaran hingga belasan miliar rupiah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Asri Mukhtar juga membeberkan program konservasi ikan bilih dan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) di PT Semen Padang. Untuk program konservasi ikan bilih yang merupakan ikan endemik di Danau Singkarak, telah dimulai  sejak 2018 dengan membuat labor pemijahan ikan bilih dan juga kolam ikan bilih yang dilengkapi dengan tempat pemijahan.

“Tempat pemijahan ikan bilih ini juga sudah mendapatkan Paten Sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM yang didapat pada tahun 2021. Dan, ini butuh proses yang panjang dalam rangka menghindari adanya upaya komersil yang dilakukan oleh pihak lain, terhadap invensi tim inventor PT Semen Padang,” katanya.

Asri Mukhtar juga  mengatakan, konservasi ikan bilih ini dilakukan, karena adanya eksploitasi yang cukup tinggi terhadap ikan bilih, sehingga sudah mengarah ke kepunahan. Bahkan, sejak dilakukan konservasi ikan bilih pada 2018, kami pun sudah 2 kali mengembalikan ikan bilih hasil konservasi ke habitatnya di Danau Singkarak. “Jumlahnya sekitar 7000 ekor,” bebernya.

Kemudian terkait PMMB, Asri Mukhtar menjelaskan bahwa itu dilatar belakangi adanya program dari Kementerian BUMN dan inisiasi dari Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Program ini bertujuan untuk menghadirkan sinergi melalui BUMN Hadir Untuk Negeri, kandidat rekrutment untuk BUMN terkait dan menciptakan SDM yang berjiwa entreprenuer sesuai dengan kebutuhan BUMN.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Pada PMMB ini, ada beberapa perguruan tinggi di Kota Padang yang ikut. Selain UNP, juga ada Unand, UBH, UPI YPTK, dan UNES.  Bagi perguruan tinggi, PMMB ini akan mendapatkan wawasan mengenai yang dibutuhkan untuk menyiapkan lulusan mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja. Sedangkan bagi PT Semen Padang, tentunya turut berperan serta dalam menciptakan SDM unggul, berdaya saing tinggi, sesuai kebutuhan industri.

“Kemudian bagi mahasiswa yang ikut PMMB ini, tentunya akan dapat meningkatkan pengetahuan dan skill yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Di PT Semen Padang, program magang bersertifikat ini telah dimulai sejak tahun 2019,” ujarnya.

Usai menyampaikan orasi ilmiah, kegiatan pun dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Program Kemitraan PT Semen Padang dengan UNP itu ditandatangani oleh Dirut Asri Mukhtar. Sedangkan dari UNP, diteken oleh Rektor, Prof. Ganefri, Ph.D, dan turut disaksikan Komisaris PT Semen Padang, Khairul Jasmi, dan seluruh Wakil Rektor UNP.

Kemudian dari PT Semen Padang, juga hadir sejumlah staf pimpinan. Di antaranya, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Iskandar Z. Lubis, Kepala Departemen SDM & Umum PT Semen Padang R. Trisandi Hendrawan, serta Kepala Unit Humas & Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB