Sejarah Piala Dunia: Spanyol 1982,  Italia Juara di Tanah Matador

Penulis -

Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim nasional Italia keluar sebagai juara Piala Dunia FIFA 1982 di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol. (Foto: FIFA)

Tim nasional Italia keluar sebagai juara Piala Dunia FIFA 1982 di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol. (Foto: FIFA)

Padang, prokabar  – Piala Dunia 1982 yang digelar di Spanyol adalah edisi ke-12 FIFA World Cup. Dilaksankan tanggal 13 Juni hingga 11 Juli 1982. Italia tampil sebagai juara di Tanah Matador.

Dibintangi Paolo Rossi, Italia yang awalnya tampil loyo, tiba-tiba meledak seiring berjalannya turnamen hingga menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya.

Jika sebelum-sebelumnya Piala Dunia hanya diikuti oleh 16 negara, kali ini pihak penyelenggara menambahnya menjadi 24 tim. Partisipan dibagi ke dalam enam grup berisikan empat tim dan menggunakan sistem Round-Robin, di mana semua negara bisa berhadapan dengan kontestan lainnya pada grup yang sama.

Keunikan lainnya adalah, dari keenam grup tersebut, terdapat dua tim yang berhak lolos ke babak kedua dengan sistem serupa. Pada babak kedua, 12 tim di sebar lagi ke dalam empat grup. Dan negara yang menjadi pemimpin klasemen berhak melaju ke babak semifinal.

Beberapa negara mencatatkan torehan baru dalam edisi kali ini. Seperti misalnya Inggris dan Uni Soviet yang kembali berpartisipasi setelah absen selama 12 tahun. Selain itu, Piala Dunia kali ini juga menjadi yang pertama untuk beberapa negara seperti Kuwait, Selandia Baru, Algeria, Honduras, dan Kamerun.

Jika Inggris dan Uni Soviet kembali setelah absen cukup lama, Belanda yang berstatus sebagai runner-up di dua kompetisi sebelumnya justru harus rela tak berpartisipasi dalam pagelaran kali ini. Negara yang kental dengan seragam oranye tersebut gugur di tangan Belgia dan Prancis pada babak kualifikasi.

Laga antara Jerman Barat melawan Austria di babak penyisihan grup 2 menjadi salah satu partai yang dikenang oleh publik pada saat itu. Bagaimana tidak, kedua tim saling bekerja sama untuk menyingkirkan Aljazair yang berada satu grup dengan mereka.

Kala itu, setelah pemain Jerman Horst Hrubesch mencetak gol pada menit kesepuluh, kedua tim hanya saling tendang bola hingga pertandingan selesai.

Sontak pertandingan ini membuat beberapa kubu penonton marah. Fans Aljazair, negara yang menjadi korban, menunjukkan amarahnya dengan melambaikan lembaran cek ke arah pemain. Penonton Spanyol meneriakkan kata “fuera” yang berarti keluar. Bahkan penonton Jerman Barat sendiri mengamuk dengan membakar benderanya kebangsaannya.

Babak final yang digelar di Santiago Bernabeu mempertemukan Italia dan Jerman Barat, yang kemudian berhasil dimenangkan Azzuri dengan skor 3-1. Perjalanan Italia kali ini terbilang cukup aneh, karena mereka gagal memenangkan tiga laga pertama. Bahkan sang top skorer, Paolo Rossi, tak mampu mencetak gol di lima partai pertama.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Meskipun demikian, Italia tetap keluar sebagai juara. Ini adalah yang ketiga kalinya negara tersebut berhasil meraih trofi Piala Dunia, yang di mana mereka terakhir kali mendapatkannya pada tahun 1938 silam.

24 Tim Peserta Piala Dunia 1982
Kuwait, Algeria, Kamerun, Selandia Baru, Honduras, El Salvador, Argentina, Brasil, Chili, Peru, Austria, Belgia, Ceko, Inggris, Prancis, Hungaria, Italia, Irlandia Utara, Polandia, Skotlandia, Uni Soviet, Spanyol, Jerman Barat, Yugoslavia.

Stadion Piala Dunia 1982
17 stadion di 14 kota di Spanyol telah dipilih untuk menyelenggarakan pertandingan – pertandingan pada turnamen ini:

01. Santiago Bernabeu (Madrid) Kapasitas 90.800
02. Vecente Calderon (Madrid) 65.695
03. Camp Nou (Barcelona) 97.679
04. Ramon Sanchez Pizjuan (Sevilla) 68.110
05. Benito Villamarin (Sevilla) 50.253
06. Sarria (Barcelona) 40.400
07. Luis Casanova (Valencia) 47.542
08. San Memes (Bilbao) 46.223
09. El Molinon (Gijon) 45.153
10. La Romareda (Zaragoza) 41.806
11. La Rosaleda (Malaga) 34.411
12. Balaidos (Vigo) 33.000
13. Jose Zorrilla (Valladolid) 29.990
14. Jose Rico Perez (Alicante) 28.421
15. Carlos Tertiere (Oviedo) 23.500
16. Riazor (La Coruna) 34.190
17. Manuel Martinez Valero (El che) 53.290

10 FAKTA PIALA DUNIA 1982
1. Norman Whiteside menjadi pemain termuda yang tampil di putaran final. Ia berusia 17 tahun 41 hari ketika Irlandia Utara menahan Yugoslavia tanpa gol di La Romareda, Zaragoza.

2. Dino Zoff menjadi pemain tertua yang memenangkan Piala Dunia. Ia berusia 40 tahun ketika menjadi kapten yang memimpin Italia mengalahkan Jerman Barat 3-1 di Estadio Santiago Bernabéu.

3. Italia gagal memenangkan tiga laga pertama. Paolo Rossi, topskor kala itu, gagal mencetak gol sampai laga kelima.

4. Sebanyak 16 gol Prancis di Piala Dunia 1982 dicetak sepuluh pemain. Ini rekor baru. Di tahun 1958, 23 gol Les Bleus dicetak hanya oleh enam pemain.

5. Kali pertama peserta putaran final Piala Dunia meningkat dari 16 menjadi 24. Di babak pertama, 24 tim dibagi ke dalam enam grup, dengan masing-masing grup berisi empat tim. Uniknya, di babak kedua 12 tim dibagi ke dalam empat grup, dan hanya juara grup yang mencapai babak semi-final.

6. Kali pertama adu penalti diperkenalkan di Piala Dunia 1982, yang membuat pemain, manajer, dan fans tegang.

7. Laslzo Kiss, penyerang Hongaria, menjadi pemain pengganti yang mencetak hat-trick. Ia juga menjadi pencetak hat-trick tercepat, dengan tiga gol dalam tujuh menit, saat Hongaria mengalahkan El Salvador 10-1. Kiss masuk menit ke-55, mencetak gol menit ke-69,72, dan 76.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

8. Pertandingan berbau politik Polandia-Uni Soviet berakhir tanpa gol. Polandia lolos ke semi-final berkat unggul selisih gol. Pada saat yang sama, pemerintahan komunis Polandia menerapkan undang-undang darurat untuk menghentikan pembangkangan dan mencegah invasi Uni Soviet.

9. Gelandang Bryan Robson tercatat sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia. Ia membobol gawang Prancis ketika laga babak pertama baru berjalan 27 detik. Inggris menang 3-1 dalam laga di Estadio San Mamés.

10. Dua negara serumpun; Jerman Barat dan Austria, main sabun untuk menyingkirkan Aljazair dari penyisihan Grup 2. Setelah Horst Hrubesch mencetak gol untuk Jerman menit kesepuluh, kedua tim hanya saling tendang bola selama 80 menit. Di tribun, penonton Spanyol berteriak-teriak “fuera, fuera”, artinya keluar, keluar. Fans Aljazair yang marah melambaikan lembaran cek ke arah pemain kedua tim. Fans Austria marah karena ingin melihat ulangan pertemuan Piala Dunia 1978, ketika timnya mengalahkan Jerman Barat. Fans Jerman Barat membakar bendera nasionalnya sendiri.

DATA & STATISTIK
Juara: Italia
Runner-Up: Jerman Barat
Skor Tertinggi: Hongaria vs. El Salvador 10-1 (Grup 3)
Total Gol: 146
Rata-Rata Gol: 2,81
Topskor: 6 Gol – Paolo Rossi (Italia)
Topskor Satu Pertandingan: 3 Gol- KH Rummenigge (Jerman Barat),
Laszlo Kiss (Hongaria), Paolo Rossi (Italia), Zbigniew Boniek
(Polandia)
Penonton Terbanyak: 95.000 (Argentina – Belgia, Grup 3)
Total Penonton: 2.109.723
Rata-Rata Penonton: 40.571
Debut: Kamerun, Aljazair, Kuwait, Honduras, Selandia Baru


PERTANDINGAN
GRUP 1
Italia 0-0 Polandia 14 Juni, Balaidos
Peru 0-0 Kamerun 15 Juni, Riazor
Italia 1-1 Peru 18 Juni, Balaidos
Polandia 0-0 Kamerun 19 Juni, Riazor
Polandia 5-1 Peru 22 Juni, Riazor
Italia 1-1 Kamerun 23 Juni, Balaidos

Klasemen
1. Polandia 3 1 2 0 5-1 4
2. Italia 3 0 3 0 2-2 3
3. Kamerun 3 0 3 0 1-1 3
4. Peru 3 0 2 2 2-6 2

GRUP 2
Jerman Barat 1-2 Aljazair 16 Juni, El Molinon
Cile 0-1 Austria 17 Juni, Carlos Tartiere
Jerman Barat 4-1 Cile 20 Juni, El Molinon
Aljazair 0-2 Austria 21 Juni, Carlos Tartiere
Aljazair 3-2 Cile 24 Juni, Carlos Tartiere
Jerman Barat 1-0 Austria 25 Juni, El Molinon

Klasemen
1. Jerman Barat 3 2 0 1 6-3 4
2. Austria 3 2 0 1 3-1 4
3. Aljazair 3 2 0 1 5-5 4
4. Cile 3 0 0 3 3-8 0

GRUP 3
Argentina 0-1 Belgia 13 Juni, Camp Nou
Hongaria 10-1 El Salvador 15 Juni, Martinez Valero
Argentina 4-1 Hongaria 18 Juni, Jose Rico Perez
Belgia 1-0 El Salvador 19 Juni, Martinez Valero
Belgia 1-1 Hongaria 22 Juni, Martinez Valero
Argentina 2-0 El Salvador 23 Juni, Jose Rico Perez

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Klasemen
1. Belgia 3 2 1 0 3-1 5
2. Argentina 3 2 0 1 6-2 4
3. Hongaria 3 1 1 1 12-6 3
4. El Salvador 3 0 0 3 1-13 0

GRUP 4
Inggris 3-1 Prancis 16 Juni, San Mames
Cekoslowakia 1-1 Kuwait 17 Juni, Jose Zorilla
Inggris 2-0 Cekoslowakia 20 Juni, San Mames
Prancis 4-1 Kuwait 21 Juni, Jose Zorilla
Prancis 1-1 Cekoslowakia 24 Juni, Jose Zorilla
Inggris 1-0 Kuwait 25 Juni, San Mames

Klasemen
1. Inggris 3 3 0 0 6-1 6
2. Prancis 3 1 1 1 6-5 3
3. Cekoslowakia 3 0 2 1 2-4 2
4. Kuwait 3 0 1 2 2-6 1

GRUP 5
Spanyol 1-1 Honduras 16 Juni, Luis Casanova
Yugoslavia 0-0 Irlandia Utara 17 Juni, La Romareda
Spanyol 2-1 Yugoslavia 20 Juni, Luis Casanova
Honduras 1-1 Irlandia Utara 21 Juni, La Romareda
Honduras 0-1 Yugoslavia 24 Juni, La Romareda
Irlandia Utara 1-0 Spanyol 25 Juni, Luis Casanova

Klasemen
1. Irlandia U 3 1 2 0 2-1 4
2. Spanyol 3 1 1 1 3-3 3
3. Yugoslavia 3 1 1 1 3-2 3
4. Honduras 3 0 2 1 2-3 2

GRUP 6
Brasil 2-1 Uni Soviet 14 Juni, Sanchez Pizjuan
Skotlandia 5-2 Selandia Baru 15 Juni, La Rosaleda
Brasil 4-1 Skotlandia 18 Juni, Benito Villamarin
Uni Soviet 3-0 Selandia Baru 19 Juni, La Rosaleda
Uni Soviet 2-2 Skotlandia 22 Juni, La Rosaleda
Brasil 4-0 Selandia Baru 23 Juni, Benito Villamarin

Klasemen
1. Brasil 3 3 0 0 10-2 6
2. Uni Soviet 3 1 1 1 6-4 3
3. Skotlandia 3 1 1 1 8-8 3
4. Sel.Baru 3 0 0 3 2-12 0

BABAK KEDUA
GRUP A
Polandia 3-0 Belgia 28 Juni, Camp Nou
Belgia 0-1 Uni Soviet 1 Juli, Camp Nou
Polandia 0-0 Uni Soviet 4 Juli, Camp Nou

Klasemen
1. Polandia 2 1 1 0 3-0 3
2. Uni Soviet 2 1 1 0 1-0 3
3. Belgia 2 0 0 2 0-4 0

GRUP B
Jerman Barat 0-0 Inggris 29 Juni, Santiago Bernabeu
Jerman Barat 2-1 Spanyol 2 Juli, Santiago Bernabeu
Spanyol 0-0 Inggris 5 Juli, Santiago Bernabeu

Klasemen
1. Jerman Barat 2 1 1 0 2-1 3
2. Inggris 2 0 2 0 0-0 2
3. Spanyol 2 0 1 1 1-2 1

GRUP C
Italia 2-1 Argentina 29 Juni, Sarria
Argentina 1-3 Brasil 2 Juli, Sarria
Italia 3-2 Brasil 5 Juli, Sarria

Klasemen
1. Italia 2 2 0 0 5-3 4
2. Brasil 2 1 0 1 5-4 2
3. Argentina 2 0 0 2 2-5 0

GRUP D
Austria 0-1 Prancis 28 Juni, Vicente Calderon
Austria 2-2 Irlandia Utara 1 Juli, Vicente Calderon
Prancis 4-1 Irlandia Utara 4 Juli, Vicente Calderon

Klasemen
1. Prancis 2 2 0 0 5-1 4
2. Austria 2 0 1 1 2-3 1
3. Irlandia U 2 0 1 1 3-6 1

SEMI-FINAL
Polandia 0-1 Italia 8 Juli, Camp Nou
Jerman Barat 3-3 (Ap, 5-4) Prancis ) 8 Juli, Sanchez Pizjuan

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
Polandia 3-2 Prancis 10 Juli, Jose Rico Perez

FINAL
Italia 3-1 Jerman Barat 11 Juli, Santiago Bernabeu

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB