85 Persen Nakes SPH Telah Divaksin Covid 19

Penulis -

Rabu, 10 Februari 2021 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar- Semen Padang Hospital (SPH) sampai saat ini telah melakukan vaksinasi pada 85 persen tenaga kesehatan (nakes) yang ada di rumah sakit tersebut. Hal itu diungkapkan Direktur SPH melalui Kasi Pelayanan Medis, dr Suci Firman.

Ia menjelaskan, sampai saat ini, kegiatan vaksinasi tersebut masih terus berjalan dan pihak SPH menargetkan untuk menyelesaikannya pada akhir Februari ini.

“Ada sebanyak 557 nakes yang berada di lingkungan SPH yang menjadi sasaran vaksinasi ini,” katanya.

Ia mengungkapkan, jumlah tersebut ditargetkan dapat diberikan pada gelombang pertama ini sesuai arahan pemerintah. Total 557 sasaran tersebut diantaranya meliputi petugas medis dan penunjang medis. Dari nakes yang telah divaksin, lanjut Suci, tidak ada keluhan berarti yang mereka alami usai divaksin.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia menjelaskan bahwa memang hanya ada keluhan dari mereka yang telah divaksin, namun hal itu hanya seperti rasa sakit di bagian yang telah disuntik, pegal-pegal, lemas dan rasa kantuk tidak di jam biasa.

“Ada reaksi ringan dari yang dirasakan para nakes yang telah disuntik. Selain itu tidak ada keluhan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Guna menyelesaikan vaksinasi pada seluruh nakes di SPH, setiap minggu disiapkan sekitar 20 orang vaksinator yang siap untuk melayani nakes yang hendak melakukan vaksinasi. Pelayanan itu disediakan SPH pada Senin-Jumat di tempat yang telah disiapkan.

Sementara itu, untuk nakes yang telah divaksin, maka mereka akan mendapatkan vaksin kembali 2 minggu setelahnya. Hal itu sesuai dengan anjuran pemerintah untuk setiap orang yang telah disuntik vaksin.

“Proses penyuntikkan harus dilakukan dua kali pada setiap penerima agar dapat memastikan vaksin tersebut efektif dalam membentuk antibodi. Bisa dikatakan, suntikan pertama adalah untuk pengenalan vaksin dalam tubuh dan suntikan kedua pada 2 minggu setelahnya untuk peningkatan imun yang lebih maksimal terhadap COVID-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut divaksin. Menurutnya vaksinasi adalah bentuk ikhtiar setiap orang dalam mencegah tertularnya COVID-19 pada dirinya.

“Sama seperti saat sakit, kita pergi berobat dan meminum obat. Nah vaksinasi ini juga bentuk usaha kita agar tidak tertular COVID-19. Jadi jangan takut divaksin ya,” tuturnya. (rls/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB