Senator Sumbar Dorong Pemerintah Lakukan Lockdown

Penulis -

Senin, 30 Maret 2020 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Indonesia terancam menjadi kuburan massal, jika pemerintah tidak tepat dan cepat mengambil tindakan pemberantasan wabah pandemik Covid-19. Hal itu ditegaskan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Daerah Pemilihan Sumatera Barat, Senin (30/3).

Kekhawatiran yang disampaikan oleh senator asal Sumbar ini, ditanggarai semakin meningkatnya jumlah ODP, PDP dan banyaknya korban jiwa orang meninggal dunia diserang Corona Virus.

“Semestinya pemerintah sudah memberlakukan Nasional Lockdown. Cara inilah yang efektif memutus mata rantai penyebaran Pandemik Covid-19.” ungkapnya.

Dikatakan, Alirman Sori, Indonesia harus berkaca diri dengan negara lain yang lebih dahulu dijangkiti oleh Pandemik Covid-19, seperti Wuhan, Rusia, Italy, Iran dan negara lainnya, langkah mereka memerangi virus yang berbahaya itu dengan kebijkan yang tegas dan berani. “Tetapi diikuti dengan kebijakan yang melindungi rakyat menyediakan kecukupan sembako selama kebijakan Lockdown dan tidak cukup dengan imbauan,” tegas Alirman Sori.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Bukan Rekening Donasi.

Menanggapi adanya keinginan Pemerintah membuka donasi dari rakyat untuk penanganan Covid-19, menurut Alirman Sori adalah kebijakan yang tidak tepat dan tidak populer ditengah rakyat menderita, mestinya Pemerintah yang harus membantu dan dilindungi rakyat.

Menurutnya sebelum pemerintah terlanjur membuka donasi, sebaiknya kuburkan rencana itu, sungguh tidak bijak kalau hal itu dilakukan, akan lebih tepat melibatkan para konglemerat ikut menyumbang secara moril dan materil membantu pembiayaan pemberantasan Covid-19.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Untuk mencegah mewabahnya pandemik Covid-19, kalau pemerintah mau hadir ditengah rakyatnya untuk melindungi rakyatnya, apapun bisa dilakukan oleh pemerintah, ujar Alirman Sori.

“Jangan berdalih soal keuangan”, untuk penguatan nilai rupiah pemerintah sanggup menyediakan lebih kurang 300 triliun, memindahkan ibukota pemerintah sanggup menyediakan uang lebih kurang 460 triliun, pertanyaannya kenapa untuk membiayai Lockdown pemerintah tidak sanggup menyediakan uang hanya sekitar 126 p triliun rupiah?”, tanya Alirman Sori.

Untuk biaya lockdown, hitungannya jika penduduk Indonesia 300 juta jiwa, biaya perjiwa setiap hari Rp.30.000,. kalikan 14 hari hanya menghabiskan uang 126 triliun, itu kalau semua jiwa dibiayai selama lockdown (14 hari). Jika hanya 50 parsen dari jumlah penduduk yang dibiaya berarti hanya menghabiskan uang 63 triliun.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Nyaringnya suara pemerintah dan pemerintah daerah mengimbau, agar warga berdiam diri dirumah (stay at home) untuk mencegah penyebaran pandemik Covid-19, pantas di apresiasi, tetapi berdiam bagi warga yang kehidupannya dari penghasilan harian, hanyalah suatu keniscayaan.

Warga yang hidup dari penghasilan harian, harus mendapat perlindungan dari pemerintah, tidak cukup sebatas imbauan saja, ujar Alirman Sori. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB