Dunia Perempuan

5 Tips Cara Melatih Bayi Tengkurap

Jakarta, Prokabar – Salah satu syarat agar bayi bisa tengkurap adalah ketika ia sudah bisa memiliki otot leher yang kuat. Hal ini ditandai dengan bayi yang sudah bisa menegakkan kepala mereka sendiri tanpa mendapatkan bantuan.

Berikut, ada 5 tips cara melatih bayi tengkurap sehingga bayi Anda memiliki perkembangan yang sempurna.

 

1. Perhatikan kemampuan bayi mengangkat kepala.

Pada akhir bulan pertama, bayi kemungkinan bisa mengangkat kepala sebentar dan menggerakkan kakinya sedikit, seperti merangkak.  Awasi, untuk memastikan Anda dapat menyokong kepalanya dengan baik. Pastikan Anda selalu dekat dan mengawasi dengan ketat selama bayi berlatih tengkurap.

 

2. Pilihlah waktu yang tepat.

Pilih waktu berlatih ketika bayi terjaga, ceria, dan tidak lapar, dan pertimbangkan untuk membangun rutinitas latihan tengkurap tepat setelah mengganti popok.

Hindari melatih tengkurap ketika bayi lapar, karena bayi akan rewel dan hindari  setelah ia makan, karena bisa menyebabkan muntah.

Jangan pernah melatih tengkurap ketika Anda akan menidurkan bayi. Latihan harus dilakukan pada siang hari, untuk merangsang aktivitas.

 

3. Mulailah dengan posisi yang nyaman.

Untuk bayi yang baru lahir, bisa dimulai tengkurap di atas tubuh Anda, dimana perut bertemu perut. Bayi akan merasa nyaman dengan kedekatan dan detak jantung Anda.

Ketika bayi sudah lebih besar, Anda pun dapat mulai menggunakan permukaan datar (tempat tidur).

 

4. Sesuaikan posisi tangan bayi.

Pastikan lengannya menjulur ke depan sehingga dia bisa menopang dirinya sendiri. Bayi yang lengannya tertahan atau memutar kebelakang tidak hanya akan merasa tidak nyaman, tetapi juga tak akan bisa mendapatkan manfaat penuh dari tengkurap.

Bayi harus berusaha lebih keras ketika dia tengkurap, jadi mungkin dia akan rewel ketika pertama kali ditengkurapkan. Pelan-pelan saja dan angkat bayi jika dia mulai menangis atau sangat tidak senang.

 

5. Ubah posisi.

Jika bayi mulai rewel, tengkurapkan  di atas pangkuan Anda. Angkat kaki Anda lebih tinggi dari yang satunya, dan tempatkan kepala dan bahu bayi pada kaki yang lebih tinggi. Anda pun juga bisa sambil  lakukan bonding dengan  bernyanyi, berbicara, dan menggosok punggung si kecil. (rsk)

 

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top