5 Tips Ampuh Atasi Mabuk Perjalanan

Penulis -

Minggu, 12 Agustus 2018 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Mabuk perjalanan atau Motion Sickness adalah suatu kondisi di mana ada perbedaan antara gerakan visual dengan sistem vestibular ketika Anda berada dalam kendaraan yang sedang melaju.  Perbedaan tersebut menimbulkan konflik antara mata, propioseptic (tekanan dan posisi pada otot, persendian dan kulit) dan vestibular  (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam). Akibat vestibular terganggu, produksi zat histamin pun merangsang otak sehingga menimbulkan reaksi mual, pusing atau muntah.

 

Mabuk perjalanan memang selalu membuat perjalanan tidak menyenangkan. Selain merasakan ketidaknyamanan pada kondisi badan penderita, juga membuat suasana ceria dalam perjalanan menjadi terganggu.

 

Empat Gejala Mabuk Dalam Perjalanan:

  1. Mual dan muntah
  2. Pusing dan sakit kepala
  3. Lemas berkunang-kunang
  4. Keringat dingin

 

Lima Tips Atasi Mabuk Perjalanan :

  1. Makan terlebih dahulu 1-2 jam sebelum perjalanan

Kondisi perut kosong akan membuat asam lambung meningkat. Ditambah jika ada riwayat sakit maag akan semakin memperparah kondisi. Rasa mual yang semakin besar karena perut kosong akhirnya akan memicu mabuk saat perjalanan anda.

 

  1. Hindari makanan minuman yang memicu kenaikan asam lambung

Soda, kopi, makanan terlalu asam dan pedas dapat meningkatkan asam lambung sehingga akan membuat Anda semakin mual ketika perjalanan.

 

  1. Konsumsi obat anti mabuk

Obat-obatan untuk anti mabuk biasanya mengandung zat yang dapat membuat seseorang menjadi mudah mengantuk. Ketika mereka mengantuk otomatis sensor otak mata dan telinga yang seringkali bertentangan ketika dalam perjalanan menjadi tidak bekerja semestinya, harapannya hal tersebut membuat seseorang terhindar dari mabuk.

 

  1. Istirahatlah ketika Lelah

Jangan paksakan perjalanan jika kondisi tubuh kurang fit atau jangan ragu untuk meminta sopir sekedar istirhat sebentar di rumah makan, atau SPBU untuk sekdar buang air kecil. Waktu istirahat walau hanya sebentar akan membuat otak kembali fresh dan segar sehingga siap untuk melanjutkan perjalanan kembali.

 

  1. Jauhkan HP dan Buku

Hindari melakukan aktivitas seperti membaca atau bermain handpone ketika di dalam kendaraan, karena bagi yang mudah mabuk hal tersebut dapat semakin membuat sensor visual, vestibular, dan proprioseptif  menjadi kacau sehingga membuat Anda semakin mabuk. Lebih baik dengarkanlah lagu, tidur atau carilah teman  ngobrol selama perjalanan (rsk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB