152 Objek Wisata Ada di Tanah Datar, Apa Saja?

Penulis -

Senin, 27 Agustus 2018 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengelompokan potensi wisata menjadi empat zona, yakni Zona Pagaruyung, Puncak Pato, Singkarak dan Nagari Tuo Pariangan.

Ke empat destinasi wisata tersebut secara bertahap akan dibenahi dan ditingkatkan infrastruktur pendukung, kualitas layanan maupun keamanannya guna meningkatkan kunjungan wisata ke Tanah Datar.

Potensi tersebut dikategorikan pada segi wisata budaya, alam, sejarah dan kuliner.

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan selain berbagai langkah dan usaha peningkatan yang dilakukan, letak Tanah Datar di tengah wilayah Sumbar sudah menjadi keunggulan tersendiri, yakni relatif dekat untuk dikunjungi.

“Tanah Datar mempunyai lebih kurang 152 potensi wisata yang bisa dikembangkan dan bahkan sudah dikelola masyarakat ataupun pemerintah nagari, seperti Panorama Tabek Patah, Puncak Pato dan lainnya,” ujar Irdinansyah.

Disamping Istano Basa Pagaruyung, yang menjadi daya tarik wisata untuk berkunjung ke Luhak Nan Tuo, juga adanya event pacu jawi yang sudah terkenal sampai ke mancanegara, Kincia Kamba Tigo di Balimbiang, Puncak Aua Sarumpun yang punya view tak kalah indahnya di Rambatan serta Pariangan Nagari Tuo sebagai salah satu desa terindah di dunia menurut majalah Budget Travel.

Seluruh destinasi tersebut akan terus dibenahi dan lengkapi sarana prasana pendukungnya.

“Objek wisata Batu Batikam, Prasasti Kubu Rajo terletak di pinggir jalan raya, sehingga tidak memungkinkan dikembangkan untuk penyediaan lahan parkir, namun kita akan mencoba mengajak, membina bahkan memberikan pengarahan kepada masyarakat di lokasi untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk dikelola menjadi lahan parkir,” ujar Irdinansyah.

Bupati Irdinansyah juga menyampaikan, saat ini dinas terkait juga sedang mengembangkan dan membangun sebuah aplikasi memanfaatkan IT untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja yang membutuhkan informasi pariwisata di Tanah Datar.

“Dinas Pariwisata sedang membuat aplikasi, dimana hanya dengan jari atau mengklik dimana dan kapan saja kita bisa tahu semua hal mengenai potensi wisata di Luhak Nan Tuo, sehingga diharapkan aplikasi ini bisa mempermudah para wisatawan yang berminat berkunjung ke daerah kita ini” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB