Tanah Datar, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mengelompokan potensi wisata menjadi empat zona, yakni Zona Pagaruyung, Puncak Pato, Singkarak dan Nagari Tuo Pariangan.
Ke empat destinasi wisata tersebut secara bertahap akan dibenahi dan ditingkatkan infrastruktur pendukung, kualitas layanan maupun keamanannya guna meningkatkan kunjungan wisata ke Tanah Datar.
Potensi tersebut dikategorikan pada segi wisata budaya, alam, sejarah dan kuliner.
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengatakan selain berbagai langkah dan usaha peningkatan yang dilakukan, letak Tanah Datar di tengah wilayah Sumbar sudah menjadi keunggulan tersendiri, yakni relatif dekat untuk dikunjungi.
“Tanah Datar mempunyai lebih kurang 152 potensi wisata yang bisa dikembangkan dan bahkan sudah dikelola masyarakat ataupun pemerintah nagari, seperti Panorama Tabek Patah, Puncak Pato dan lainnya,” ujar Irdinansyah.
Disamping Istano Basa Pagaruyung, yang menjadi daya tarik wisata untuk berkunjung ke Luhak Nan Tuo, juga adanya event pacu jawi yang sudah terkenal sampai ke mancanegara, Kincia Kamba Tigo di Balimbiang, Puncak Aua Sarumpun yang punya view tak kalah indahnya di Rambatan serta Pariangan Nagari Tuo sebagai salah satu desa terindah di dunia menurut majalah Budget Travel.
Seluruh destinasi tersebut akan terus dibenahi dan lengkapi sarana prasana pendukungnya.
“Objek wisata Batu Batikam, Prasasti Kubu Rajo terletak di pinggir jalan raya, sehingga tidak memungkinkan dikembangkan untuk penyediaan lahan parkir, namun kita akan mencoba mengajak, membina bahkan memberikan pengarahan kepada masyarakat di lokasi untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk dikelola menjadi lahan parkir,” ujar Irdinansyah.
Bupati Irdinansyah juga menyampaikan, saat ini dinas terkait juga sedang mengembangkan dan membangun sebuah aplikasi memanfaatkan IT untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja yang membutuhkan informasi pariwisata di Tanah Datar.
“Dinas Pariwisata sedang membuat aplikasi, dimana hanya dengan jari atau mengklik dimana dan kapan saja kita bisa tahu semua hal mengenai potensi wisata di Luhak Nan Tuo, sehingga diharapkan aplikasi ini bisa mempermudah para wisatawan yang berminat berkunjung ke daerah kita ini” katanya. (eym)
















