104 BUMN Bergabung Untuk Berangkatkan 250 Pemudik Tahun Ini

Penulis -

Rabu, 8 Mei 2019 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 26/9 - ARUS MUDIK MEMUNCAK. Ratusan calon penumpang berebut menaiki KM Lambelu jurusan Surabaya-Makasar dan kawasan Indonesia Timur lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jum'at (26/9). Arus mudik menggunakan kapal laut baik keluar maupun menuju Pulau Jawa mencapai puncaknya pada hari Jum'at (H-5) ini dengan jumlah total penumpang mencapai lebih dari 10 ribu orang. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama/08.

JAKARTA, 26/9 - ARUS MUDIK MEMUNCAK. Ratusan calon penumpang berebut menaiki KM Lambelu jurusan Surabaya-Makasar dan kawasan Indonesia Timur lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jum'at (26/9). Arus mudik menggunakan kapal laut baik keluar maupun menuju Pulau Jawa mencapai puncaknya pada hari Jum'at (H-5) ini dengan jumlah total penumpang mencapai lebih dari 10 ribu orang. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama/08.

Jakarta, Prokabar — Sebanyak 104 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergabung dalam kegiatan penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN 2019. Mereka siap memberangkatkan 250 ribu pemudik ke berbagai kota tujuan di tanah air. Tahun lalu hanya 64 BUMN yang tergabung dalam Mudik Bareng BUMN itu.

Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo mengatakan target pemudik yang akan diberangkatkan dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN 2019 ini adalah 250.338 pemudik, atau naik 22,2 persen dibandingkan dengan realisasi pada 2018 sebanyak 204.146 pemudik.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“BUMN Mudik Bareng 2019 akan diberangkatkan dari 56 kota keberangkatan (22 kota di Pulau Jawa, dan 34 kota di luar Pulau Jawa) dan terdiri dari 136 kota tujuan (57 kota di Pulau Jawa, dan 79 kota di luar Pulau Jawa,” kata Budi.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Adapun armada yang dikerahkan terdiri atas 3.897 bus, 138 kapal laut, 49 rangkaian kereta api, dan 76 pesawat udara.

Dari 104 BUMN yang terlibat dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN 2019, PT Jasa Raharja (Persero) tahun ini kembali ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas Mudik Bareng BUMN oleh Kementerian BUMN.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kami diminta Menteri BUMN Rini Soemarno memberangkatkan minimal 250 ribu pemudik,” kata Dirut PT Jasa Raharja (Persero) Budi Rahardjo. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB