​Presiden Yakini Pendidikan Keagamaan Kunci Hadapi Era Perubahan

Penulis -

Jumat, 21 Juli 2017 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Dalam menghadapi era perubahan yang akan berpengaruh pada peradaban, pendidikan karakter, diniyah, dan keagamaan dinilai penting dilakukan kepada generasi penerus bangsa. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat menghadiri Penutupan Musyawarah Kerja Nasional II dan Bimbingan Teknis Anggota DPRD Partai Persatuan Pembanguinan Se-Indonesia di Hotel Mercure, Jakarta, Jumat 21 Juli 2017.
“Memperkuat dunia pendidikan, memperkuat pondok-pondok pesantren, pendidikan keagamaan yang masih menjadi kunci agar perubahan itu tidak mengubah kita,” kata Presiden.

Menurut Presiden, ada yang disebut dengan Generasi Y (Gen Y) yang saat ini berusia sekitar 15-25 tahun, nantinya generasi itulah yang akan mendorong perubahan dan menguasai pasar.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Inilah tugas kita mengantisipasi bagaimana membangun karakter-katakter anak kita, memberikan isi kepada anak-anak kita, karakter-karakter yang Islami bisa menjaga karakter bangsa ini dari arus-arus perubahan global yang sangat cepatnya,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa selain perubahan, ekonomi ke depan juga akan menghadapi berbagai tantangan. Untuk itu, ia mengakui saat ini Indonesia juga tengah mencari peluang investasi dari berbagai negara termasuk Timur Tengah.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kenapa saya sekarang ini banyak mendekat ke Timur Tengah? Pertemuan-pertemuan itu penting sekali untuk menjaga keseimbangan agar warna kita tidak terlalu berada pada sisi (tertentu). Tidak terlalu kebarat-baratan, tidak terlalu ke-Tiongkok-Tiongkok-an dan tidak terlalu ke-Jepang-Jepang-an. Sehingga keseimbangan itulah yang terus ingin kita lakukan,” ucap Presiden.

Presiden mengungkapkan, agar ekonomi lebih terjamin, memang seharusnya Indonesia tidak tergantung kepada hanya sejumlah negara saja. “Perubahan ini arahnya kemana, semua kepala negara sulit menebak. Kalau punya keseimbangan, _insya Allah_ keamanan ekonomi kita lebih terjamin,” ujar Presiden.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Mengakhiri sambutannya, Presiden Jokowi mengingatkan kembali bahwa tantangan ke depan tidak semakin mudah. Oleh sebab itu ia mengajak kita semua untuk bersatu memperkuat _Ukhuwah Islamiyah Wathoniyah Basyariyah_ kita agar negara ini bisa maju dan bersaing dengan negara lain di dunia.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi antra lain, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, KH Maimun Zubair dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Jakarta, 21 Juli 2017

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bey Machmudin

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB