Wisata

​Pariwisata Adalah Ekonomi Masa Depan


Yogyakarta, Prokabar. Wisata harus jadi urat nadi Indonesia, penghasil devisa, pembuat tenaga kerja, dan pelecut ekonomi kreatif. Presiden Jokowi fokus dengan pengembangan pariwisata.
Tahun 2020 ditargetkan PDB dari pariwisata akan mengalahkan devisa dari minyak bumi, gas dan batu bara.

Baca Juga :  Hmm, Renyahnya Rinuak Danau Maninjau di Sentra Kuliner Nagari Gasan

Tapi tidak mudah mengelola pariwisata. Banyak tantangan, dan tentu saja harus diakui dunia. Standar internasional harus dipenuhi, karena wisata tidak lokal saja, tapi dunia. Indonesia masih banyak masalah mulai dari keamanan, kebersihan dan termasuk citra di media sosial. “Media sosial berpengaruh besar dalam mencitrakan pariwisata positif” Kata Stafsus Kementrian Pariwisata, Don Kardono, Rabu (24/5/2017) pada prokabar.com

Baca Juga :  Simpang Kinol, dari Zaman Ketumbar Sampai Gadget tak Mati Gaya
Baca Juga :  Makcik Pakcik Suka ke Sumbar. Kat Mana Nasi Kapau?

Semuanya harus berperan penting dalam mengembangkan pariwisata. Tidak tugas instansi kepariwisataan saja. Karena itu sekarang sedang dilakukan Indonesia Corporated.(laf)

Berani Komen Itu Baik

To Top