<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#xcamp Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/xcamp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/xcamp/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Feb 2021 15:25:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#xcamp Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/xcamp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</title>
		<link>https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2021 15:25:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[#xcamp]]></category>
		<category><![CDATA[#XL]]></category>
		<category><![CDATA[#xlaxiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=81343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Puluhan prototipe solusi Internet of Things (IoT) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/">Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Jakarta, Prokabar —</strong> </span><span class="s2">Puluhan prototipe solusi </span><span class="s3">Internet of Things</span><span class="s2"> (IoT) berhasil tercipta dari tangan para pelajar madrasah peserta program inkubasi Akademi Madrasah Digital 4.0. Di bawah bimbingan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), inkubasi selama tujuh bulan tersebut juga telah menanamkan pengetahuan dan keahlian kepada para pelajar mengenai pemanfaatan teknologi digital yang bisa dimanfaatkan untuk menjawab problem sosial di masyarakat serta meningkatkan produktivitas dunia usaha.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, Melalui program ini, para pelajar mendapatkan materi dari para para ahli mengenai dinamika industri sesuai yang ada saat ini di mana pemanfaatan teknologi digital semakin luas di berbagai bidang. Mereka juga mendapatkan bimbingan tentang bagaimana menelurkan ide, mendesain suatu perangkat, hingga pengetahuan dasar teknik perancangan Io). </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">“Pastinya semua materi itu adalah hal baru bagi peserta, tetapi ternyata mereka bisa menyerapnya dengan cepat.” ungkapnya melalui siaran pers, Minggu (7/2).</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Tri Wahyuningsih menambahkan, inkubasi yang dilaksanakan sejak Juli 2020 dan diikuti oleh 110 pelajar dari 22 Madrasah Aliyah. Para pengajar merupakan ahli dari Laboratorium IoT X-Camp milik XL Axiata. Guna menyesuaikan dengan protokol kesehatan terkait Covid-19, program ini dilaksanakan secara daring. Para peserta mengikuti dari rumah atau sekolah masing-masing yang tersebar di 22  kota/kabupaten, di 10 provinsi. </span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Karena itu, proses ini cukup menantang karena idealnya inkubasi dilaksanakan dalam satu lokasi sehingga proses bimbingan bisa berjalan secara intensif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah, A. Umar menyebut, program Akademi Madrasah Digital adalah bentuk respon untuk melakukan proses transformasi digital di madrasah. Hadirnya program ini menjadi momentum bagi siswa-siswi madrasah untuk unjuk kemampuan di Bidang Teknologi. Konsep pembelajaran yang diberikan kepada siswa siswi madrasah melalui Akademi Madrasah Digital yaitu pembelajaran </span><span class="s3">soft skill</span><span class="s2"> dan pendampingan pengembangan prototipe</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ada lebih dari 1.300 peserta dari 250 Madrasah Aliyah mengirimkan makalah tentang IoT. Seleksi dilakukan untuk mengetahui tingkat keseriusan peserta, aspek originalitas, dan seberapa realistis ide-idenya dapat diwujudkan. Hasilnya, terpilih 22 kelompok peserta, yang terdiri dari 110 pelajar untuk mengikuti inkubasi di dalam program Akademi Madrasah Digital tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dengan disiplin yang ketat, program ini bisa selesai tepat waktu dan berhasil mendukung para pelajar menciptakan puluhan prototipe solusi IoT. Total tercipta sebanyak 22 solusi IoT dengan ide yang sangat beragam, sesuai dengan kebutuhan aktual di masyarakat sekitar mereka, baik terkait dengan persoalan social, maupun kebutuhan usaha atau bisnis. Misalnya adalah terkait dengan meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, penanganan sampah dan limbah, pencegahan penularan Covid-19, pencegahan kebakaran, penghematan energi, hingga penjernih udara.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Dari semua karya para pelajar, terpilih tiga karya terbaik, yaitu solusi IoT bernama “Skyrone” untuk pemantauan lahan jagung, karya Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendikia dari Tanah Laut, Kalimantan Selatan, meraih predikat sebagai </span><span class="s3">The Most Innovative.</span><span class="s2"> Selanjutnya, “Mustech” sebagai solusi monitoring suhu dan kelembaban jamur tiram karya MAN 2 Majalengka, sebagai </span><span class="s3">The Most Marketable</span><span class="s2">. Terakhir, “Aquiots” berupa solusi sistem aquatiponik bagi </span><span class="s3">urban farming</span><span class="s2">, karya MA Darussalam Jombang sebagai </span><span class="s3">The Most Applicable</span><span class="s2">.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Selain itu, terpilih juga dua solusi terbaik lainnya yang mendapatkan predikat</span><span class="s3"> Top Contender, </span><span class="s2">yaitu “E-Clear” untuk monitoring dan pemilahan sampah menggunakan teknologi </span><span class="s3">machine learning</span><span class="s2">, karya MAN 2 Nganjuk. Satu lagi adalah “Medi Gate”, solusi untuk membantu pembatasan jumlah pengunjung di suatu tempat guna mencegah penyebaran Covid-19, karya MAN 2 Kudus.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Ketiga pemenang kategori terbaik berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 15 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun dari XL Axiata. Untuk dua pemenang </span><span class="s3">Top Contender</span><span class="s2"> masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp 10 juta dari Kemenag dan modem serta paket data XL sebesar 20 GB selama 1 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Bagi 17 kelompok peserta lainnya tetap akan memiliki kesempatan meraih predikat The Most Attractive Idea untuk 5 kelompok, yang masing-masing akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta dari Kementerian Agama dan modem berserta paket data sebesar 20 GB selama 1 tahun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s2">Secara umum, program Akademi Madrasah Digital dirancang secara khusus dengan melihat kebutuhan para pelajar Madrasah Aliyah di Indonesia. Program menyediakan serangkaian pelatihan </span><span class="s3">online</span><span class="s2"> melalui <a href="http://madrasah.elearn.id/"><span class="s4">http://madrasah.elearn.id/</span></a> dan </span><span class="s3">offline</span><span class="s2"> yang diisi dengan sederet materi pendukung. XL Axiata memberikan dukungan berupa antara lain menyediakan karyawan dengan keahlian khusus dan berpengalaman sebagai pengajar dan pembimbing. (<strong>rel</strong>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/keren-pelajar-madrasah-hasilkan-puluhan-prototipe-solusi-iot-usai-ikuti-inkubasi-bersama-x-camp/">Keren, Pelajar Madrasah Hasilkan Puluhan Prototipe Solusi IoT, Usai Ikuti Inkubasi Bersama X-Camp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 30/48 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.033 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:21:53 by W3 Total Cache
-->