<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#wuhan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/wuhan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/wuhan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Apr 2020 14:50:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#wuhan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/wuhan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lockdown Dibuka Setelah 76 Hari, Ini 5 Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Corona</title>
		<link>https://prokabar.com/lockdown-dibuka-setelah-76-hari-ini-5-kondisi-terkini-di-kota-wuhan-pasca-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 14:50:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[#china]]></category>
		<category><![CDATA[#lockdown]]></category>
		<category><![CDATA[#mht]]></category>
		<category><![CDATA[#wuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=64538</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wuhan, Prokabar &#8211; China akhirnya membuka status lockdown di kota Wuhan pada Rabu (8/4). Kota tempat pertama kali virus corona Covid-19 ditemukan itu telah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lockdown-dibuka-setelah-76-hari-ini-5-kondisi-terkini-di-kota-wuhan-pasca-corona/">Lockdown Dibuka Setelah 76 Hari, Ini 5 Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wuhan, Prokabar &#8211;</strong> China akhirnya membuka status lockdown di kota Wuhan pada Rabu (8/4). Kota tempat pertama kali virus corona Covid-19 ditemukan itu telah mengakhiri berbagai pembatasan yang sudah dilakukan selama 76 hari.</p>
<p>Meskipun sudah dibuka, otoritas Wuhan masih mengingatkan masyarakat bahwa ancaman infeksi belum sepenuhnya selesai. Mengalihbahasakan dari CNN, berikut beberapa kondisi terkini Wuhan yang dirangkum dari berbagai sumber.</p>
<p>1. Transportasi Kembali Dibuka<br />
Pada hari Rabu (8/4), penduduk dan pengunjung yang sehat akhirnya diizinkan meninggalkan Wuhan dengan kereta api. Penerbangan dibuka dan pintu masuk jalan raya dibuka kembali.</p>
<p>Otoritas kereta api Wuhan memperkirakan lebih dari 55.000 penumpang akan meninggalkan Wuhan pada Rabu (8/4/2020). 40 persen menuju wilayah Delta Sungai Mutiara, pusat manufaktur utama di China.</p>
<p>2. Kota Mulai Berjalan<br />
Wuhan menjadi pusat industri yang luas di tepi Sungai Yangtze. Kota tersebut melaporkan lebih dari 50.000 infeksi telah dikonfirmasi dengan 2.500 kematian. Wuhan menyumbang 77 persen kematian di seluruh China.</p>
<p>Kota metropolitian dengan lebih dari 11 juta penduduk itu terhenti selama lebih dari dua bulan. Transportasi umum di Wuhan ditangguhkan, bisnis tutup, dan jutaan penduduk dikurung di rumah. Mereka bahkan tidak diizinkan pergi keluar untuk berbelanja bahan makanan.</p>
<p>Langkah-langkah kejam tampaknya berhasil. Pada pertengahan Maret, jumlah infeksi baru telah melambat. Melansir dari CNN, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengunjungi Wuhan pada 10 Maret, memuji kota dan orang-orangnya yang menuruti aturan.</p>
<p>Luo, pejabat Wuhan, mengatakan kepada CCTV bahwa 10.641 pabrik dan bisnis skala besar di kota itu telah dibuka kembali pada 3 April. Pada hari Senin, bahkan ada antrean panjang di luar Pusat Darah Wuhan untuk melakukan donor.</p>
<p>3. Orang dengan Kode Hijau Boleh Keluar<br />
Penduduk dengan kode QR hijau telah diizinkan untuk kembali bekerja selama atasan mereka mengeluarkan surat izin.</p>
<p>Otoritas China memberika dua kode kepada para penyitas Covid-19. Mereka yang berkode hijau dinyatakan sehat, sementara yang berkode merah dinyatakan sehat namun masih harus isolasi karena masih berisiko.</p>
<p>&#8220;Untuk saat ini, kami masih meminta warga untuk tetap waspada terhadap epidemi, jangan keluar kecuali jika perlu, dan mengenakan topeng dan melindungi diri Anda dengan benar ketika Anda melakukannya,&#8221; kata Lou kepada CCTV.</p>
<p>4. Masih Ada Ancaman Kembalinya Virus<br />
Pakar kesehatan China mendesak masyarakat untuk terus berlatih hati-hati. Melansir CNN, Zeng Guang, kepala ahli epidemiologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan bahwa China belum melihat akhir dari epidemi.</p>
<p>&#8220;Tiongkok tidak mendekati akhir, tetapi telah memasuki tahap baru. Dengan epidemi global yang berkobar, China belum mencapai akhir,&#8221; katanya.</p>
<p>5. Mengubur yang Mati<br />
Selama berbulan-bulan, penduduk di Wuhan tidak dapat menguburkan orang-orang yang mereka cintai karena pemerintah melarang semua pemakaman dan menutup pemakaman pada 25 Januari. Sekarang setelah lockdown dibuka, tugas mereka adalah menguburkan yang meninggal.<strong>(*/mht)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/lockdown-dibuka-setelah-76-hari-ini-5-kondisi-terkini-di-kota-wuhan-pasca-corona/">Lockdown Dibuka Setelah 76 Hari, Ini 5 Kondisi Terkini di Kota Wuhan Pasca Corona</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>238 WNI Dari Wuhan di Natuna, Kemenkes : Tak Pelu Cemas, Mereka Sehat</title>
		<link>https://prokabar.com/238-wni-dari-wuhan-di-natuna-kemenkes-tak-pelu-cemas-mereka-sehat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2020 05:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#corona]]></category>
		<category><![CDATA[#coronavirus]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#natuna]]></category>
		<category><![CDATA[#wuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58747</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat Natuna tidak perlu cemas terkait masuknya 238 WNI dari sumber wabah virus Corona di Wuhan, China mengingat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/238-wni-dari-wuhan-di-natuna-kemenkes-tak-pelu-cemas-mereka-sehat/">238 WNI Dari Wuhan di Natuna, Kemenkes : Tak Pelu Cemas, Mereka Sehat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar &#8211;</strong> Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat Natuna tidak perlu cemas terkait masuknya 238 WNI dari sumber wabah virus Corona di Wuhan, China mengingat para WNI tersebut dalam kondisi sehat.</p>
<p>&#8220;Yang perlu kita imbau adalah kita tidak perlu terlalu cemas dengan masuknya warga negara Indonesia dari Wuhan, China karena pembatasan daripada gerak teman-teman yang berada di Natuna untuk supaya tidak terjadi penyebaran penyakit tentunya,&#8221; ujar Direktur P2PML Kemenkes dr. Wiendra Waworuntu, Selasa (4/2.</p>
<p>Wiendra mengatakan bahwa 238 WNI itu perlu diobservasi selama 14 hari, artinya kalau mereka selama 14 hari sudah selesai dan dinyatakan sehat, maka mereka boleh kembali kepada keluarganya masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kalau kita melihat sekarang mereka dalam keadaan sehat, dan mereka itu adalah saudara kita yang kalau sakit tentu kita juga akan resah. Artinya di sinilah negara hadir untuk membantu warga negaranya,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Wiendra, keresahan yang dialami masyarakat Natuna ketika mendapati kabar masuknya 238 WNI dari Wuhan, China kemungkinan akibat penyampaian yang kurang baik kepada masyarakat ataupun juga karena persepsi dari masyarakat yang belum siap.</p>
<p>Sebelumnya ratusan masyarakat memilih meninggalkan Ranai, Natuna, Kepulauan Riau sehari setelah Pemerintah Pusat mengevakuasi 238 WNI dari Wuhan, China ke daerah tersebut.</p>
<p>Masyarakat punya alasan kuat meninggalkan Ibu kota Natuna itu. Mereka khawatir ke 238 WNI tersebut terbawa wabah virus corona dari tempat asalnya di Kota Wuhan, China.</p>
<p>Kemudian terbitnya Surat Edaran Pemkab Natuna yang meliburkan seluruh kegiatan belajar dan mengajar di sekolah terhitung sejak tanggal 3 Februari sampai 17 Februari 2020, juga menjadi alasan warga ramai-ramai kembali ke daerah asal atau sekadar mengungsi.</p>
<p>Kendati belakangan turun Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri yang meminta Pemkab Natuna mencabut edaran tersebut dan tetap melaksanakan aktivitas belajar dan mengajar di sekolah. Menurut Herman, warga tetap bersikeras meliburkan anak-anak mereka, terutama para ibu-ibu<strong>.(*/mbb)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/238-wni-dari-wuhan-di-natuna-kemenkes-tak-pelu-cemas-mereka-sehat/">238 WNI Dari Wuhan di Natuna, Kemenkes : Tak Pelu Cemas, Mereka Sehat</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>243 WNI di Wuhan Akan Segera Dievakuasi</title>
		<link>https://prokabar.com/243-wni-di-wuhan-akan-segera-dievakuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2020 13:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#coronavirus]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#viruscorona]]></category>
		<category><![CDATA[#wuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa kemarin (30/1) sore telah diputuskan dalam Rapat Terbatas untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/243-wni-di-wuhan-akan-segera-dievakuasi/">243 WNI di Wuhan Akan Segera Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Yogyakarta, Prokabar — </strong>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa kemarin (30/1) sore telah diputuskan dalam Rapat Terbatas untuk segera mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Wuhan dan sekitarnya.</p>
<div data-reader-unique-id="7">
<p data-reader-unique-id="8">”Ini dikoordinir oleh Menteri Luar Negeri bersama seluruh menteri yang terkait, baik Menteri Kesehatan, Panglima TNI, kemudian Kepala BNPB, Kepala Pariwisata, Menteri Perhubungan semuanya terkait dengan ini. Karena juga merupakan sebuah pekerjaan besar,” ujar Presiden Jokowi saat ditanya wartawan terkait penanganan evakuasi WNI usai meresmikan <em data-reader-unique-id="9">Underpass</em> YIA di Kulon Progo, Provinsi DI Yogyakarta, Jumat (31/1).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Lebih lanjut, Presiden mengatakan bahwa kemarin <em data-reader-unique-id="11">World Health Organization</em> (WHO) juga sudah mengumumkan situasi darurat global yang terkait dengan Virus Corona.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Jadi saya kira keputusan kita kemarin untuk mengevakuasi itu sudah betul. Sehingga ini yang perlu dimatangkan adalah bagaimana secepatnya membawa WNI kita sebanyak kurang lebih 243 orang untuk menuju ke Indonesia dengan tahapan-tahapan,” ujar Presiden.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Kepala Negara juga menyampaikan akan ada observasi dan lain-lainnya sebelum dikembalikan kepada orang tua maupun kepada masyarakat bagi para WNI yang dievakuasi tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Mengenai pesawat yang digunakan, Presiden Jokowi menyampaikan ada beberapa pilihan yang bisa digunakan. ”TNI siap, komersial juga siap. Nanti kita tinggal apa, karena kita juga tergantung otoritas yang ada di Wuhan,” tambah Presiden.</p>
</div>
<div data-reader-unique-id="15">
<p data-reader-unique-id="16">Saat ini, menurut Presiden, proses dengan otoritas di Wuhan masih dalam proses karena bukan hanya Indonesia saja, tetapi antrean bagi WNI berada paling depan.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Bandar Udara (bandara) yang akan digunakan menurut Presiden nanti hanya 1 (satu) yang akan digunakan. ”Nanti hanya 1 bandara lah, sementara 1 bandara. Disatukan dulu kemudian sambil diobservasi,” pungkas Presiden di akhir wawancara. (*)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/243-wni-di-wuhan-akan-segera-dievakuasi/">243 WNI di Wuhan Akan Segera Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Cerita Yovandra, Mahasiswa Wuhan University yang Telah Pulang ke Batusangkar</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-cerita-yovandra-mahasiswa-wuhan-univeristy-yang-telah-pulang-ke-batusangkar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 07:28:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#corona]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#TanahDatar]]></category>
		<category><![CDATA[#wuhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=58290</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tanah Datar, Prokabar &#8211; Di tengah merebaknya virus corona di kota Wuhan, China, seorang mahasiswa Tanah Datar, Sumatera Barat yang tengah menimba ilmu di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cerita-yovandra-mahasiswa-wuhan-univeristy-yang-telah-pulang-ke-batusangkar/">Ini Cerita Yovandra, Mahasiswa Wuhan University yang Telah Pulang ke Batusangkar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tanah Datar, Prokabar</strong> &#8211; Di tengah merebaknya virus corona di kota Wuhan, China, seorang mahasiswa Tanah Datar, Sumatera Barat yang tengah menimba ilmu di kota tersebut saat ini telah berada di kota Batusangkar. Yovandra, merupakan warga belakang pajak Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum.</p>
<p>Di Wuhan University, Yovandra merupakan mahasiswa yang tengah mengambil S2 Library Sains dan tengah duduk di semester 1. Alumni MAN 2 Lima Kaum ini mengaku jika ia kuliah di negeri tirai bambu tersebut sebagai mahasiswa penerima beasiswa dari pemerintah China atau China Goverment Scholarship (CGS). Ia juga merupakan satu-satunya mashasiswa asal Tanah Datar dan Sumatera Barat yang kuliah di universitas tersebut.</p>
<p>“Saya S1 di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Setelah lulus saya mendaftar beasiswa CGS dan lulus, saat ini saya baru semester satu. Kalau mahasiswa Indonesia banyak kuliah di China Central University,” kata Yovandra saat ditemui di Dispora Tanah Datar, Rabu (29/1).</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, ia berkisah jika pulang ke Kota Batusangkar dalam rangka menghabiskan libur semester. Ia berangkat dari kota Wuhan melalui penerbangan langsung pada tanggal 7 Januari, atau sebelum diberlakukanya isolasi kota Wuhan oleh pemerintah Tiongkok pada tanggal 23 Januari. Ia mengaku jika sama sekali tidak terinveksi virus tersebut, dan saat penerbangan ia berbarengan dengan bersama pakar Ilmu Komunikasi UI Efendi Gazali.</p>
<p>“Saya berangkat atau sampai di Jakarta pada 7 Januari lalu dengan menggunakan xiaman. Dari wuhan saya menggunakan pesawat langsung ke Jakarta,” ujarnya.</p>
<p><a href="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG_20200129_142400.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-58291" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG_20200129_142400.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG_20200129_142400.jpg 800w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG_20200129_142400-300x169.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2020/01/IMG_20200129_142400-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></a></p>
<p>Lebih lanjut Yovandra mengaku, sebelumnya ia berencana kembali ke kota Wuhan pada 15 Februari mendatang, dan karena adanya isolasi terhadap kota itu, maka jadwal kembali ke kota itu-pun ia batalkan.</p>
<p>“Pihak kampus juga telah mengirimkan email, jika libur diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan. Kalau untuk tiket pesawat, maskapai juga sudah menelpon dan membatalkan penerbangan ke kota itu,” ujar Yovandra.</p>
<p>Saat dikonfirmasi tentang kondisi mahasiswa Indonesia di Kota Wuhan, Yovandra menceritakan jika kondisi mahasiswa Indonesia di Wuhan baik-baik saja (kesehatan). Kondisi mereka (mahasiswa Wuhan) tidaklah semencekam yang dilihat atau ditonton oleh masyarakat Indonesia di media televisi, yang mana memperlihatkan mahasiswa kesulitan mendapatkan makanan dan kebutuhan lainnya.</p>
<p>“Informasi dari teman-teman, mereka dalam kondisi aman dan tidak kekurangan logistik makanan. Karena makan kita diantar langsung oleh pihak universitas ke asrama. Makanannya halal kok,” ucapnya lagi.</p>
<p>Berdasarkan informasi WAG mahasiswa Indonesia di android miliknya, ia mengungkapkan jika informasi terbaru yang didapatkan jika seluruh mahasiswa akan dievakuasi oleh pemerintah Indonesia dengan mengerahkan dua unit pesawat milik angkatan udara RI.</p>
<p>Meski virus corona yang banyak menelan korban jiwa itu melanda kota Wuhan China, Yovan mengaku tidak menyurutkan niatnya untuk kembali menimba ilmu di kota itu. Ia mengaku akan melanjutkan kembali pendidikannya di kota tersebut, dan akan kembali jika sudah dinyatakan aman oleh pihak universitas dan pemerintah China dan Indonesia.</p>
<p>“Saya akan tetap melanjutkan pendidikan saya di Wuhan University. Jika sudah aman tentu akan kembali,” tutupnya.<strong> (eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-cerita-yovandra-mahasiswa-wuhan-univeristy-yang-telah-pulang-ke-batusangkar/">Ini Cerita Yovandra, Mahasiswa Wuhan University yang Telah Pulang ke Batusangkar</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 51/92 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.013 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:21:22 by W3 Total Cache
-->