<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#whatsapp Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/whatsapp/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/whatsapp/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Oct 2022 08:42:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#whatsapp Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/whatsapp/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>WA Ngadat, Pengguna Galau</title>
		<link>https://prokabar.com/wa-ngadat-pengguna-galau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 08:42:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#wa]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsappdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=108117</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar, Sarana komunikasi WA yang jari andalan sejuta umat, rusak pada Selasa (25/10). Pengguna galau. &#8220;Susah kita kalau WA rusak,&#8221; kata Ade seorang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wa-ngadat-pengguna-galau/">WA Ngadat, Pengguna Galau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Padang, Prokabar, Sarana komunikasi WA yang jari andalan sejuta umat, rusak pada Selasa (25/10).</p>
<p>Pengguna galau. &#8220;Susah kita kalau WA rusak,&#8221; kata Ade seorang warga Padang mengguna WA.<br />
Sarana komunikasi itu tak bjsa digunakan seluruh Indonesia pukul 14.20</p>
<p>&#8220;Kalau rusak begini, bubarkan sajalah bikin pusing,&#8221; kata Nofal warga yang lain.</p>
<p>Sampai sore masih ngadat dan tak jelas kapan akan berfungsi lagi. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wa-ngadat-pengguna-galau/">WA Ngadat, Pengguna Galau</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</title>
		<link>https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2021 02:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#aids]]></category>
		<category><![CDATA[#corona. #Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[#Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[#hiv]]></category>
		<category><![CDATA[#instagram]]></category>
		<category><![CDATA[#literasi]]></category>
		<category><![CDATA[#twitter]]></category>
		<category><![CDATA[#Video]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[porno]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[sexting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com &#8211;   Disrupsi informasi pada saat sekarang ini telah membuat perubahan yang besar dalam tatanan kehidupan manusia. Hal-hal yang dahulunya susah untuk diketahui, sekarang...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/">Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://prokabar.com/"><strong>Prokabar.com &#8211;  </strong></a> Disrupsi informasi pada saat sekarang ini telah membuat perubahan yang besar dalam tatanan kehidupan manusia.</p>
<p>Hal-hal yang dahulunya susah untuk diketahui, sekarang ini begitu mudah tersedia melalui teknologi media yang berkembang, salah satunya platform media sosial.</p>
<p>Media sosial menjadi industri komunikasi raksasa. Publik mengonsumsi informasi dari media ini secara bebas.</p>
<p>Tidak hanya sebagai sarana mendapatkan informasi, setiap orang bahkan bisa menjadi pembuat informasi itu sendiri.</p>
<figure id="attachment_97344" aria-describedby="caption-attachment-97344" style="width: 951px" class="wp-caption alignnone"><a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/asrizul-syafril/" rel="attachment wp-att-97344"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-97344" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril.jpg" alt="Asrizul Syafril, S.Kep Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Andalas" width="951" height="653" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril.jpg 951w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril-300x206.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/11/Asrizul-Syafril-768x527.jpg 768w" sizes="(max-width: 951px) 100vw, 951px" /></a><figcaption id="caption-attachment-97344" class="wp-caption-text">Asrizul Syafril, S.Kep, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Andalas</figcaption></figure>
<p>Informasi yang ada di media sosial mengandung unsur positif dan negatif. Apalagi bisa menjadi sumber informasi tercepat untuk publik.</p>
<p>Keterbukaan informasi di media sosial membuat siapa saja bisa mengetahui apa saja.</p>
<p>Namun, terkadang informasi tersebut parsial sehingga bisa menimbulkan misspersepsi  bagi konsumen informasi.</p>
<p>Pengguna media ini tidak hanya terbatas pada orang dewasa, namun juga remaja. Rentang usia  remaja menurut <em>World Health Organization</em> (WHO) yaitu 10-19 tahun.</p>
<p>Peraturan Menteri Kesehatan RI no 25 tahun 2014 menyatakan usia remaja adalah 10-18 tahun, sedangkan menurut BKKBN remaja berusia 10-24 tahun dan belum menikah.</p>
<p>Mengutip data statista (2020), remaja usia 13-17 tahun menduduki peringkat ke tiga paling banyak sebagai pengguna media sosial di Indonesia. Kemudian penduduk usia 18-24 tahun, dan yang paling banyak usia 25-34 tahun dengan rincian 20,6 % laki-laki dan 14,8 % perempuan. Pada tahun 2021, <em>We are social hootsuite </em>juga telah merilis data media sosial yang paling banyak di akses di Indonesia.</p>
<p>Hasilnya <em>youtube</em> menduduki peringkat pertama yang paling banyak di akses masyarakat Indonesia, kemudian  <em>whatsapp</em>, <em>instagram</em>, dan <em>facebook</em>.</p>
<h4>Konten seksual</h4>
<p>Kondisi media sosial saat ini, terdapat konten-konten berbau seksual yang bisa mengarahkan remaja untuk melakukan perilaku seksual tidak sehat.</p>
<p>Perilaku seksual oleh remaja bisa berupa berpegangan tangan antara lawan jenis, <em>kissing</em>, hingga terjadinya penetrasi atau <em>sexual</em> <em>intercouse</em>.</p>
<p>Aktivitas seksual ini tentu akan memicu terjadinya kehamilan di luar nikah yang beresiko terjangkit penyakit menular seksual, seperti sifilis, gonorhea, bahkan HIV dan AIDS.</p>
<p>Konten-konten yang tidak ramah terhadap remaja ini bisa kita lihat salah satunya dari konten kreator <em>youtube</em> yang pernah viral pada tahun 2019. Awalnya kanal <em>youtube </em>ini menyajikan konten <em>gaming</em>, namun terselip video yang bernuansa vulgar dengan tujuan untuk mendapatkan lebih banyak <em>viewers</em>.</p>
<p><a href="https://milenialisme.com/edukasi/model-pembelajaran-nested-dalam-menghadapi-tantangan-pendidikan-di-era-pandemi/"><strong>Model Pembelajaran Nested dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Era Pandemi</strong></a></p>
<p>Menelisik media sosial <em>instagram</em> juga terdapat konten-konten yang tidak ramah dengan remaja, bahkan media sosial berbasis video <em>tik tok</em> pun banyak menampilkan video-video yang bisa membuat remaja berprilaku seksual yang tidak sehat.</p>
<p>Orang-orang termasuk remaja cenderung suka melihat gambar atau video setengah telanjang di situs media sosial daripada gambar atau video di situs porno.</p>
<p>Apalagi sekarang situs porno sudah di blokir oleh Kominfo. Konten kreator memanfaatkan realita ini di media sosial.</p>
<p>Mereka menyajikan hal-hal yang vulgar dan seksual demi mendapatkan <em>cuan</em> untuk kepentingan pribadinya.</p>
<p>Remaja cenderung ingin mencoba sesuatu yang baru untuk menjawab rasa penasaran mereka. Konten-konten di media sosial bisa menjadi informasi yang liar bagi remaja.</p>
<p>Tanpa adanya bimbingan dan pengawasan, remaja bisa berimajinasi dan berfantasi bebas terhadap apa yang mereka lihat di media sosial.</p>
<p>Remaja umumnya menjadi penyebab terjadinya perilaku seksual, terutama saat berpacaran.</p>
<h4>Data Survei</h4>
<p>Data survei demografi dan kesehatan menyatakan 33 % remaja mulai berpacaran pada usia 15-17 tahun.</p>
<p>Para remaja yang berpacaran tak hanya berkomunikasi tatap muka saja, namun juga melalui saluran-saluran media ini.</p>
<p>Apalagi pada saat pandemi Covid-19. keterbatasan bertemu langsung membuat aktivitas komunikasi hanya melalui media tersebut.</p>
<p>Hal inilah yang menimbulkan aktivitas <em>sexting</em>. Aktivitas ini merupakan kegiatan pengiriman teks, gambar, atau video yang bernuansa seksual.</p>
<p><em>Sexting</em> ini bisa dengan cara mengirim text, foto atau video secara langsung melalui media komunikasi seperti <em>whatsapp</em> atau memposting di media sosial.</p>
<p>Penelitian Mirnawati jufri tahun 2019 terhadap remaja di kota makassar menemukan 90,1 % remaja terpapar dengan aktivitas <em>sexting</em>. 33,5 % remaja mengirimkan pesan <em>sexting</em> berupa foto, dan media sosial yang paling banyak digunakan dalam aktivitas <em>sexting</em> adalah <em>facebook</em>.</p>
<p>Mengutip buku “Hidup cuma satu kali” dari Kementrian Komunikasi dan Informatika tahun 2013, perilaku <em>sexting</em> mempengaruhi perilaku seksual remaja.</p>
<p>Sebanyak 40 % remaja yang berhubungan seksual dalam tujuh hari terakhir, mengakui bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh aktivitas <em>sexting</em> sebelumnya.</p>
<p>Efek negatif dari <em>sexting</em> akan berlanjut ke tahap hubungan yang lebih intim. Tidak hanya itu, foto atau video bisa disebar melalui media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, bahkan dari pasangan sekalipun.</p>
<p>Banyak kasus yang dilaporkan terkait penyebaran konten <em>sexting</em> ini, rata-rata disebarkan oleh mantan pacar dan masih berusia remaja.</p>
<p>Kasus ini akan meninggalkan trauma psikologis terhadap korban dari <em>sexting</em>, yang bisa menyebabkan hilangnya kepercayaan diri hingga berujung depresi.</p>
<p>Namun yang lebih penting, remaja yang melakukan <em>sexting</em> akan beresiko terjadinya kehamilan pada usia remaja. kehamilan pada usia remaja akan beresiko terhadap janin hingga bisa menyebabkan terjadinya stunting pada bayi.</p>
<p>Untuk mencegah terjadinya hal-hal negatif,  remaja perlu membentengi diri dengan pengetahuan agama yang kuat, meningkatkan kecakapan literasi digital, serta tidak terlepas dari peran bimbingan orang tua. Remaja yang sehat, merupakan modal awal pembangunan Indonesia.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/waspadai-konten-media-sosial-terhadap-perilaku-seksual-remaja/">Waspadai Konten Media Sosial terhadap Perilaku Seksual Remaja</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WhatsApp Bisnis untuk UMKM Melek Digital</title>
		<link>https://prokabar.com/whatsapp-bisnis-untuk-umkm-melek-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 00:01:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#Chatbot]]></category>
		<category><![CDATA[#Kuranji]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[Korong Gadang]]></category>
		<category><![CDATA[padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=95100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Padang &#8211; Pelatihan WhatsApp Business (Bisnis) untuk UMKM khusus nasabah KJKS BMT digelar di Aula Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (25/9)....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/whatsapp-bisnis-untuk-umkm-melek-digital/">WhatsApp Bisnis untuk UMKM Melek Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, <a href="https://prokabar.com/tag/padang/">Padang</a> &#8211; </strong>Pelatihan <em>WhatsApp Business</em> (Bisnis) untuk UMKM khusus nasabah KJKS BMT digelar di Aula Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (25/9).</p>
<p>Fasilitator kegiatan Huriyatul Akmal menyebutkan peserta kegiatan terdiri dari anggota koperasi sektor UMKM.</p>
<p>Menurutnya pelatihan penggunaan WhatsApp Bisnis ini penting agar pegiat UMKM melek digital.</p>
<p>Selama ini peserta masih belum menggunakan fasilitas digital ini untuk mengembangkan usaha mereka.</p>
<p>&#8220;Sekarang mereka sudah bisa menggunakan WhatsApp Bisnis ini untuk mengembangkan usaha mereka,&#8221; kata Huriyatul Akmal pada Prokabar.com, Sabtu (25/9).</p>
<p>Huriyatul Akmal yang juga Dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang ini mengatakan pemilihan WhatsApp Bisnis sebagai aplikasi pelatihan karena fiturnya yang lengkap.</p>
<p>WhatsApp Bisnis memiliki fitur ChatBot. Peserta pelatihan bisa memaksimalkan fitur ini untuk bisnis mereka masing-masing.</p>
<p>ChatBot adalah teknologi pesan otomatis untuk mengelola percakapan tertentu.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme.com</a></strong></p>
<p>Setelah pelatihan selesai, nomor WhatsApp Bisnis Peserta akan mendapatkan  promosi secara luas ke berbagai media nasional.</p>
<p>Tujuannya, lanjut Huriyatul Akmal, untuk membantu masyarakat Indonesia menemukan nomor WhatsApp dari para peserta yang aktif mempraktekkan ilmu pelatihan dengan membuat katalog.</p>
<p>Huriyatul Akmal menjelaskan, pelatihan aplikasi ini merupakan yang keempat kali.</p>
<p>Pemerintah Kota Padang dan dukungan UKM Indonesia turut mensukseskan kegiatan yang mendukung bisnis pelaku UMKM.</p>
<p>&#8220;Fokus kegiatan ini untuk membantu pedagang tradisional dan UMKM untuk menghadapi tantangan pandemi dengan Go Digital paling dasar,&#8221; jelas Huriyatul Akmal.</p>
<p>Huriyatul Akmal sekaligus pakar dalam bidang Ekonomi Syariah ini berharap pelatihan ini dapat membawa banyak manfaat untuk semua orang.</p>
<p>&#8220;Semoga berhasil membantu peningkatan omset dan terus bertahan di tengah pandemi Covid-19,&#8221; harapnya.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/whatsapp-bisnis-untuk-umkm-melek-digital/">WhatsApp Bisnis untuk UMKM Melek Digital</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN</title>
		<link>https://prokabar.com/cara-mendapatkan-diskon-listrik-pln/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2021 02:26:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#PLN]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[Bob Saril]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN]]></category>
		<category><![CDATA[PLN Mobile]]></category>
		<category><![CDATA[websiten PLN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93969</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jakarta &#8211; PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan stimulus ketenagalistrikan secara langsung. Stimulus tersebut sudah masuk dalam anggaran pemerintah pada periode September 2021....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cara-mendapatkan-diskon-listrik-pln/">Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com</a>, Jakarta &#8211;</strong> PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan stimulus ketenagalistrikan secara langsung.</p>
<p>Stimulus tersebut sudah masuk dalam anggaran pemerintah pada periode September 2021.</p>
<p>Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan pemberian stimulus tersebut dalam bentuk pemotongan tagiah rekening listrik pelanggan.</p>
<p>Untuk pelanggan prabayar, stimulus dalam bentuk pemotongan tarif saat membeli token listrik.</p>
<p>Sementara itu untuk pelanggan prabayar dengan daya 450 VA tidak perlu mengakses token stimulus di website ataupun layanan WhatsApp Stimulus.</p>
<p>Sebab, kata dia, pelanggan prabayar dengan daya 450 VA sudah mendapatkan stimulus saat membeli token listrik.</p>
<p>&#8220;Pelanggan prabayar datya 450 VA tidak perlu lagi mengakses token stimulus,&#8221; ungkapnya dalam keterangan resmi, Kamis (2/9).</p>
<p>Dalam keterangan tersebut, Bob melanjutkan, khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen dan pemebenasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus sudah otomatis dengan pemotongan tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri.</p>
<p>&#8220;Pemerintah memberikan potongan tersebut sebesar 50 persen,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Ada dua cara untuk mendapatkan pemotongan tarif listrik ini.</p>
<p>Pertama melalui aplikasi PLN Mobile dan websiten PLN.</p>
<p>Pada PLN Mobile, pelanggan bisa memilih menu info stimulus. lalu memasukkan nomor ID pelanggan ataupun nomor meter. Selanjutnya pelanggan bisa menekan tombol kirim.</p>
<p>Sementara itu, pelanggan yang ingin mengakses stimulus PLN melalui website bisa mengakses pada<a href="https://portal.pln.co.id/"><strong> link ini</strong></a></p>
<p>Pada website pelanggan bisa mengklik diskon stimulus Covid-19 kemudian memasukkan nomor ID pelanggan dan kode Captcha, lalu klik cari.</p>
<p>Selanjutnya pelanggan bisa memasukkan nomor KTP, nama lengkap sesuai KTP, alamat lengkap sesuai KTP, kode Captcha, lalu klik simpan.</p>
<p>Jika pelanggan masuk dalam daftar penerima diskon listrik, maka namanya akan muncul dalam keterangan besaran diskon.</p>
<p>Jika pelanggan tidak masuk dalam kategori itu, maka akan muncul pemberitahuan pelanggan tidak mendapatkan diskon.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cara-mendapatkan-diskon-listrik-pln/">Cara Mendapatkan Diskon Listrik PLN</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kartu Nikah Digital dengan 4 Istri Dipastikan Hoaks</title>
		<link>https://prokabar.com/kartu-nikah-digital-dengan-4-istri-dipastikan-hoaks/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2021 01:26:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#kua]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[Bimas Islam]]></category>
		<category><![CDATA[E-mail]]></category>
		<category><![CDATA[Kamarudidn Amin]]></category>
		<category><![CDATA[Kartu Nikah Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Simkah Web]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=93496</guid>

					<description><![CDATA[<p>Prokabar.com, Jakarta &#8211; Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin memastikan tampilan kartu nikah digital dengan empat foto istri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kartu-nikah-digital-dengan-4-istri-dipastikan-hoaks/">Kartu Nikah Digital dengan 4 Istri Dipastikan Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://prokabar.com/">Prokabar.com,</a> Jakarta &#8211;</strong> Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin memastikan tampilan kartu nikah digital dengan empat foto istri adalah hoax.</p>
<p>Baru-baru ini, beredar foto kartu nikah digital dengan tampilan empat kolom untuk istri.</p>
<p>Kartu tersebut menyatut logo Kemenag di tampilan depannya.</p>
<p>Prokabar.com mengutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (26/8), foto kartu nikah tersebut bukanlah kartu resmi dari kementerian.</p>
<p>&#8220;Itu masuk kategori hoaks karena mengatasnamakan dan menggunakan logo Kemenag,&#8221; kata Kamaruddin Amin dalam rilisnya di laman resmi Kemenag.</p>
<p>Kamaruddin memastikan foto kartu yang resmi hanya menampilkan foto pasangan suami dan istri beserta identitas.</p>
<p>&#8220;Kartu nikah digital Kemenag hanya menampilkan foto pasangan suami dan istri beserta keterangan nama keduanya dan tanggal akad nikah,&#8221; jelas Kamaruddin.</p>
<p>Pada bagian atas kartu tertulis lengkap nama Kementerian Agama Republik Indonesia beserta gambar garuda dan logo Kemenag.</p>
<p>Sedangkan di bagian bawah terdapat keterangan KUA tempat menikah, nomor akta, dan barcode yang akan terhubung dengan data server Bimas Islam.</p>
<p>Saat scan barcode, data lengkap suami dan istri tersebut bisa terbaca.</p>
<p>Pada Agustus 2021, Kemenag tidak lagi menerbitkan kartu nikah secara fisik.</p>
<p>Pengantin yang menikah pada Agustus ini akan menerima kartu nikah melalui WhatsApp atau E-mail yang terdaftar.</p>
<p>Seluruh KUA bisa mengakses kartu nikah ini yang sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web).</p>
<p>Hingga berita ini terbit sudah ada 5.819 yang bisa mengakses Simkah Web.</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/kartu-nikah-digital-dengan-4-istri-dipastikan-hoaks/">Kartu Nikah Digital dengan 4 Istri Dipastikan Hoaks</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koalisi Masyarakat Kritik soal Bocoran Draft Peralihan Aset Limopuluh</title>
		<link>https://prokabar.com/koalisi-masyarakat-kritik-soal-bocoran-draft-peralihan-aset-limopuluh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ade]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2021 08:16:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[#Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[Adi Surya]]></category>
		<category><![CDATA[Aspon Dedi]]></category>
		<category><![CDATA[Bukik Sibaluik]]></category>
		<category><![CDATA[Limopuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Parmato Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Riza Falepi]]></category>
		<category><![CDATA[Wahyudi Thamrin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=84569</guid>

					<description><![CDATA[<p>PROKABAR.COM, PAKUMBUH- Rencana peralihan aset eks kantor Bupati yang berada di Kota Payakumbuh mendapat penolakan dari Koalisi Masyarakat Sipil Luhak Limopuluh. Koalisi masyarakat ini...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/koalisi-masyarakat-kritik-soal-bocoran-draft-peralihan-aset-limopuluh/">Koalisi Masyarakat Kritik soal Bocoran Draft Peralihan Aset Limopuluh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PROKABAR.COM, PAKUMBUH-</strong> Rencana peralihan aset eks kantor Bupati yang berada di Kota Payakumbuh mendapat penolakan dari Koalisi Masyarakat Sipil Luhak Limopuluh.</p>
<p>Koalisi masyarakat ini merupakan gabungan dari warga Payakumbuh dan Limopuluh.</p>
<p>Sebelumnya, peralihan aset Limapuluh Kota di pusat Kota Payakumbuh menghebohkan masyarakat.</p>
<p>Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi memulai isu ini.</p>
<p>Riza Falepi beralasan isu ini harusnya antara Wali Kota dan Bupati saja.</p>
<p>Namun, DPRD Payakumbuh menghangatkan isu ini dengan membuat Pansus Aset.</p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://prokabar.com/data-sementara-32-bangunan-rusak-akibat-cuaca-ekstrim-di-tanah-datar/"><strong>Data sementara, 32 Bangunan Rusak Akibat Cuaca Ekstrim di Tanah Datar</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/diduga-terjadi-di-lintau-tiga-pemuda-siksa-hewan-dilindungi-simpai-sumatera/"><strong>Diduga Terjadi di Lintau, Tiga Pemuda Siksa Hewan Dilindungi Simpai Sumatera</strong></a></li>
<li><a href="https://prokabar.com/dukung-program-vaksinasi-semen-padang-berikan-kaos-untuk-warga-pasar/"><strong>Vaksinasi Covid-19, Semen Padang Berikan Baju Kaos</strong></a></li>
</ul>
<p>Berkas Pansun Aset DPRD Payakumbuh pun beredar di media sosial dan grup WhatsApp sejak Jumat (2/4/2021).</p>
<p>Bocoran pada wartawan, dalam berkas tersebut tertulis Pembentukan Panitia Khusus Persiapan Pengambilalihan atau pengelola aset Kabupetan Lima Puluh Kota yang berada di Kota dan menjadi aset Kota Payakumbuh.</p>
<p>Menariknya, Ketua Pansos ini berasal dari Anggota DPRD Golkar YB Dt Parmato Alam.</p>
<p>Dugaan muncul, Parmato Alam mengurusi aset ini dengan hitung-hitungan Bupati Limapuluh berasal dari Golkar.</p>
<p>Sementara Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi punya hubungan yang panjang dengan Rizki Kurniawan yang masih menjadi Wakil Bupati Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Aset kota Payakumbuh selama ini, malah sudah berkali-kali beralih ke swasta. &#8221;</p>
<p>&#8220;Misal, eks kantor walikota samping Lapas, sudah di kontrak pihak swasta, jadi mall.&#8221;</p>
<p>&#8220;Lalu eks kantor Walikota di Bukik Sibaluik, sudah ada pembicaraan dengan pihak swasta unt luk dijadikan hotel,&#8221; sindir Budayawan dan Sastrawan asal Koto Nan Gadang Payakumbuh, Aspon Dedi.</p>
<p>Naasnya kata Aspon, pengambilalihan dan pengelolaan aset Limapuluh Kota justru oleh Kota Payakumbuh.</p>
<p>&#8220;Nalar saya buntu berpikir, ini barang masuknya dari mana,&#8221; kata Aspon.</p>
<p>Inisiator masyarakat sipil lainnya, Adi Surya, meminta secara tegas Pemerintah Kabupaten untuk tidak rugi dalam hitungan ekonomi.</p>
<p>&#8220;Bersama aktivis pergerakan, kita akan kawal supaya tidak jadi lahan baru utk KKN,&#8221; kata Adi Surya yang juga pengurus Kadin Pusat ini.</p>
<h3><strong>Ultimatum soal Aset Limopuluh</strong></h3>
<p>Tokoh Masyarakat Luak Limpopuluh pun juga mengultimatum agar tidak satupun dari pihak mencoba mengutakatik eks kantor bupati.</p>
<p>&#8220;Apalagi, sampai mau diurus Pemko Payakumbuh. Tak bisa, ini akan kita tantang, Bupati dan wakilnya jangan main api di sini,&#8221; katanya.</p>
<p>Ilson curiga, aroma ini sudah tercium semenjak pilkada di Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Saat safari memenangkan kontestasi ini, sebagai gambaran tidak akan terbentuk pansus. Dugaannya, tentu ada komitmen dan signal terlebih dahuli,&#8221; curiga Ilson.</p>
<p>Ketua Umum AMPI Sumbar Wahyudi Thamrin secara tegas meminta eks kantor Bupati tidak boleh lepas.</p>
<p>&#8220;Kalau semangatnya investasi, saya sendiri yang akan bangun hotel di sana. Jadi jangan terlalu jauh,&#8221; kata dia.</p>
<p>Tokoh masyarakat Lua Limopuluh Muhammad Bayu Vesky juga berbicara soal aset ini.</p>
<p>Bayu mengatakan akan menjadi sensitif apabila Pansus DPRD Payakumbuh main sendiri.</p>
<p>&#8220;Membahas rumah tangga orang lain, dengan membentuk tim khusus,&#8221; kata Bayu.</p>
<p><strong>Baca Juga <a href="https://milenialisme.com/">Milenialisme</a>:</strong></p>
<ul>
<li><strong><a href="https://milenialisme.com/lifestyle/robot-tercanggih-di-dunia-indonesia-masuk-daftar/">Robot Tercanggih di Dunia, Indonesia Masuk Daftar</a></strong></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/pertanian-selamatkan-ekonomi-sumbar-selama-pandemi/"><strong>Pertanian Selamatkan Ekonomi Sumbar Selama Pandemi</strong></a></li>
<li><a href="https://milenialisme.com/berita/ekonom-uin-ib-angkat-suara-soal-janji-politik-mahyeldi/"><strong>Ekonom UIN IB Angkat Suara soal Janji Politik Mahyeldi</strong></a></li>
</ul>
<p>Jika komitemen dan komunikasi antarlegislatif dan tokoh masyarakat kedua daerah sudah berjalan, maka Pansus boleh saja ada.</p>
<p>&#8220;Eks kantor bupati ini bukan saja urusan fisik, tapi ada nilai historis,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Eks Kantor Bupati ini sudah masuk dalam neraca keuangan daerah Limapuluh Kota.</p>
<p>&#8220;Jangan sampai, ada dugaan yang muncul, ini jadi bahan bancakan semata,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Praktisi hukum Nurhuda menilai, jika tidak hati-hati dalam mengurus aset dan niat yang tulus dalam mengeksekusinya, maka jangan harap pengalihan aset ini.</p>
<p>Ketua Pansus Aset YB Dt Parmato Alam mengkalaim, dokumen pansus yang bocor itu, merupakan draft.</p>
<p>&#8220;Setelah dikoreksi, menjadi pansus penyelesaian aset,&#8221; jelas Parmato Alam. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/koalisi-masyarakat-kritik-soal-bocoran-draft-peralihan-aset-limopuluh/">Koalisi Masyarakat Kritik soal Bocoran Draft Peralihan Aset Limopuluh</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2021 00:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/">Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 melakukan registrasi di mana pun.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Sementara ini registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Setelah terverifikasi, tenaga kesehatan dapat mendaftarkan diri untuk membuat janji di fasilitas kesehatan sekitar dan mendapatkan konfirmasi terkait waktu dan tempat pelaksanaan vaksin. Jika tenaga kesehatan tidak terdaftar, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui chatbot.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Vice President Kebijakan dan Komunikasi WhatsApp Victoria Grand menyampaikan bahwa Kolaborasi WhatsApp dengan Pemerintah Indonesia terkait Vaksinasi COVID-19 menjadi yang pertama kalinya di dunia, dimana Chatbot WhatsApp digunakan untuk mempermudah proses bagi para tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksin di Indonesia. Tentunya dengan dibarengi dengan privasi tinggi terhadap data.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Kami berharap tim medis yang telah dengan sangat berani berada di garda terdepan selama hampir satu tahun, akan mendapat proses yang aman dan mudah dalam mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin,” kata Victoria Grand dalam rilis dari Kemenkes, Sabtu (16/1).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Penerima vaksinasi COVID-19 bisa langsung mengirimkan pesan ke nomor WA itu dengan mengetik kata kunci ‘Vaksin’. Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa penerima vaksinasi adalah tenaga kesehatan.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Selanjutnya, tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan 6 angka terakhir Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Langkah selanjutnya akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Berikutnya Chatbot akan membagikan jadwal vaksin untuk dikonfirmasi. Setelah itu tiket <em data-reader-unique-id="14">QR code</em> akan dibagikan bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Para tenaga kesehatan juga dapat mengecek nama mereka di situs pedulilindungi.id. Jika belum terdaftar, sasaran diminta segera mengajukan program vaksinasi dengan mengirimkan data diri ke email vaksin@pedulilindungi.id.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Selain melalui WA, Kemenkes juga menyediakan <em data-reader-unique-id="17">channel</em> registrasi vaksinasi COVID melalui:<br data-reader-unique-id="18" />– SMS Blast PEDULICOVID:<br data-reader-unique-id="19" /><em data-reader-unique-id="20">– Website</em> pedulilindungi.id,<br data-reader-unique-id="21" />– email vaksin@pedulilindungi.id,<br data-reader-unique-id="22" />– <em data-reader-unique-id="23">call</em>/UMB *119#, dan<br data-reader-unique-id="24" />– Hotline Vaksinasi COVID-19 119 Ext 9.</p>
<p data-reader-unique-id="25">Mengingat pentingnya program vaksinasi, pemerintah berharap masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif mengikuti setiap tahapan pelaksanaannya. Pemerintah juga menjamin keamanan data penerima vaksinasi COVID-19 sesuai peraturan perundang-undangan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/">Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akhirnya, Pemerintah Cabut Pembatasan Medsos dan WhatsApp</title>
		<link>https://prokabar.com/akhirnya-pemerintah-cabut-pembatasan-medsos-dan-whatsapp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 May 2019 07:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=38269</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Para pengguna media sosial tampaknya sudah bisa bernafas lega, pasalnya Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuka kembali akses media sosial secara luas....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akhirnya-pemerintah-cabut-pembatasan-medsos-dan-whatsapp/">Akhirnya, Pemerintah Cabut Pembatasan Medsos dan WhatsApp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong><span class="s1">Para pengguna media sosial tampaknya sudah bisa bernafas lega, pasalnya Kementerian Komunikasi dan Informatika telah membuka kembali akses media sosial secara luas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Hal tersebut disampaikan langsung melalui akun twitter resmi @kemkominfo, Sabtu (25/5).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;</span><span class="s2">Selamat menggunakan internet dengan lancar tanpa hambatan kembali ya. Mari gunakan ruang siber ini untuk hal-hal yang positif saja</span><span class="s1">,&#8221; kicau akun tersebut.</span></p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38270" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/38078181-CDA2-4D14-8A59-739BE29D4C93.jpeg" alt="" width="540" height="535" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/38078181-CDA2-4D14-8A59-739BE29D4C93.jpeg 540w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/38078181-CDA2-4D14-8A59-739BE29D4C93-150x150.jpeg 150w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/38078181-CDA2-4D14-8A59-739BE29D4C93-300x297.jpeg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2019/05/38078181-CDA2-4D14-8A59-739BE29D4C93-80x80.jpeg 80w" sizes="(max-width: 540px) 100vw, 540px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pantauan Prokabar Sabtu siang, sejumlah pengguna telah dapat mengakses Facebook, Instagram, ataupun berkirim foto dan video melalui aplikasi Whatsapp. Namun, sebagian pengguna lain mengeluh masih belum dapat mengakses.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebelumnya, Pemerintah RI mengumumkan pembatasan akses sementara dan bertahap ke </span><span class="s2">platform</span><span class="s1">media sosial dan pesan instan untuk membatasi penyebaran informasi hoaks yang berkaitan dengan Aksi Unjuk Rasa Damai terkait hasil Pemilihan Umum 2019.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Menkominfo Rudiantara menegaskan pembatasan itu ditujukan untuk menghindari dampak negatif dari penyebarluasan konten dan pesan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan dan berisi provokasi. <b>(hdp)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/akhirnya-pemerintah-cabut-pembatasan-medsos-dan-whatsapp/">Akhirnya, Pemerintah Cabut Pembatasan Medsos dan WhatsApp</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ternyata Begini Cara Mudah Agar Akun WhatsApp Tidak Bisa Dibajak</title>
		<link>https://prokabar.com/ternyata-begini-cara-mudah-agar-akun-whatsapp-tidak-bisa-dibajak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Apr 2019 13:41:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hack]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pembajakan]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=33883</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar— Belakangan beredar berita dan informasi bahwa akun WhatsApp (WA) seseorang sering dibajak. Lalu kemudian dimanfaatkan untuk minta uang, atau digunakan untuk menyebar...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ternyata-begini-cara-mudah-agar-akun-whatsapp-tidak-bisa-dibajak/">Ternyata Begini Cara Mudah Agar Akun WhatsApp Tidak Bisa Dibajak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Padang</strong>, <strong>Prokabar</strong>— Belakangan beredar berita dan informasi bahwa akun WhatsApp (WA) seseorang sering dibajak. Lalu kemudian dimanfaatkan untuk minta uang, atau digunakan untuk menyebar hoaks.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Baru-baru ini, yang santer terdengar menjadi korban adalah kader Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Belum kasus tersebut reda, kembali satu lagi kader Partai Demokrat yang diduga kena hack. Kali ini, korban tersebut adalah Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebenarnya aplikasi bertukar pesan/messaging dengan basis pengguna miliaran, telah lama menerapkan Two Factor Authentication (TFA) atau verifikasi dua faktor dalam mengamankan akun, guna mengidentifikasi dan melindungi penggunanya supaya tak terjadi pencurian atau pembajakan akun.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dengan metode ini, orang yang akan meretas akun WA harus memiliki kode verifikasi atau kata kunci saat ada yang mengakses di piranti baru.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk mengaktifkan fitur pengamanan ini, pengguna dapat mengaksesnya ke halaman </span><span class="s2">Settings</span><span class="s1">, kemudian menuju ke </span><span class="s2">Account</span><span class="s1">lalu memilih </span><span class="s2">Two-step verification.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Kemudian aktifkan fitur tersebut dengan mengeklik </span><span class="s2">enable</span><span class="s1">. WhatsApp secara otomatis akan mengirimkan pesan singkat untuk mengakses menu </span><span class="s3">two-step verification</span><span class="s1">ini.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Setelah mengaktifkannya, pengguna diminta memasukkan kata kunci </span><span class="s3">(password)</span><span class="s1">berupa enam digit angka yang bisa dipilih. Setelah memasukkan </span><span class="s3">password</span><span class="s1">, klik </span><span class="s3">next</span><span class="s1">dan ulangi kata kunci tersebut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada langkah selanjutnya akan muncul alamat email yang dapat digunakan untuk menyetel ulang kata kunci jika pengguna lupa. Email ini juga sekaligus untuk mengamankan akun WhatsApp pengguna dari peretas.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Pada langkah selanjutnya masukkan kembali alamat email Anda. Klik </span><span class="s2">Save</span><span class="s1">dan Anda sudah menggunakan fitur </span><span class="s3">two-way verification</span><span class="s1">dari WhatsApp.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sementara itu jika ingin menonaktifkan fitur </span><span class="s3">two-way verification </span><span class="s1">tersebut, Anda dapat melakukannya dengan mengakses </span><span class="s2">Settings, Account, Two-step verification</span><span class="s1">lalu klik </span><span class="s2">Disable</span><span class="s1">. (<b>hdp</b>)</span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ternyata-begini-cara-mudah-agar-akun-whatsapp-tidak-bisa-dibajak/">Ternyata Begini Cara Mudah Agar Akun WhatsApp Tidak Bisa Dibajak</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Selasa, Pembatasan Jumlah ‘Forward’ Pesan WhastApp Berlaku</title>
		<link>https://prokabar.com/mulai-selasa-pembatasan-jumlah-forward-pesan-whastapp-berlaku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 23:24:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#somed]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=29018</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bertemu dengan Vice President Public Policy and Communications WhatsApp, Victoria Grand, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mulai-selasa-pembatasan-jumlah-forward-pesan-whastapp-berlaku/">Mulai Selasa, Pembatasan Jumlah ‘Forward’ Pesan WhastApp Berlaku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara bertemu dengan Vice President Public Policy and Communications WhatsApp, Victoria Grand, di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (21/1) sore.</p>
<p>Dalam pertemuan itu, Menkominfo Rudiantara dan Victoria Grand membahas langkah nyata untuk mengurangi penyebaran hoaks atau kabar bohong yang sangat cepat viral melalui aplikasi pesan instan WhatsApp.</p>
<p>Humas Kemenkominfo dalam siaran persnya Senin (21/1) malam mengemukakan, upaya pengurangan penyebaran hoaks melalui WhatsApp menjadi perhatian global. World Global Influencer Leader dari empat negara telah melakukan pembahasan dengan pihak WhatsApp untuk mewujudkan langkah pengurangan penyebaran hoaks.</p>
<p>“Dalam pembahasan itu, Indonesia diwakili oleh  Menteri Kominfo Rudiantara,” bunyi siaran pers Kementerian Kominfo.</p>
<p>Pembatasan jumlah <em>forward</em> pesan melalui WhatsApp, lanjut siaran pers itu, telah dibahas sejak kuartal ketiga tahun 2018. Adapun beta test fitur itu telah dilakukan sejak dua bulan terakhir.</p>
<p>“Fitur pembatasan forward pesan melaui WhatsApp akan mulai berlaku efektif pada tanggal 21 Januari 2019 waktu Los Angeles atau tanggal 22 Januari 2019 Pukul 12.00 Waktu Indonesia Bagian Barat,” bunyi siaran pers Kementerian Kominfo.</p>
<p>Pembatasan jumlah forward pesan pada aplikasi Whatsapp itu, menurut Kementerian Kominfo, baru berlaku untuk pengguna OS Android. Untuk IOS sedang dalam proses pengembangan.</p>
<p>“Menteri Kominfo Rudiantara mengapresiasi langkah WhatsApp untuk mengurangi  penyebaran konten negatif di platform pesan instan itu,” pungkas siaran pers Kementerian Kominfo. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/mulai-selasa-pembatasan-jumlah-forward-pesan-whastapp-berlaku/">Mulai Selasa, Pembatasan Jumlah ‘Forward’ Pesan WhastApp Berlaku</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Hoaks, DPR Akan Atur Pengawasan Tiga Aplikasi</title>
		<link>https://prokabar.com/cegah-hoaks-dpr-akan-atur-pengawasan-tiga-aplikasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2019 01:48:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#BBM]]></category>
		<category><![CDATA[#Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=28848</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — DPR tengah godok Undang-Undang (UU) untuk mengatur tiga platform aplikasi yang marak digunakan oleh masyarakat Indonesia, agar dapat bersinergi dengan aparat penegak...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-hoaks-dpr-akan-atur-pengawasan-tiga-aplikasi/">Cegah Hoaks, DPR Akan Atur Pengawasan Tiga Aplikasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>DPR tengah godok Undang-Undang (UU) untuk mengatur tiga platform aplikasi yang marak digunakan oleh masyarakat Indonesia, agar dapat bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam pencegahan penyebaran informasi hoaks.</p>
<p>Ketiga platform aplikasi tersebut antara lain twitter, facebook, dan Whatsapp.</p>
<p>&#8220;Kita sedang menyusun Undang-Undang yang mengatur pemilik platform aplikasi bertanggung jawab terkait penyebaran hoaks dengan aparat penegak hukum,&#8221; kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Gedung DPR RI, Sabtu (19/1).</p>
<p>Menurut dia, ketiga platform itu sudah seharusnya mentaati perundangan yang telah dibuat legislatif. Karena selama ini ada indikasi penyebaran informasi hoaks melalui aplikasi tersebut marak dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Dia menambahkan, ketiga platform juga telah meraup banyak keuntungan dari para penggunanya di Indoensia. &#8220;Pemilik platform ini tidak bisa lepas tanggung jawab begitu saja,&#8221; katanya. (*/<b>hdp</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/cegah-hoaks-dpr-akan-atur-pengawasan-tiga-aplikasi/">Cegah Hoaks, DPR Akan Atur Pengawasan Tiga Aplikasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Fiture Baru WhatsApp, Buruan Update</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-fiture-baru-whatsapp-buruan-update/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Aug 2018 02:09:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[#teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=15298</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Dua bulan lalu, Facebook mengenalkan fitur baru dalam aplikasi WhatsApp yakni, “Group Video Calling” dimana pengguna dapat melakukan video atau voice call...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-fiture-baru-whatsapp-buruan-update/">Ini Dia Fiture Baru WhatsApp, Buruan Update</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Dua bulan lalu, Facebook mengenalkan fitur baru dalam aplikasi WhatsApp yakni, “Group Video Calling” dimana pengguna dapat melakukan video atau voice call hingga berempat.</p>
<p>Fitur ini terlebih lebih dulu di perangkat iOS, dan fitur ini masih bersifat server-side alias baru bisa dijajal sebagian besar pengguna. Kini secara resmi fitur baru tersebut sudah tersedia di perbaruan aplikasi WhatsApp.<span class="Apple-converted-space"> </span></p>
<p>Untuk menjajal fitur baru ini, caranya cukup mudah, ketika sudah melakukan video call dengan salah satu orang, lalu tinggal ketuk ikon kontak bertanda + di pojok kanan atas, lantas pilih kontak yang ingin diajak bergabung dalam obrolan. Ketika sudah ada dua atau tiga orang masuk dalam satu obrolan, penerima video call selanjutnya bisa melihat foto profil dan nomor atau nama semua partisipan yang sudah bergabung. Sehingga bisa membantu penerima video call untuk menentukan apakah ingin bergabung atau tidak.</p>
<p>Namun bagi kalian yang belum menemukan fitur ini, Facebook selaku pemilik WhatsApp lewat blog resminya meminta untuk mengupdate aplikasi instant messenger tersebut terlebih dahulu. Setelah proses update selesai dilakukan, secara otomatis fitur ini akan langsung dimuat.</p>
<p>WhatsApp sendiri guna memanjakan seluruh penggunanya tak pernah berhenti untuk berbenah. Dan tentu saja, kehadiran fitur baru ini sebagai salah satu cara WhatsApp untuk terus bertahan di industri instant messenger yang kian sengit, apalagi ditambah dengan kehadiran Telegram.</p>
<p>Hingga saat ini, WhatsApp juga masih terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Tercatat, hingga kuartal keempat tahun 2017 telah menghimpun 1,5 miliar pengguna aktif bulanan alias monthly active users <b>(hdp)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-fiture-baru-whatsapp-buruan-update/">Ini Dia Fiture Baru WhatsApp, Buruan Update</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekarang Pengguna WhatsApp Sudah Bisa Video Call &#8220;Rame-rame&#8221;</title>
		<link>https://prokabar.com/sekarang-pengguna-whatsapp-sudah-bisa-video-call-rame-rame/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Jun 2018 07:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=8365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar &#8211; Fitur &#8220;Group Video Calling&#8221; WhatsApp mulai meluncur untuk pengguna Android. Beberapa hari sebelumnya, fitur ini terlebih lebih dulu di perangkat iOS....</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sekarang-pengguna-whatsapp-sudah-bisa-video-call-rame-rame/">Sekarang Pengguna WhatsApp Sudah Bisa Video Call &#8220;Rame-rame&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar</strong> &#8211; Fitur &#8220;Group Video Calling&#8221; WhatsApp mulai meluncur untuk pengguna Android. Beberapa hari sebelumnya, fitur ini terlebih lebih dulu di perangkat iOS. Namun, peluncuran fitur ini masih bersifat server-side alias baru bisa dijajal sebagian besar pengguna.</p>
<p>Jadi, belum tentu fitur ini sudah tersedia di pembaruan. Namun, pengguna Android yang ingin mencoba bisa mengunduh versi beta 2.18.162 di tautan APK berikut. &#8220;Group Video Calling&#8221; bisa menampung hingga empat partisipan dalam satu tatap muka, sebagaimana yang dilansir dari Android Police.</p>
<p>Untuk menjajal fitur baru ini, caranya cukup mudah, ketika sudah melakukan video call dengan salah satu orang, lalu tinggal ketuk ikon kontak bertanda + di pojok kanan atas, lantas pilih kontak yang ingin diajak bergabung dalam obrolan. Ketika sudah ada dua atau tiga orang masuk dalam satu obrolan, penerima video call selanjutnya bisa melihat foto profil dan nomor atau nama semua partisipan yang sudah bergabung. Sehingga bisa membantu penerima video call untuk menentukan apakah ingin bergabung atau tidak.</p>
<p>Cara serupa juga bisa dilakukan untuk fitur &#8220;Group Voice Calling&#8221; yang juga rilis di versi pembaruan yang sama. Peluncuran fitur ini secara merata ke 1,5 miliar pengguna WhatsApp diperkirakan akan dilakukan bertahap. Baik fitur &#8220;Group Video Calling&#8221; maupun &#8220;Group Voice Calling&#8221; diumumkan langsung oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg dalam agenda developer tahunan &#8220;F8&#8221; awal Mei lalu.</p>
<p>“Group Video Calling akan menjadi cara baru untuk orang-orang terkoneksi secara privat dengan teman-teman dekat, grup, dan bisnis,” ujar Zuckerberg. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sekarang-pengguna-whatsapp-sudah-bisa-video-call-rame-rame/">Sekarang Pengguna WhatsApp Sudah Bisa Video Call &#8220;Rame-rame&#8221;</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​Dunia &#8220;Beku&#8221; Gara-gara WA Down</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bdunia-beku-gara-gara-wa-down/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 10:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsappdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3580</guid>

					<description><![CDATA[<p>PADANG, PROKABAR &#8212; Dunia serasa &#8220;beku&#8221; tatkala &#8220;nabi&#8221; komunikasi nan lincah yang disapa WA down.&#160; Dari Mesir, Turki, Rusia, Belanda, Jerman dan semua negara...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bdunia-beku-gara-gara-wa-down/">​Dunia &#8220;Beku&#8221; Gara-gara WA Down</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>PADANG, PROKABAR &#8212;</b> Dunia serasa &#8220;beku&#8221; tatkala &#8220;nabi&#8221; komunikasi nan lincah yang disapa WA down.&nbsp;</p>
<p>Dari Mesir, Turki, Rusia, Belanda, Jerman dan semua negara Eropa, termagu. Bukan negaranya tapi netizennya. Hal serupa terjadi di Syprus, kota-kota Laut Mati, sepanjang Laut Merah, di kaki Himalaya hingga benua Kanguru sana.</p>
<p>&#8220;Habis main kita oleh WA yang kehabisan bensin &#8221; ciloteh Randi Edawar di Padang, Jumat (3/11) saat WA sedang tengkurap. Tak ada tanda-tanda pesan bisa dikirim. Yang jadi sasaran awalnya operator seluler kemudian menduga paket habis. Salah semua. Yang benar WA sedang bermasalah.</p>
<p>Maka dunia pun &#8220;beku&#8221; informasi tak mengalir. Lima benua di planet bumi ini seperti diputus urat cakapnya seketika. &nbsp;Apa yang terjadi? Belum ada penjelasan dari WA. <b>(laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bdunia-beku-gara-gara-wa-down/">​Dunia &#8220;Beku&#8221; Gara-gara WA Down</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>​HP Sudah Dimatikan, SIM Dicabut tapi tak Ada Hasil</title>
		<link>https://prokabar.com/%e2%80%8bhp-sudah-dimatikan-sim-dicabut-tapi-tak-ada-hasil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[prokabar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2017 09:59:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#ProKabar]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsappdown]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=3578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar &#8212; Whatsapp down, dunia dalam genggaman itu, beku. Tak kemana hendak mengadu. Untung tak ada yang gantung diri waktu kasus DP di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhp-sudah-dimatikan-sim-dicabut-tapi-tak-ada-hasil/">​HP Sudah Dimatikan, SIM Dicabut tapi tak Ada Hasil</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Padang, Prokabar &#8212; </b>Whatsapp down, dunia dalam genggaman itu, beku. Tak kemana hendak mengadu. Untung tak ada yang gantung diri waktu kasus DP di BB tak bisa diganti-ganti beberapa tahun silam.</p>
<p>&#8220;Makanya jangan tergantung sama satu aplikasi, mati induknya kita yang terganggu,&#8221; kata netizen di Padang, Jumat (3/11).</p>
<p>Mak Pono di Pasar Raya Padang menunggu pesan tak masuk-masuk. Ia matikan HP, cabut baterai, cabut SIM. Pasang lagi, nyalakan lagi tapi si WA hebat itu tetap tak berfungsi.</p>
<p>Apa daya? Menggerutu saja. Tak bisa berbuat apa-apa.</p>
<p>Sebentar tadi mulai agak longgar, satu demi satu pesan WA masuk tapi sudah telat nyaris satu jam.<b>(laf)</b></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/%e2%80%8bhp-sudah-dimatikan-sim-dicabut-tapi-tak-ada-hasil/">​HP Sudah Dimatikan, SIM Dicabut tapi tak Ada Hasil</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 166/178 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 4/9 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 08:32:18 by W3 Total Cache
-->