<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#wasit Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/wasit/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/wasit/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Apr 2025 02:57:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#wasit Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/wasit/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IPF Sumbar dan Semen Padang Schools Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Pickleball</title>
		<link>https://prokabar.com/ipf-sumbar-dan-semen-padang-schools-gelar-pelatihan-wasit-dan-pelatih-pickleball/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 02:57:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM #semenpadang]]></category>
		<category><![CDATA[#porprov]]></category>
		<category><![CDATA[#sekolahwasit]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=127263</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar- Indonesia Pickleball Federation (IPF) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pelatihan wasit dan pelatih tingkat daerah dalam rangka mempersiapkan debut olahraga Pickleball di...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ipf-sumbar-dan-semen-padang-schools-gelar-pelatihan-wasit-dan-pelatih-pickleball/">IPF Sumbar dan Semen Padang Schools Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Pickleball</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar-</strong> Indonesia Pickleball Federation (IPF) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pelatihan wasit dan pelatih tingkat daerah dalam rangka mempersiapkan debut olahraga Pickleball di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2025.</p>
<p>Bertempat di Hall Semen Padang Schools, kegiatan yang digelar pada 26-27 April 2025 itu, bekerja sama dengan Semen Padang Schools. Dan, kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab) Pickleball dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat.</p>
<p>Pada kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan materi teknis dan regulasi pertandingan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelatih dan wasit daerah, agar Pickleball dapat berkembang pesat di tingkat lokal.</p>
<p>Ketua IPF Sumatera Barat, Tarmizi Mawardi, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan perkembangan Pickleball di provinsi ini.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa selama ini Pickleball belum pernah dipertandingkan di Porprov karena belum adanya kepengurusan yang merata di tingkat daerah.</p>
<p>&#8220;Kini, dengan terbentuknya 12 kepengurusan di kabupaten/kota, kita memenuhi syarat untuk mengusulkan Pickleball sebagai cabang olahraga baru di Porprov 2025,&#8221; kata Tarmizi.</p>
<p>Tarmizi juga mengingatkan para peserta untuk benar-benar memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya. Ia berharap, melalui pelatihan ini, Sumatera Barat tidak hanya mampu melahirkan atlet Pickleball berprestasi, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang profesional di bidang kepelatihan dan perwasitan.</p>
<p>&#8220;Olahraga ini punya potensi besar untuk berkembang. Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis Sumatera Barat bisa menjadi salah satu pusat perkembangan Pickleball di Indonesia,&#8221; kata Tarmizi.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Semen Padang Schools, Ridwan Muchtar, menilai bahwa pelatihan ini sangat strategis, apalagi seiring dengan semakin bergairahnya minat terhadap Pickleball di sepuluh kabupaten/kota di Sumatera Barat.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Semen Padang Schools berkomitmen untuk ikut mendorong popularitas olahraga ini dengan memasukkan Pickleball ke dalam program ekstrakurikuler di lingkungan sekolah Semen Padang mulai semester depan.</p>
<p>&#8220;Selain pengenalan melalui event-event seperti ini, kami ingin Pickleball menjadi bagian dari kegiatan rutin siswa, sehingga dari usia dini, anak-anak kita sudah mengenal dan mengembangkan keterampilan bermain Pickleball,&#8221; ujar Ridwan.</p>
<p>Ketua pelaksana kegiatan, April Chan, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan coaching clinic pertama yang digelar IPF Sumbar di tingkat provinsi. Ia berharap, kegiatan ini menjadi awal dari semakin meluasnya pengembangan Pickleball di Sumatera Barat.</p>
<p>&#8220;Kami ingin Pickleball terus tumbuh, baik dari sisi pemain, pelatih, maupun wasit bersertifikasi nasional dan internasional,&#8221; ungkap April Chan. <strong>(*/Eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ipf-sumbar-dan-semen-padang-schools-gelar-pelatihan-wasit-dan-pelatih-pickleball/">IPF Sumbar dan Semen Padang Schools Gelar Pelatihan Wasit dan Pelatih Pickleball</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jawab Harapan Ratusan Wasit, PSSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Jaminan Sosial</title>
		<link>https://prokabar.com/jawab-harapan-ratusan-wasit-pssi-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-beri-perlindungan-jaminan-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi3]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 16:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#bpjsketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[#EYM]]></category>
		<category><![CDATA[#sepakbolaindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=112582</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bukittinggi, Prokabar- Dalam setiap laga sepak bola, wasit selalu memegang peranan penting untuk mengatur jalannya sebuah pertandingan. Namun dibalik tugasnya yang vital dan penuh...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jawab-harapan-ratusan-wasit-pssi-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-beri-perlindungan-jaminan-sosial/">Jawab Harapan Ratusan Wasit, PSSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Jaminan Sosial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bukittinggi, Prokabar-</strong> Dalam setiap laga sepak bola, wasit selalu memegang peranan penting untuk mengatur jalannya sebuah pertandingan. Namun dibalik tugasnya yang vital dan penuh risiko, perlindungan serta kesejahteraan para pengadil lapangan hijau tersebut sering luput dari perhatian.</p>
<p>Hal inilah yang mendorong Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan BPJS Ketenagakerjaan sepakat untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh wasit yang bertugas di Liga 1 maupun Liga 2. Kerjasama ini diwujudkan lewat penyerahan kartu kepesertaan oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir kepada perwakilan wasit yang secara keseluruhan berjumlah 353 orang.</p>
<p>&#8220;Wasit memang menjadi concern saya dalam upaya untuk membangun sepakbola Indonesia yang bersih. Oleh karenanya, di tahap pertama ini, faktor kesejahteraan menjadi hal krusial  dengan menjadikan wasit bagian dari peserta BPJS ketenagakerjaan. Meski kesejahteraan utama bagi wasit diperoleh saat tugas di lapangan, namun dengan BPJS Ketenagakerjaan ini sebagai bagian dari perlindungan sosial, setidaknya para wasit kita bisa terlindungi jika mengalami risiko kecelakaan kerja atau meninggal dunia sehingga bisa meringankan bebannya,&#8221; ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sebagaimana rilis diterima Senin (17/4/2023).</p>
<p>Ungkapan senada turut diutarakan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo. Pihaknya mengatakan bahwa seluruh pekerja memiliki hak konstitusi untuk mendapatkan perlindungan, oleh karena itu negara senantiasa hadir untuk memastikan hal tersebut telah terimplementasi dengan baik.</p>
<p>&#8220;Tentu ini menjadi angin segar bagi dunia persepakbolaan nasional. Karena kami melihat dari awal komitmen Pak Erick sebagai ketua PSSI yang baru betul-betul ingin mensejahterakan para pemain bola dan juga wasit. Ini juga merupakan bukti negara hadir melindungi seluruh warga negara, khususnya para pekerja. Terlebih profesi sebagai seorang wasit sangat rawan mengalami kecelakaan kerja baik di dalam maupun di luar lapangan. Maka sudah sewajarnya mereka membutuhkan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,&#8221;terang Anggoro.</p>
<p>Adapun perlindungan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari 2 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).</p>
<p>Dengan demikian para wasit akan terjamin dari risiko kecelakaan kerja sejak berangkat ke lapangan, saat memimpin jalannya pertandingan, hingga kembali lagi ke rumah. Tak tanggung-tanggung, jika terjadi kecelakaan, seluruh biaya perawatan akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan hingga mereka sembuh dan dapat kembali bekerja. Apabila selama masa perawatan dan pemulihan wasit tersebut tidak dapat bekerja, maka BPJS Ketenagakerjaan juga akan membayarkan 100 persen upahnya selama setahun dan selanjutnya 50 persen hingga sembuh. Namun apabila kecelakaan tersebut mengakibatkan cacat total tetap, maka manfaat yang akan diberikan sebesar 56 kali upah yang dilaporkan, ditambah santunan berkala sebesar Rp12 juta. BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan fasilitas homecare maksimal Rp20 juta untuk jangka waktu 1 tahun.</p>
<p>Selain itu masih banyak manfaat lain diantaranya jika wasit tersebut meninggal dunia ketika sedang bekerja, maka keluarganya akan memperoleh santunan sebesar 48 kali upahnya, sedangkan jika meninggal bukan karena kecelakaan kerja, santunan yang diberikan sebesar Rp42 juta. Keberlanjutan pendidikan anak juga terus terjamin karena BPJS Ketenagakerjaan memberikan beasiswa bagi 2 orang anak, dimulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi sebesar maksimal Rp174 juta.</p>
<p>Tak hanya wasit, momentum tersebut sekaligus menjadi langkah awal dalam upaya peningkatan kesejahteraan bagi seluruh ekosistem sepak bola Indonesia yang tertuang dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.</p>
<p>Kedepan BPJS Ketenagakerjaan dan PSSI sepakat untuk mewajibkan para pelaku olahraga, asosiasi, liga, klub, ofisial, pemain, dan suporter sepak bola untuk terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.</p>
<p>&#8220;Kita mengajak ekosistem sepakbola karena saat ini kami melihat ada 400.000 orang di ekosistem sepak bola, tidak hanya pemain, tapi juga ada pelatih, wasit, suporter dan juga anak-anak peserta sekolah bakat. Nah itu juga kita ajak supaya jika terjadi risiko, maka keluarganya bisa tenang dan para pemain bisa fokus latihan. Karena fokus ini bisa meningkatkan prestasinya,&#8221; imbuh Anggoro.</p>
<p>Anggoro berharap kerjasama ini menjadi inspirasi bagi cabang olahraga yang lain, karena masih banyak atlet olahraga di Indonesia yang belum terlindungi sebab mereka belum memahami manfaat dari  perlindungan jaminan sosial dan hal tersebut merupakan hak konstitusi setiap pekerja.</p>
<p>&#8220;Semoga upaya kita bersama ini dapat meningkatkan kesejahteraan para wasit dan seluruh pekerja lain di ekosistem PSSI, sehingga mereka bisa &#8220;kerja keras bebas cemas&#8221; dan secara tidak langsung akan berdampak juga pada peningkatan kualitas sepak bola Indonesia,”tutup Anggoro.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi, Iddial yang mengatakan BPJamsostek mengupayakan perlindungan pekerja di segala sektor termasuk wasit sepakbola yang diketahui bersama berada dalam ekosistem sepak bola Indonesia yang tergolong memiliki cakupan yang luas.</p>
<p>Tentunya, sambung Iddial, hal ini sejalan juga dengan kampanye yang sedang digalakkan saat ini yaitu kampanye kerja keras bebas cemas dimana BPJS Ketenagakerjaan mengupayakan jaminan kepada pekerja agar dapat bekerja dimanapun kapanpun tanpa rasa khawatir.</p>
<p>“Tentunya hal ini menjadi bukti komitmen kami akan perlindungan pekerja di segala sektor dan kita terus mendorong para pelaku usaha dan pekerja di bidang lainnya untuk bergabung ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan agar kekhawatiran pekerja dan keluarga akan risiko-risiko yang dihadapi dalam pekerjaan dapat teratasi sehingga produktivitas kerja juga menjadi lebih baik,” pungkasnya. <strong>(*/eym)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/jawab-harapan-ratusan-wasit-pssi-gandeng-bpjs-ketenagakerjaan-beri-perlindungan-jaminan-sosial/">Jawab Harapan Ratusan Wasit, PSSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Jaminan Sosial</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PSBS Batusangkar Minta Kualitas Wasit Liga 3 Dibenahi, Kasihan Tim Peserta!</title>
		<link>https://prokabar.com/psbs-batusangkar-minta-kualitas-wasit-liga-3-dibenahi-kasihan-tim-peserta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2021 02:34:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#psbs]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=97843</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Tim PSBS Batusangkar dengan tegas meminta kualitas wasit dibenahi dalam kompatisi Liga 3 Sumbar 2021. Karena banyak blunder dan keputusan wasit...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/psbs-batusangkar-minta-kualitas-wasit-liga-3-dibenahi-kasihan-tim-peserta/">PSBS Batusangkar Minta Kualitas Wasit Liga 3 Dibenahi, Kasihan Tim Peserta!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar </strong>&#8211; Tim PSBS Batusangkar dengan tegas meminta kualitas wasit dibenahi dalam kompatisi Liga 3 Sumbar 2021. Karena banyak blunder dan keputusan wasit yang merugikan tim peserta kompetisi, termasuk PSBS.</p>
<p>Hal tersebut disuarakan manejer PSBS, Wel Ahmad usai laga versus Gasliko, Senin (22/11). Dalam pertandingan itu Wel menyebutkan beberapa fatal keputusan wasit Dalfisman (Padang) yang merugikan timnya.</p>
<p>Menurut Wel, diantara keputusan itu adalah tidak mengesahkan gol sundulan Aris Martha yang jelas-jelas sudah melewati garis gawang,</p>
<p>Berikutnya juga saat pemain Gasliko mengangkat kaki terlalu tinggi saat duel berebut bola dengan kepala pemain PSBS. &#8220;Tapi tidak ada pelanggaran, dan itu menjadi conter bagi Gasliko dan menjadi gol kedua mereka.&#8221;kata Wel kepada bolabeten, Senin malam.</p>
<p>Manejer muda itu mengakui usai laga dia sempat mempertanyakan kepada wasit soal keputusan-keputusan yang dinilai kontroversial itu, dan sempat terjadi keributan kecil usai laga.</p>
<p>&#8220;Saya hanya mempertanyakan, bukan bermaksud memprovokasi. Orang-orang bisa lihat gestur saya tak ada yang mengindikasikan menyerang wasit atau melakukan kekerasan.&#8221;tegas Wel.</p>
<p>&#8220;Saya hanya mengharapkan ke depan hal-hal seperti ini tak terjadi, khususnya di sektor wasit perlu dibenahi lebih serius. Kasihan tim-tim yang sudah habis-habisan membina pemain dan pontang panting cari dana untuk ikut kompetisi, tapi tak dibarengi kualitas wasit.&#8221;harap Wel Ahmad.</p>
<p>Walau dalam dua laga awal pihaknya cenderung jadi pihak yang dirugikan, tapi Wel menegaskan PSBS tetap akan fighting di laga terakhir melawan Aroma Taram, Rabu (24/11), walaupun PSBS dipastikan gagal ke semifinal.</p>
<p>&#8220;Pemain kami banyak yang masih muda-muda, biarlah mereka menikmati kompetisi ini dengan menunjukan talenta mereka di setiap pertandingan. Tapi yang jelas target kita tahun ini sudah tercapai. Musim depan kita akan berusaha lebih keras dan lebih baik lagi.&#8221;tutup Wel.<strong>(rmo)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/psbs-batusangkar-minta-kualitas-wasit-liga-3-dibenahi-kasihan-tim-peserta/">PSBS Batusangkar Minta Kualitas Wasit Liga 3 Dibenahi, Kasihan Tim Peserta!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wasit asal Paninjauan Urung Pimpin Laga Penutup Piala Menpora 2021</title>
		<link>https://prokabar.com/wasit-asal-paninjauan-urung-pimpin-laga-penutup-piala-menpora-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2021 15:33:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Paninjauan]]></category>
		<category><![CDATA[#Pialamenpora]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=86133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar &#8211; Wasit terbaik asal Sumbar, Aprisman Aranda, urung memimpin laga final kedua Piala menpora 2021, antara Persija Jakarta vs Persib Bandung, Minggu...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wasit-asal-paninjauan-urung-pimpin-laga-penutup-piala-menpora-2021/">Wasit asal Paninjauan Urung Pimpin Laga Penutup Piala Menpora 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokaba</strong>r &#8211; Wasit terbaik asal Sumbar, Aprisman Aranda, urung memimpin laga final kedua Piala menpora 2021, antara Persija Jakarta vs Persib Bandung, Minggu (25/4) di Stadion Manahan Solo.</p>
<p>Aprisman yang semula ditetapkan akan memimpin laga krusial penutup turnamen itu, akhirnya batal.</p>
<p>&#8220;Ada revisi SK penetapan wasit di final, walau begitu saya tetap bertugas sebagai wasit cadangan, Alhamdulillah.&#8221;ujarnya, saat dihubungi bolabeten, Jumat malam.</p>
<p>Padahal, kalau wasit berlisensi FIFA termuda milik Indonesia itu dipercaya memimpin partai final kedua, akan menjadi catatan tersendiri bagi putra Sungai Talang, Paninjauan, X Koto itu.</p>
<p>Bagaimana tidak, dia memimpin laga pembuka Piala Menpora 2021, antara Arema Malang vs Persikabo, yang menandai hidupnya kembali sepakbola Indonesia setelah setahun lebih vakum karena pandemi.</p>
<p>Tentunya akan menjadi catatan tersendiri, jika dia juga memimpin laga penutup,  apalagi laga puncak yang mempertemukan dua klub terbaik Indonesia yang punya rivalitas tinggi.</p>
<p>Aprisman selama turnamen juga dipercaya memimpin laga-laga krusial dan punya tensi tinggi, misalnya semifinal antara Persija Jakarta vs PSM Makassar.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-86139" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/11-300x176.jpg" alt="" width="300" height="176" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/11-300x176.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/04/11.jpg 768w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>&#8220;Saya hanya melaksanakan tugas sebaik mungkin, dan memimpin pertandingan seadil mungkin.&#8221;katanya.</p>
<p>Dan semua pertandingan yang dipimpin pria 30 tahun berjalan lancar dan tidak ada keluhan seputar kepemimpinan wasit.</p>
<p>Aprisman hanya berusaha bersikap tegas dalam memimpin sesuai rule of the game, walau pertandingan dalam tensi cukup panas.</p>
<p>Salah satunya, dia tak segan-segan memberi kartu kuning kepada pelatih PSM Makassar, Syamsudin Batolla, yang berperilaku tak bagus dan dianggapnya mengganggu jalannya pertandingan.</p>
<p>Ini semakin membuktikan, Aprisman Aranda adalah salah satu wasit terbaik yang dimilki Indonesia saat ini.(mht)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wasit-asal-paninjauan-urung-pimpin-laga-penutup-piala-menpora-2021/">Wasit asal Paninjauan Urung Pimpin Laga Penutup Piala Menpora 2021</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</title>
		<link>https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2021 00:18:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#fifa]]></category>
		<category><![CDATA[#termuda]]></category>
		<category><![CDATA[#wasit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=82271</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, prokabar – Nama Aprisman Aranda terus melejit sebagai salah satu wasit sepakbola terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dia satu di antara wasit...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/">Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, prokabar</strong> – Nama Aprisman Aranda terus melejit sebagai salah satu wasit sepakbola terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dia satu di antara wasit muda yang terus berkibar di Indonesia. Tentunya ini sebuah nilai lebih bagi sepakbola Sumatra Barat.</p>
<p>Meski masih berusia muda untuk ukuran seorang wasit, Aprisman merupakan pengadil di lapangan hijau yang sudah memiliki lisensi FIFA. Namun begitu, tak mudah baginya, butuh perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai level tersebut.</p>
<p>Pria kelahiran Padang Panjang tersebut mengawali kariernya sebagai wasit pada 2006. Ketika itu, dia masih duduk di kelas 2 SMA. Aprisman Aranda terus menekuni bidang pekerjaan sebagai wasit dan akhirnya mendapatkan lisensi nasional pada 2008.</p>
<p>Aprisman mengaku tertarik menjalani karier sebagai seorang wasit karena mengikuti jejak sang ayah. Pria yang kini berusia 30 tahun itu menyebut, ayahnya merupakan wasit nasional yang pernah memimpin sejumlah pertandingan kompetisi di Indonesia.</p>
<p>“Bapak saya dulu adalah wasit nasional, terakhir bertugas di Liga Bank Mandiri tahun 2003. Jadi saya ikut beliau, dari pertandingan ke pertandingan. Mulai dari pertandingan tarkam sampai beliau memimpin pertandingan Liga Bank Mandiri,” jelas Aprisman.</p>
<p>Lelaki, yang juga menyandang gelar adat sebagai penghulu kaumnya di Nagari Paninjauan, X Koto Tanah datar, dengan gelar Datuk Bagindo Pangulu ini mengaku, seolah-olah darah itu (menjadi wasit) terbawa kepada dirinya.</p>
<p>”Untuk mulai menjadi wasit itu saya pada 2006, waktu itu saya masih kelas 2 SMA, dan mendapat lisensi menjadi wasit nasional itu pada 2008,” lanjutnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone wp-image-82273" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-300x200.jpg" alt="" width="518" height="345" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-1024x683.jpg 1024w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2021/02/datuk-0.jpg 1200w" sizes="(max-width: 518px) 100vw, 518px" /></p>
<p>Telah mengantongi lisensi wasit nasional, Aprisman Aranda tak cepat berpuas diri. Dia pun akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar sebagai wasit FIFA pada 2012.</p>
<p>Namun, upaya Aprisman untuk mendapatkan lisensi wasit FIFA tidak mudah. Dia harus mengorbankan pekerjaan di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia serta harus menunggu sampai delapan tahun, sebelum akhirnya mendapatkan lisensi FIFA pada 2020.</p>
<p>“Perjalanan untuk bisa sampai ke sini butuh perjuangan. Saya pada 2012 sebenarnya sudah mau meninggalkan tugas menjadi wasit, karena saya waktu itu masih menjadi guru honorer, ya tahu sendiri lah berapa gaji guru honorer,” kata Aprisman.</p>
<p>“Saya akhirnya ikut tes di salah satu bank BUMN besar di Indonesia, dan saya lulus. Tetapi, saya menjadi pegawai bank itu hanya empat hari, dari Senin sampai Kamis. Pas Kamis saya resign untuk mengikuti program Young Referee AFC Festival U-14 di Sabah, Malaysia. Itu awal karier saya menjadi wasit Asia,” tutur Aprisman Aranda.</p>
<p>Berstatus sebagai satu di antara wasit Indonesia dengan lisensi FIFA, Aprisman Aranda sudah pernah memimpin sejumlah pertandingan internasional. Dia juga kerap bersua dengan wasit-wasit dari negara lain.</p>
<p>Aprisman pun menyebut kualitas wasit di Indonesia berada di atas rata-rata dan tak jauh berbeda dengan wasit top di Asia. Namun, hanya ada satu kendala yang kerap dihadapi wasit Indonesia, yakni bahasa.</p>
<p>“Kalau melihat kemampuan, sebenarnya kemampuan dan kualitas wasit Indonesia itu di atas rata-rata. Karena tekanan psikologi kita dan tekanan di lapangan itu lebih berat dibandingkan wasit di negara lain.”</p>
<p>“Saya menilai wasit Indonesia itu bisa setara dengan wasit-wasit top di Asia,” ucap Aprisman yang mengidolai wasit nasional Jimmy Napitupulu.(mht)</p>
<p>Sumber: <strong>bola.com</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/sosok-aprisman-aranda-wasit-termuda-indonesia-berlisensi-fifa/">Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 32/110 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/14 queries in 0.017 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:21:38 by W3 Total Cache
-->