<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#waria Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/waria/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/waria/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Dec 2019 12:58:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#waria Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/waria/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Malang, Waria di Pesisir Selatan Tewas Tertelungkup, Ini Penyebabnya</title>
		<link>https://prokabar.com/malang-waria-di-pesisir-selatan-tewas-tertelungkup-ini-penyebabnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi6]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Dec 2019 12:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#mbb]]></category>
		<category><![CDATA[#MIN]]></category>
		<category><![CDATA[#waria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=55786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211; Seorang waria (bencong) tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jl Jendral Sudirman, Sago persis di depan Bengkel Sab, Kecamatan IV...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malang-waria-di-pesisir-selatan-tewas-tertelungkup-ini-penyebabnya/">Malang, Waria di Pesisir Selatan Tewas Tertelungkup, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pesisir Selatan, Prokabar &#8211;</strong> Seorang waria (bencong) tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jl Jendral Sudirman, Sago persis di depan Bengkel Sab, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar Minggu (29/12) pukul 03.15 WIB dini harri.</p>
<p>Korban yang diketahui bekerja di salah satu salon di Kota Painan bernama Afrizal alias Dewi (40) merupakan warga Rawang Painan, ditemukan tewas dalam kondisi tertelungkup di tepi jalan. Diduga Dewi mengalami kecelakaan sekitar pukul 03.15 WIB dini hari.</p>
<p>Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui, Kasatlantas Iptu Yuliadi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat korban menumpang dengan seorang temannya Windy (18) merupakan warga Bukit Parit Lumpo Kecamatan IV Jurai, keduanya dari arah Pasar Baru melaju kencang menuju Kota Painan.</p>
<p>Sesampai di lokasi, di Jalan Jenderal Sudirman Sago, persis di depan bengkel Sab, motor yang ditumpangi Dewi hilang kendali dan tergelincir ke bahu jalan lalu terhempas ke tepi jalan.</p>
<p>&#8220;Akibat lepas kendali, motor yang ditumpangi Dewi tergelincir ke bahu jalan lalu terhempas ke tepi jalan dan keduanya tethempas sangat serius,&#8221; kata Kasat Lantas pada Prokabar.com.</p>
<p>Ia menambahkan, saat itu korban menumpang kendaraan sepeda motor Yamaha Mio Nopol BM 4017 CN yang dikendarai Windy (18). Windy mengalami luka serius di bagian kepala mujur selamat, malang bagi Dewi akhirnya dia menghembuskan napas terakhir, karena Dewi masuk ke dalam semak yang tidak diketahui orang banyak.</p>
<p>&#8220;Saat itu Windy berusaha berjalan ke tepi jalan dengan melambaikan tangan meminta tolong kepada pengendara yang melihat dan melintas. Namun, jasad Dewi baru ditemukan warga 06.30 WIB pagi,&#8221; tutupnya.<strong>(min)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/malang-waria-di-pesisir-selatan-tewas-tertelungkup-ini-penyebabnya/">Malang, Waria di Pesisir Selatan Tewas Tertelungkup, Ini Penyebabnya</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Usai 17 Agustus, Waria Berbaju Suntiang Hebohkan Masyarakat Pasaman</title>
		<link>https://prokabar.com/usai-17-agustus-waria-berbaju-suntiang-hebohkan-masyarakat-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Aug 2019 12:43:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#hutRI74]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[#waria]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=44435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman, Prokabar — Waria di Pasaman bikin ulah. Meradang warga sekampung dibuatnya, sampai-sampai viral di dunia maya. Kisruh ini terjadi di Kecamatan Padang Gelugur saat...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-17-agustus-waria-berbaju-suntiang-hebohkan-masyarakat-pasaman/">Usai 17 Agustus, Waria Berbaju Suntiang Hebohkan Masyarakat Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman, Prokabar — </strong>Waria di Pasaman bikin ulah. Meradang warga sekampung dibuatnya, sampai-sampai viral di dunia maya. Kisruh ini terjadi di Kecamatan Padang Gelugur saat memperingati 74 tahun Indonesia pada 17 Agustus kemarin. Sekumpulan waria nekat memakai baju suntiang, adat Minangkabau dalam pawai karnaval yang diadakan pihak pemerintah nagari dan kecamatan.</p>
<p>Salah seorang warga, Indun Burhan mengaku sangat mengutuk aksi waria berbaju suntiang tersebut. Bahkan, ia bersama warga sudah memberitahukan kepada pihak pemerintah nagari atau niniak mamak dan tokoh masyarakat perihal ini, namun tidak kunjung ada tindakan.</p>
<p>“Tahun lalu, juga begini. Sudah saya sampaikan kepada pihak kecamatan, namun tidak ada tindakan. Kini terulang lagi, malu kita,” kata Indun Burhan, (19/8).</p>
<p>Tidak saja Indun, penyesalan atas tindakan sekelompok waria ini, juga teramat disayangkan warga lainnya, Aksan Daeng Patudangi. “Hilang harga dan wibawa diri para pemangku adat karena ulah pembiaran segala pihak. Bahkan yakin saya, pasti sebagian besar masyarakat ikut terbahak-bahak menyaksikan ulah dan tingkah merek a ketika lenggak-lenggokdi atas aspal nan panas. Semoga pemangku adat atau tokoh masyarakat diberi kekuatan oleh Allah untuk mengambil tindakan preventif,” harap Aksan.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Kabid Tibum Tranmas, Aprialdi Said langsung turun tangan. Aprialdi berjanji, ke depan, hal ini bakal diwanti-wanti. Hal ini merujuk pada Perda 12 Tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum. “Kami bakal beri arahan dan himbauan nantinya kepada seluruh pihak. Pakaian adat adalah hal yang sakral, tidak sembarangan. Ini sudah mengganggu ketertiban, bisa kami tindak sesuai aturan,” tukas Aprialdi Said. (<b>Ola</b>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/usai-17-agustus-waria-berbaju-suntiang-hebohkan-masyarakat-pasaman/">Usai 17 Agustus, Waria Berbaju Suntiang Hebohkan Masyarakat Pasaman</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 34/62 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.010 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 20:26:57 by W3 Total Cache
-->