<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#wajibpajak Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/wajibpajak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/wajibpajak/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jan 2020 04:35:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#wajibpajak Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/wajibpajak/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wajib Pajak Mentawai Diimbau Laporkan SPT Tahunan</title>
		<link>https://prokabar.com/wajib-pajak-mentawai-diimbau-laporkan-spt-tahunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2020 04:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kepulauanmentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[#spttahunan]]></category>
		<category><![CDATA[#wajibpajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=57267</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mentawai, Prokabar — Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tuapeijat Syamsuir mengimbau kepada para wajib pajak agar segera memenuhi kewajibannya. &#8220;Kami mengimbau...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wajib-pajak-mentawai-diimbau-laporkan-spt-tahunan/">Wajib Pajak Mentawai Diimbau Laporkan SPT Tahunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>Mentawai, Prokabar —</strong> Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Tuapeijat Syamsuir mengimbau kepada para wajib pajak agar segera memenuhi kewajibannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami mengimbau kepada wajib pajak orang pribadi dan wajib pajak badan di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai agar segera melaporkan SPT tahunannya,&#8221; kata Syamsuir di Tuapeijat, dilansir MC Mentawai, (17/1).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk diketahui, batas waktu pelaporan SPT tahunan bagi wajib pajak pribadi yaitu mulai 1 Januari hingga 31 Maret. Sedangkan batas waktu bagi wajib pajak badan dari 1 Januari hingga 30 April.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Syamsuir menekankan bahwa bagi warga yang sudah wajib pajak atau memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) wajib membayar pajak dan melaporkan SPT tahunannya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Adapun syarat melaporkan SPT tahunan, kata Syamsuir, bagi ASN/TNI/Polri harus menyertakan bukti potong 1721 A-2, sedangkan wajib pajak badan menyertakan 1721 A-1.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Untuk proses pelaporan SPT tahunan bisa melalui aplikasi online yakni djp online dan bagi yang kurang paham dalam pengisiannya dapat datang langsung ke kantor KP2KP di Tuapeijat.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia mengingatkan bahwa bagi wajib pajak yang tidak melaporkan SPT tahunannya akan dikenakan sanksi berupa denda Rp100.000 bagi orang pribadi dan wajib pajak badan Rp1 juta. <b>(*)</b></span></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/wajib-pajak-mentawai-diimbau-laporkan-spt-tahunan/">Wajib Pajak Mentawai Diimbau Laporkan SPT Tahunan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Akan Revisi Sanksi Administrasi Perpajakan</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-akan-revisi-sanksi-administrasi-perpajakan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2019 07:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkeu]]></category>
		<category><![CDATA[#PAjak]]></category>
		<category><![CDATA[#wajibpajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=46052</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Untuk menguatkan perekonomian Indonesia dan meningkatkan kepatuhan wajib Pajak (WP), pemerintah akan melonggarkan beberapa aturan perpajakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan dan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-revisi-sanksi-administrasi-perpajakan/">Pemerintah Akan Revisi Sanksi Administrasi Perpajakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Untuk menguatkan perekonomian Indonesia dan meningkatkan kepatuhan wajib Pajak (WP), pemerintah akan melonggarkan beberapa aturan perpajakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan.</p>
<p>Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan mengatakan, salah satu yang akan direvisi pemerintah dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan adalah sanksi administratif perpajakan.</p>
<p>“Pemerintah akan menerapkan pengaturan ulang seperti sanksi bunga atas kekurangan bayar karena pembetulan SPT Tahunan dan SPT Masa yang saat ini tarifnya sebesar 2% perbulan dari pajak kurang dibayar, menjadi suku bunga acuan ditambah 5% dibagi 12 bulan (suku bunga acuan + 5%)/12 bulan. Besaran bunga per bulan dan denda ditetapkan Menkeu,” kata Robert beberapa waktu lalu.</p>
<p>Kemudian, sanksi bunga atas kekurangan bayar karena penetapan Surat Ketetapan Pajak (SKP) yang saat ini tarifnya sebesar 2% perbulan dari pajak kurang dibayar, menurut Dirjen Pajak, akan diubah perhitungannya menjadi suku bunga acuan ditambah 10% dibagi 12 bulan atau (suku bunga acuan + 10%)/12. Besaran bunga per bulan dan denda ditetapkan Menkeu.</p>
<p>Lebih lanjut, sanksi denda bagi PKP yang tidak membuat Faktur Pajak atau membuat Faktur Pajak tidak tepat waktu yang saat ini dikenakan 2% dari dasar pengenaan pajak, nanti akan dikenakan sebesar 1% dari dasar pengenaan pajak.</p>
<p>Selanjutnya, sanksi denda bagi pengusaha yang tidak lapor usaha untuk dikukuhkan menjadi PKP saat ini tidak dikenakan sanksi, namun nanti, menurut Dirjen Pajak, akan dikenakan sanksi sebesar 1% dari dasar pengenaan pajak untuk kesetaraan dengan PKP yang tidak membuat faktur pajak atau membuat faktur pajak tidak tepat waktu. <strong>(*/hdp)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-akan-revisi-sanksi-administrasi-perpajakan/">Pemerintah Akan Revisi Sanksi Administrasi Perpajakan</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 29/63 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:28:54 by W3 Total Cache
-->