<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#vaksinisasi Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/vaksinisasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/vaksinisasi/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 31 Jan 2021 13:57:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#vaksinisasi Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/vaksinisasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Besok, Nakes dan Pejabat Tinggi Pasaman Barat Akan Divaksin</title>
		<link>https://prokabar.com/besok-nakes-dan-pejabat-tinggi-pasaman-barat-akan-divaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2021 13:57:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#OLA]]></category>
		<category><![CDATA[#PasamanBarat]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasaman Barat, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bakal memulai vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan beberapa pejabat di daerah itu. Pasalnya, sebanyak 3.680 dosis vaksin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/besok-nakes-dan-pejabat-tinggi-pasaman-barat-akan-divaksin/">Besok, Nakes dan Pejabat Tinggi Pasaman Barat Akan Divaksin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pasaman Barat, Prokabar — </strong>Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bakal memulai vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan beberapa pejabat di daerah itu. Pasalnya, sebanyak 3.680 dosis vaksin corona sudah tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasaman Barat. Rencananya, proses vaksinasi bakal dimuali awal Februari mendatang.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Jon Hardi menjelaskan, saat ini ribuan vaksin tersebut sedang disimpan di tempat khusus agar keamanannya terjaga.</p>
<p>“Vaksin tersebut disimpan di ruangan farmasi milik Dinkes,” Jon Hardi.</p>
<p>Ia menjelaskan, saat ini vaksin tersebut tengah dijaga ketat dengan tim gabungan bersama polisi.</p>
<p>“Rencananya awal Februari ini direalisasikan. Tahap pertama untuk 10 pejabat tinggi di Pasaman Barat diikuti tenaga kesehatan. Sebelum penyuntikan, kita bakal melakukan cek kesehatan secara keseluruhan. Bila calon penerima kesehatannya aman, maka dilakukan penyuntikan vaksin,” pungkas Jon Hardi. (<strong>Ola</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/besok-nakes-dan-pejabat-tinggi-pasaman-barat-akan-divaksin/">Besok, Nakes dan Pejabat Tinggi Pasaman Barat Akan Divaksin</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Lubuk Basung Siapkan 10 Orang Tenaga Medis Penyelanggara Vaksinasi</title>
		<link>https://prokabar.com/rsud-lubuk-basung-siapkan-10-orang-tenaga-medis-penyelanggara-vaksinasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 16:30:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung telah menyiapkan 10 tenaga medis sebagai tim khusus untuk penyelenggara vaksinasi pada Februari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rsud-lubuk-basung-siapkan-10-orang-tenaga-medis-penyelanggara-vaksinasi/">RSUD Lubuk Basung Siapkan 10 Orang Tenaga Medis Penyelanggara Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar — R</strong>umah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung telah menyiapkan 10 tenaga medis sebagai tim khusus untuk penyelenggara vaksinasi pada Februari 2021 nanti. Khusus di RSUD Lubuk Basung sendiri, telah diajukan 270 orang dari 387 orang yang disetujui untuk divaksin.</p>
<p>Direktur RSUD Lubuk Basung, Syafrizal Antoni menjelaskan untuk mereka yang divaksin terdapat beberapa kriteria memenuhi syarat. Seperti pegawai di luar atau tidak sedang mengalami penyakit dalam atau komorbid, pernah terinfeksi positif covid-19, dan pegawai sedang hamil dan menyusui.</p>
<p>&#8220;Persiapan kita adalah telah melatih 10 orang tenaga medis dari pihak berkompeten dari Batam. Dan mereka telah siap untuk mensukseskan program vaksinasi,&#8221; ungkapnya, Kamis (21/1).</p>
<p>Khusus di Kabupaten Agam lanjutnya, vaksinasi direncanakan bulan Februari 2021. &#8220;Sebelum sejumlah orang yang akan divaksin nantinya, harus melalui skrining atau tiga tahapan pemeriksaan terlebih dahulu. Sehingga prosesnya benar-benar aman dan sukses nantinya,&#8221; tukuk Syafrizal Antoni. (<strong>rud)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/rsud-lubuk-basung-siapkan-10-orang-tenaga-medis-penyelanggara-vaksinasi/">RSUD Lubuk Basung Siapkan 10 Orang Tenaga Medis Penyelanggara Vaksinasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Agam Siap Sukseskan Vaksinasi, Sasar 66.342 Botol Vaksin untuk ASN Tahap I</title>
		<link>https://prokabar.com/pemkab-agam-siap-sukseskan-vaksinasi-sasar-66-342-botol-vaksin-untuk-asn-tahap-i/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jan 2021 15:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#Agam]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#RUD]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80664</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lubuk Basung, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mensukseskan Program Vaksinasi dari Pemerintah Pusat. Hal itu disampaikan Setda Kabupaten Agam,...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-agam-siap-sukseskan-vaksinasi-sasar-66-342-botol-vaksin-untuk-asn-tahap-i/">Pemkab Agam Siap Sukseskan Vaksinasi, Sasar 66.342 Botol Vaksin untuk ASN Tahap I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Lubuk Basung, Prokabar —</strong> Pemerintah Kabupaten Agam telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mensukseskan Program Vaksinasi dari Pemerintah Pusat. Hal itu disampaikan Setda Kabupaten Agam, Martias Wanto disela-sela kesibukannya ditemui Prokabar.com, beberapa waktu lalu.</p>
<p>Selain telah menetapkan 23 puskesmas Plus RSUD Lubuk Basung sebagai lokasi penyelenggara penyuntikan vaksin, puluhan tenaga medis juga telah dilatih untuk sebagai petugas khusus vaksinasi.</p>
<p>Martias Wanto mengatakan ASN Kabupaten Agam telah siap untuk divaksin, dan menjadi pelopor pertama kesuksesan program tersebut.</p>
<p>&#8220;Dijadwalkan kita Kabupaten Agam mendapat kesempatan Tahap II pada Februari 2021 mendatang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Martias Wanto juga menghimbau seluruh masyarakat, untuk tidak terperdaya berita hoak yang banyak beredar. &#8220;Jangan pernah tidak terpancing isu dan berita bohong tentang vaksin, yang terus beredar di berbagai media sosial. Karena disengaja memperkeruh suasana sehingga berdampak buruk pada keamanan kita bernegara,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tidak akan mungkin menganiaya dan menyengsarakan rakyatnya. Itu pasti,&#8221; tegas Martias.</p>
<p>Sementara itu, Khasman Zaini, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Agam menambahkan, terkait program vaksinasi di Kabupaten Agam, berkesempatan pada tahap ke dua di Provinsi Sumatera Barat. Untuk tahap awal, Padang dan Pesisir Selatan menjadi daerah pertama melaksanakan vaksinasi.</p>
<p>&#8220;Setelah melakukan rapat OPD dengan Forkopimda Kabupaten Agam beberapa waktu lalu, kita telah menyusun strategi mensukseskan program vaksinasi ini. Tahap awal, ASN menjadi progres pertama. Selanjutnya pada TNI, Polri dan instansi lainnya,&#8221; ulasnya.</p>
<p>Jumlah vaksin tahap pertama berjumlah 66.342 varial atau botol. Sementara, sasaran yang mendapatkan vaksinasi untuk usia 18 sampai 59 tahun, diutamakan ASN.</p>
<p>&#8220;Program ini harus kita dukung bersama. Agar wabah pandemi covid-19 dapat berakhir. Kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu tabayun dan menangkal berita hoak atau bohong. Sehingga tidak termakan adu domba dan perpecahan, merugikan kita nantinya,&#8221; pungkas Khasman Zaini. (<strong>rud</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemkab-agam-siap-sukseskan-vaksinasi-sasar-66-342-botol-vaksin-untuk-asn-tahap-i/">Pemkab Agam Siap Sukseskan Vaksinasi, Sasar 66.342 Botol Vaksin untuk ASN Tahap I</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang yang Telah Divaksin Masih Bisa Kena Covid, Ini Penjelasan Epidemiolog Unand</title>
		<link>https://prokabar.com/orang-yang-telah-divaksin-masih-bisa-kena-covid-ini-penjelasan-epidemiolog-unand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 02:10:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#Unand]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80484</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang, Prokabar — Epidemiolog Universitas Andalas Defriman Djafri, Ph. D mengatakan orang yang telah divaksin masih bisa atau ada kemungkinan terinfeksi COVID-19 jika tidak menerapkan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/orang-yang-telah-divaksin-masih-bisa-kena-covid-ini-penjelasan-epidemiolog-unand/">Orang yang Telah Divaksin Masih Bisa Kena Covid, Ini Penjelasan Epidemiolog Unand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang, Prokabar — </strong>Epidemiolog Universitas Andalas Defriman Djafri, Ph. D mengatakan orang yang telah divaksin masih bisa atau ada kemungkinan terinfeksi COVID-19 jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik.</p>
<div data-reader-unique-id="9">
<p data-reader-unique-id="10">&#8220;Kemungkinan dia terinfeksi juga ada, kalau tidak mematuhi protokol kesehatan meskipun telah divaksin,&#8221; kata dia dilansir dari Humas Unand, Senin (18/1).</p>
<p data-reader-unique-id="11">Ia menjelaskan orang yang sudah divaksin namun terinfeksi COVID-19 dikarenakan antibodi belum terbentuk dalam tubuh pasca disuntik vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Perlu dipahami, lanjut dia, setidaknya butuh waktu 14 hari pasca disuntik vaksin agar antibodi atau kekebalan dalam tubuh terbentuk dengan maksimal.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Oleh sebab itu, jangan sampai ada anggapan bila telah divaksin maka akan langsung kebal terhadap virus. Padahal, kinerja vaksin dalam tubuh juga memerlukan waktu.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Menurut Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia, Provinsi Sumatera Barat tersebut kesalahpahaman itu bisa saja terjadi di masyarakat maka perlu diantisipasi sedini mungkin.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Selain itu, vaksin Sinovac sebanyak tiga juta dosis yang ada belum diketahui apakah bisa menyesuaikan dengan mutasi COVID-19 jenis baru.</p>
<p data-reader-unique-id="16">&#8220;Sebab vaksin dibuat dengan varian yang lama. Lalu pertanyaannya apakah mutasi virus ini sudah diantisipasi vaksin Sinovac,&#8221; ujar Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Lebih jauh, hal itu setidaknya butuh kejelasan dari vaksinolog merupakan orang yang bisa menjawab persoalan tersebut, katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Pada intinya, meskipun vaksinasi telah dimulai pada Rabu (13/1) penerapan protokol kesehatan tetap wajib harus dilakukan oleh masyarakat.</p>
<p data-reader-unique-id="19">Tidak cukup hanya memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak, Defriman menambahkan dua hal lain yakni membatasi mobilitas sosial serta menambah rutinitas mandi harus dilakukan agar lebih optimal. (*)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/orang-yang-telah-divaksin-masih-bisa-kena-covid-ini-penjelasan-epidemiolog-unand/">Orang yang Telah Divaksin Masih Bisa Kena Covid, Ini Penjelasan Epidemiolog Unand</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Dia Kriteria Kelompok yang Tidak Dapat Vaksin Covid</title>
		<link>https://prokabar.com/ini-dia-kriteria-kelompok-yang-tidak-dapat-vaksin-covid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2021 02:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah telah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, Rabu (13/1)) lalu, ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-kriteria-kelompok-yang-tidak-dapat-vaksin-covid/">Ini Dia Kriteria Kelompok yang Tidak Dapat Vaksin Covid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah telah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, Rabu (13/1)) lalu, ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Untuk dapat mencapai kekebalan komunal atau <em data-reader-unique-id="6">herd immunity</em>, Pemerintah menargetkan vaksinasi pada 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 181,5 juta jiwa. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan kemudian petugas pelayanan publik.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Untuk keperluan program vaksinasi ini, Pemerintah telah mengamankan 426 juta dosis vaksin yang berasal dari beberapa perusahaan dan negara yang berbeda. Dari total tersebut, telah tiba di Tanah Air vaksin COVID-19 produksi Sinovac Biotech Inc dengan rincian 3 juta dosis vaksin COVID-19 siap pakai serta 15 juta bahan baku vaksin COVID-19 yang langsung diolah oleh BUMN Bio Farma.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Sebagaimana dikutip dari laman covid19.go.id, vaksin COVID-19 produksi Sinovac tersebut tidak dapat diberikan kepada orang-orang dengan kriteria tertentu, yaitu:<br data-reader-unique-id="10" />1. Memiliki riwayat konfirmasi COVID-19;<br data-reader-unique-id="11" />2. Wanita hamil dan menyusui;<br data-reader-unique-id="12" />3. Berusia di bawah 18 tahun;<br data-reader-unique-id="13" />4. Tekanan darah di atas 140/90;<br data-reader-unique-id="14" />5. Mengalami gejala ISPA seperti batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir;<br data-reader-unique-id="15" />6. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit COVID-19;<br data-reader-unique-id="16" />7. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah;<br data-reader-unique-id="17" />8. Menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner);<br data-reader-unique-id="18" />9. Menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya);<br data-reader-unique-id="19" />10. Menderita penyakit ginjal;<br data-reader-unique-id="20" />11. Menderita penyakit Reumatik Autoimun/Rhematoid Arthritis;<br data-reader-unique-id="21" />12. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis;<br data-reader-unique-id="22" />13. Menderita penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun;<br data-reader-unique-id="23" />14. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi;<br data-reader-unique-id="24" />15. Menderita penyakit Diabetes Melitus;<br data-reader-unique-id="25" />16. Menderita HIV; dan<br data-reader-unique-id="26" />17. Memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC);</p>
<p data-reader-unique-id="27">Disebutkan, penderita penyakit diabetes melitus, HIV, atau yang memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC) dalam kondisi tertentu bisa diberikan vaksin COVID-19. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/ini-dia-kriteria-kelompok-yang-tidak-dapat-vaksin-covid/">Ini Dia Kriteria Kelompok yang Tidak Dapat Vaksin Covid</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</title>
		<link>https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2021 00:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<category><![CDATA[#whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/">Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 melakukan registrasi di mana pun.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Sementara ini registrasi melalui WA tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Setelah terverifikasi, tenaga kesehatan dapat mendaftarkan diri untuk membuat janji di fasilitas kesehatan sekitar dan mendapatkan konfirmasi terkait waktu dan tempat pelaksanaan vaksin. Jika tenaga kesehatan tidak terdaftar, proses registrasi juga dapat dilakukan melalui chatbot.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Vice President Kebijakan dan Komunikasi WhatsApp Victoria Grand menyampaikan bahwa Kolaborasi WhatsApp dengan Pemerintah Indonesia terkait Vaksinasi COVID-19 menjadi yang pertama kalinya di dunia, dimana Chatbot WhatsApp digunakan untuk mempermudah proses bagi para tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksin di Indonesia. Tentunya dengan dibarengi dengan privasi tinggi terhadap data.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Kami berharap tim medis yang telah dengan sangat berani berada di garda terdepan selama hampir satu tahun, akan mendapat proses yang aman dan mudah dalam mendaftarkan diri untuk mendapatkan vaksin,” kata Victoria Grand dalam rilis dari Kemenkes, Sabtu (16/1).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Penerima vaksinasi COVID-19 bisa langsung mengirimkan pesan ke nomor WA itu dengan mengetik kata kunci ‘Vaksin’. Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa penerima vaksinasi adalah tenaga kesehatan.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Selanjutnya, tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan 6 angka terakhir Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Langkah selanjutnya akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Berikutnya Chatbot akan membagikan jadwal vaksin untuk dikonfirmasi. Setelah itu tiket <em data-reader-unique-id="14">QR code</em> akan dibagikan bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="15">Para tenaga kesehatan juga dapat mengecek nama mereka di situs pedulilindungi.id. Jika belum terdaftar, sasaran diminta segera mengajukan program vaksinasi dengan mengirimkan data diri ke email vaksin@pedulilindungi.id.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Selain melalui WA, Kemenkes juga menyediakan <em data-reader-unique-id="17">channel</em> registrasi vaksinasi COVID melalui:<br data-reader-unique-id="18" />– SMS Blast PEDULICOVID:<br data-reader-unique-id="19" /><em data-reader-unique-id="20">– Website</em> pedulilindungi.id,<br data-reader-unique-id="21" />– email vaksin@pedulilindungi.id,<br data-reader-unique-id="22" />– <em data-reader-unique-id="23">call</em>/UMB *119#, dan<br data-reader-unique-id="24" />– Hotline Vaksinasi COVID-19 119 Ext 9.</p>
<p data-reader-unique-id="25">Mengingat pentingnya program vaksinasi, pemerintah berharap masyarakat mendukung dan berpartisipasi aktif mengikuti setiap tahapan pelaksanaannya. Pemerintah juga menjamin keamanan data penerima vaksinasi COVID-19 sesuai peraturan perundang-undangan. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/pemerintah-kerjasama-dengan-whatsapp-terkait-vaksinisasi/">Pemerintah Kerjasama dengan WhatsApp Terkait Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masyarakat yang Ingin Daftar Ulang Vaksin Bisa Pakai Aplikasi Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/masyarakat-yang-ingin-daftar-ulang-vaksin-bisa-pakai-aplikasi-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 03:14:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pelindungdiri]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Aplikasi pedulilindungi dapat memudahkan masyarakat melakukan registrasi ulang vaksinasi COVID-19 pada berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Dengan begitu, setiap individu dapat melakukan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-yang-ingin-daftar-ulang-vaksin-bisa-pakai-aplikasi-ini/">Masyarakat yang Ingin Daftar Ulang Vaksin Bisa Pakai Aplikasi Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Aplikasi pedulilindungi dapat memudahkan masyarakat melakukan registrasi ulang vaksinasi COVID-19 pada berbagai fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Dengan begitu, setiap individu dapat melakukan pendaftaran di tempat tinggalnya masing-masing.</p>
<p data-reader-unique-id="3">&#8220;Digunakan untuk melakukan registrasi ulang bagi masyarakat penerima vaksin,&#8221; kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate dilansir Kamis (14/1).</p>
<p data-reader-unique-id="4">Peran aplikasi di atas sangat penting dalam memastikan masyarakat mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui fasyankes. Melalui aplikasi ini, masyarakat akan terbantu dalam mengetahui tempat, waktu melakukan vaksinasi dan informasi lainnya.</p>
<p data-reader-unique-id="5">&#8220;Aplikasi milik Kementerian Kominfo dan Kementerian BUMN yang memiliki peran registrasi ulang peserta yang terjadwal melakukan suntik vaksin pertama kali,&#8221; katanya.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Begitu pentingnya aplikasi di atas, lanjut Johnny, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses. Karena, masih terdapat masyarakat yang terkendala dengan akses jaringan maupun gagap teknologi.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Para petugas tersebut, akan siap siaga dalam membantu setiap masyarakat menggunakan aplikasi pedulilindungi pada setiap fasyankes.</p>
<p data-reader-unique-id="8">&#8220;Masyarakat yang sulit mengakses secara online, maka akan dibantu secara <em data-reader-unique-id="10">offline</em> oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/masyarakat-yang-ingin-daftar-ulang-vaksin-bisa-pakai-aplikasi-ini/">Masyarakat yang Ingin Daftar Ulang Vaksin Bisa Pakai Aplikasi Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Vaksinisasi Resmi Dimulai, Presiden Terima Dosis Pertama</title>
		<link>https://prokabar.com/program-vaksinisasi-resmi-dimulai-presiden-terima-dosis-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 04:49:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[#jokowidodo]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80268</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia, Rabu (13/01). Ini ditandai dengan pemberian suntikan dosis vaksin...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/program-vaksinisasi-resmi-dimulai-presiden-terima-dosis-pertama/">Program Vaksinisasi Resmi Dimulai, Presiden Terima Dosis Pertama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah resmi memulai program vaksinasi COVID-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia, Rabu (13/01).</p>
<p data-reader-unique-id="5">Ini ditandai dengan pemberian suntikan dosis vaksin pertama kepada Presiden RI Joko Widodo, di beranda depan Istana Merdeka, Jakarta.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Terdapat empat tahapan yang dilalui oleh Presiden saat menerima suntikan vaksin COVID-19.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Pertama, pendaftaran dan verifikasi data yang dilakukan di Meja 1. Selanjutnya, Presiden berpindah ke Meja 2 untuk dilakukan skrinning berupa anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana.</p>
<p data-reader-unique-id="9">Di Meja 2, petugas antara lain mengecek tekanan darah dan suhu tubuh Presiden. Tercatat Presiden memiliki tekanan darah 130/60 mmHg dengan suhu 36,3 derajat celcius.</p>
<p data-reader-unique-id="10">“Tekanan darah Bapak 130/60, sehat. Kalau tekanan darahnya di atas 140 tidak diberikan (suntikan vaksin),” ujar petugas.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Selain itu, petugas juga menanyakan sejumlah pertanyaan untuk penapisan, antara lain konfirmasi tidak pernah terpapar COVID-19; riwayat batuk, demam, dan pilek selama 7 hari terakhir; serta riwayat penyakit jantung atau riwayat penyakit penyerta lainnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Di sini saya tulis layak untuk vaksinasi ya,” ujar petugas setelah melakukan skrinning.</p>
<p data-reader-unique-id="13">Kemudian, Presiden menuju ke Meja 3 untuk menerima suntikan vaksin COVID-19. Di sini Presiden yang tampak mengenakan kemeja putih lengan pendek diberikan suntikan oleh vaksinator Prof. dr. Abdul Muthalib yang juga merupakan dokter kepresidenan.</p>
<p data-reader-unique-id="14">“Saya akan mengambil vaksin (COVID-19) dari <em data-reader-unique-id="15">coolbox </em>yang akan disuntikkan kepada Bapak Presiden,” ujar petugas sembari memperlihatkan vaksin yang diambil.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Vaksin kemudian diserahkan pada vaksinator untuk kemudian disuntikkan kepada Presiden. “Enggak terasa sama sekali,” ujar Presiden saat ditanya oleh vaksinator usai disuntik.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Usai divaksin, Kepala Negara menuju ke Meja 4 untuk pencatatan. Presiden juga harus menunggu selama 30 menit untuk mengantisipasi apabila ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Sebagai penerima vaksin, Presiden juga diberi kartu vaksinasi dan penanda edukasi  pencegahan COVID-19. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/program-vaksinisasi-resmi-dimulai-presiden-terima-dosis-pertama/">Program Vaksinisasi Resmi Dimulai, Presiden Terima Dosis Pertama</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Vaksin Gratis Dimulai Hari Ini</title>
		<link>https://prokabar.com/program-vaksin-gratis-dimulai-hari-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 02:08:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Pemerintah akan memulai program vaksinasi COVID-19 secara gratis pada hari ini, Rabu, (13/1)). Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan menjadi penerima...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/program-vaksin-gratis-dimulai-hari-ini/">Program Vaksin Gratis Dimulai Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Pemerintah akan memulai program vaksinasi COVID-19 secara gratis pada hari ini, Rabu, (13/1)). Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan menjadi penerima pertama vaksin tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="3">“Insyaallah, Bapak-Ibu kita akan mulai di hari Rabu dan akan dimulai oleh Bapak Presiden,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, beberapa saat lalu, di Kantor Presiden, Jakarta.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan persetujuan penggunaan darurat atau <em data-reader-unique-id="5">emergency use authorization </em>(EUA) untuk vaksin COVID-19.</p>
<p data-reader-unique-id="7">“Pada hari ini, Senin, tanggal 11 Januari 2021, Badan POM memberikan izin penggunaan dalam kondisi <em data-reader-unique-id="8">emergency</em> (<em data-reader-unique-id="9">emergency use authorization</em>) untuk vaksin COVID-19 yang pertama kali kepada vaksin CoronoVac produksi Sinovac Biotech Inc. yang bekerja sama dengan PT Bio Farma,” ujar Kepala BPOM Penny K. Lukito dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (11/1)).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin tersebut halal dan suci.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Yang terkait aspek kehalalan, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor, rapat Komisi Fatwa menyepakati bahwa vaksin COVID-19 yang diproduksi Sinovac Lifescience yang sertifikasinya diajukan Bio Farma, suci dan halal,” ujar Ketua MUI Bidang Fatwa KH. Asrorun Niam Sholeh, Jumat (8/1).</p>
<p data-reader-unique-id="12">Sebagaimana disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin, program vaksinasi adalah salah satu strategi utama untuk menyelesaikan masalah pandemi COVID-19 dan dibutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk dapat menyelesaikan program ini. Untuk itu, ia berharap dukungan serta partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Mudah-mudahan yang apa yang kita lakukan di sini bisa diikuti, bisa dikerjasamakan, bisa didukung oleh seluruh rakyat Indonesia karena tidak mungkin pemerintah bisa melakukan ini sendiri. Saya percaya bahwa bersama kita bisa,” ujar Budi saat menyambut kedatangan 1,8 juta vaksin COVID-19 di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, akhir Desember silam.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Pemberian vaksin akan dilakukan pada sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia untuk memperoleh kekebalan komunitas atau <em data-reader-unique-id="15">herd immunity</em>. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pertama adalah para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan COVID-19.</p>
<p data-reader-unique-id="16">Selanjutnya adalah petugas pelayanan publik serta kelompok usia lanjut (60 tahun ke atas). Vaksinasi kepada kelompok usia lanjut akan dilakukan setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok tersebut.</p>
<p data-reader-unique-id="17">Kemudian, masyarakat rentan dengan risiko penularan tinggi, serta masyarakat lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Namun, sejalan dengan program vaksinasi, Menkes tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menaati protokol kesehatan 3M karena pandemi belum berakhir.</p>
<p data-reader-unique-id="19">“Dengan berjalannya program vaksinasi ini kita justru harus tetap menjalankan protokol kesehatan; mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” pungkasnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/program-vaksin-gratis-dimulai-hari-ini/">Program Vaksin Gratis Dimulai Hari Ini</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>15 Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Tanah Air</title>
		<link>https://prokabar.com/15-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-tanah-air/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 08:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#sinovac]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Kedatangan vaksin sebanyak 15 juta dosis vaksin COVID-19 dalam bentuk curah (Bulb) dari perusahaan farmasi Sinovac disambut oleh tiga menteri yakni Menteri...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/15-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-tanah-air/">15 Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Kedatangan vaksin sebanyak 15 juta dosis vaksin COVID-19 dalam bentuk curah (Bulb) dari perusahaan farmasi Sinovac disambut oleh tiga menteri yakni Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qaumas, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (12/1).</p>
<p data-reader-unique-id="3">Dilansir Prokabar dari InfoPublik, bahan baku vaksin yang didatangkan langsung dari negara asal perusahaan farmasi Sinovac yakni Tiongkok. Bahan curah ini datang sekitar pukul 12.00 WIB dengan menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta Tangerang, Banten.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Bahan baku vaksin ini melengkapi 1,8 juta dosis yang telah tiba di Indonesia pada 31 Desember 2020 dan 1,2 yang tiba pada 6 Desember 2020 lalu. Sehingga total dosis vaksin yang telah berada di Indonesia adalah sebanyak 18 juta.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Pengiriman bahan baku vaksin ini dilakukan dengan peralatan menggunakan suhu pendingin khusus. Pengiriman melibatkan sejumlah pihal diantaranya Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Indonesia di Tiongkok terkait izin ekspor vaksin dalam bentuk curah.</p>
<p data-reader-unique-id="6">Terlihat pengamanan yang dilakukan oleh aparat gabungan Polri dan TNI sangat ketat menjaga sekitar pesawat. Hal itu, dilakukan demi memastikan vaksin aman sampai ke masyarakat saat ini.</p>
<p data-reader-unique-id="7">Bahan curah ini kemudian akan dikirimkan ke Bio Farma sebagai perusahaan yang akan mengolahnya menjadi vaksin. Selanjutnya akan dikemas dan diproduksi lebih lanjut oleh Pt. Bio Farma yang telah mendapat izin dari pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Sebelumnya, pemerintah menargetkan akhir 2021 dapat menerima sekitar 426 juta dosis vaksin COVID-19 dari berbagai perusahaan farmasi. Untuk menggapai tahapan kekebalan komunal dalam memutus mata rantai penyebaran virus.</p>
<p data-reader-unique-id="9">&#8220;Total yang akan kita terima pada akhir tahun ini sekitar 426 juta vaksin,&#8221; ujar Presiden&#8217; Joko Widodo beberapa waktu lalu.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Ditegaskan Presiden, langkah di atas sangat penting dilakukan oleh pemerintah dalam menghentikan penyebaran virus berbahaya tersebut. Dengan melakukannya, dapat membuat setiap individu menjadi kebal dari infeksi COVID-19. &#8220;Vaksin yang ini sudah cukup untuk mencapai yang namanya kekebalan komunal,&#8221; kata Kepala Negara.</p>
<p data-reader-unique-id="11">Dalam menggapai tahapan tersebut, sebanyak 70 persen dari penduduk Indonesia harus mendapatkan suntikan vaksin ini. Artinya, sekitar 182 juta orang harus di vaksinasi dalam mencapai tahapan kekebalan komunal. Kemudian, setiap individu juga harus mendapatkan vaksinasi sebanyak dua kali, agar khasiat dari vaksin optimal.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Saat ini, pemerintah sudah bekerjasama dengan banyak perusahaan farmasi untuk mendatangkan total mencapai 329 juta dosis. Dengan rincian vaksin tersebut dari Sinovac sebanyak 125 juta dosis, Novavax sebanyak 50 juta dosis, Covax Gavi sebanyak 54 juta dosis, Astrazaneca 50 juta dosis, dan Pfizer 50 juta dosis. (*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/15-juta-dosis-vaksin-kembali-mendarat-di-tanah-air/">15 Juta Dosis Vaksin Kembali Mendarat di Tanah Air</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menag Minta Umat Tak Ragu Ikut Program Vaksinisasi</title>
		<link>https://prokabar.com/menag-minta-umat-tak-ragu-ikut-program-vaksinisasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 07:54:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=80214</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar —  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh umat beragama di Indonesia untuk tidak ragu berpartisipasi dalam program vaksinasi yang segera akan dijalankan...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menag-minta-umat-tak-ragu-ikut-program-vaksinisasi/">Menag Minta Umat Tak Ragu Ikut Program Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong> Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh umat beragama di Indonesia untuk tidak ragu berpartisipasi dalam program vaksinasi yang segera akan dijalankan pemerintah.</p>
<p data-reader-unique-id="5">Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers menyambut kedatangan 15 juta bahan baku vaksin COVID-19, di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Saya ingin meminta kepada seluruh umat beragama, seluruh umat beragama yang sesuai dengan kriteria dan syarat kesehatan yang ditentukan, agar untuk jangan ragu mengikuti vaksinasi COVID-19 apabila nanti gilirannya sudah tiba,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="8">Menag menyampaikan, vaksinasi merupakan bagian dari upaya untuk menjalankan ajaran agama untuk saling melindungi.</p>
<p data-reader-unique-id="9">“Semua agama tanpa terkecuali mengajarkan kita untuk saling melindungi satu di antara yang lain, dan vaksinasi ini bagian dari upaya untuk menjalankan ajaran agama tersebut,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="10">Program vaksinasi sendiri, imbuhnya, adalah upaya pemerintah untuk melindungi warganya.</p>
<p data-reader-unique-id="11">“Ini adalah ikhtiar atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaan pemerintah kepada warga negaranya, kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia,” tuturnya.</p>
<p data-reader-unique-id="12">Menag menambahkan bahwa vaksin COVID-19 sudah memperoleh fatwa halal dan suci dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.</p>
<p data-reader-unique-id="13">“Artinya, vaksin ini boleh digunakan untuk seluruh umat Islam selama terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten,” ujarnya.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Menutup keterangannya, Menag menekan bahwa vaksin bukanlah obat melainkan upaya pencegahan. Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serte mencuci tangan).</p>
<p data-reader-unique-id="15">“Vaksin ini, sekali lagi, bukan obat tapi upaya pencegahan. Oleh karena itu, harus dilakukan secara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,” pungkasnya. <strong data-reader-unique-id="16">(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/menag-minta-umat-tak-ragu-ikut-program-vaksinisasi/">Menag Minta Umat Tak Ragu Ikut Program Vaksinisasi</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vaksinisasi Covid Akan Dimulai 13 Januari</title>
		<link>https://prokabar.com/vaksinisasi-covid-akan-dimulai-13-januari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi5]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 02:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#covid]]></category>
		<category><![CDATA[#hdp]]></category>
		<category><![CDATA[#pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksin]]></category>
		<category><![CDATA[#vaksinisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=79917</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Prokabar — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menyatakan penyuntikan perdana vaksin COVID-19 akan dipimpin langsung Presiden Joko Widodo secara simbolis pada 13 Januari...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/vaksinisasi-covid-akan-dimulai-13-januari/">Vaksinisasi Covid Akan Dimulai 13 Januari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Prokabar — </strong>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M.Tito Karnavian menyatakan penyuntikan perdana vaksin COVID-19 akan dipimpin langsung Presiden Joko Widodo secara simbolis pada 13 Januari 2021.</p>
<p data-reader-unique-id="3">Menurut Mendagri,  vaksinasi tersebut kemudian dilanjutkan pada pada 14-15 Januari 2021 mendatang.</p>
<p data-reader-unique-id="4">Mendagri menegaskan, walaupun vaksinasi massal akan digelar, protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak (3M) harus tetap ditegakkan.</p>
<p data-reader-unique-id="6">“Kita jangan sampai kendor mengenai 3M ini, bukan hanya memakai masker jaga jarak dan cuci tangan secara benar dan sering, tapi kerumunan. Ini bisa menjadi <em data-reader-unique-id="7">superspreader</em>, percuma kita melakukan <em data-reader-unique-id="8">tracing</em>, nggak ada gunanya kalau masih ada kerumunan,&#8221; kata Mendagri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/1).</p>
<p data-reader-unique-id="10">Mendagri mengingatkan agar pemberian vaksinasi massal ini disosialisasikan dengan baik agar jangan sampai menimbulkan keributan di masyarakat.</p>
<p data-reader-unique-id="12">“Jangan sampai terjadi terjadi keributan juga karena vaksin seolah seperti emas bisa terjadi rebutan, kerumunan, lain-lain,&#8221; tambahnya.</p>
<p data-reader-unique-id="14">Ia mengimbau  kepala daerah membuat aturan terkait situasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan berkoordinasi dengan TNI/Polri dan Satpol PP serta mendirikan Posko COVID-19 di tiap daerah.</p>
<div dir="auto" data-reader-unique-id="16">Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah mengadakan perjanjian pembelian vaksin dengan sejumlah perusahaan farmasi produsen vaksin.</p>
<p data-reader-unique-id="18">Pada awal Desember 2020, Indonesia telah menerima 1,2 juta dosis vaksin corona Sinovac yang kemudian disusul 1,8 juta dosis lagi pada Selasa (31/12/2020). Total ada 3 juta dosis vaksin Sinovac yang sudah diterima. (*)</p>
</div>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/vaksinisasi-covid-akan-dimulai-13-januari/">Vaksinisasi Covid Akan Dimulai 13 Januari</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 42/176 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/12 queries in 0.019 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 22:54:48 by W3 Total Cache
-->