<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#uzbekistan Archives - Prokabar</title>
	<atom:link href="https://prokabar.com/tagar/uzbekistan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://prokabar.com/tagar/uzbekistan/</link>
	<description>Profesional Mengabarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Apr 2024 07:45:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://prokabar.com/wp-content/uploads/2017/08/cropped-1.-logo-prokabar-P-transparan--32x32.png</url>
	<title>#uzbekistan Archives - Prokabar</title>
	<link>https://prokabar.com/tagar/uzbekistan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Preview Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23; Mimpi Ulangi Sejarah 68 Tahun Lalu, Lolos ke Olimpiade!</title>
		<link>https://prokabar.com/preview-indonesia-u-23-vs-uzbekistan-u-23-mimpi-ulangi-sejarah-68-tahun-lalu-lolos-ke-olimpiade/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi7]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 07:45:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[#Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[#olimpiade]]></category>
		<category><![CDATA[#uzbekistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://prokabar.com/?p=119744</guid>

					<description><![CDATA[<p>Preview Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23; Mimpi Ulangi Sejarah 68 Tahun Lalu, Lolos ke Olimpiade! Doha, prokabar &#8211; Iim sepakbola Indonesia terakhir kali tampil...</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/preview-indonesia-u-23-vs-uzbekistan-u-23-mimpi-ulangi-sejarah-68-tahun-lalu-lolos-ke-olimpiade/">Preview Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23; Mimpi Ulangi Sejarah 68 Tahun Lalu, Lolos ke Olimpiade!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Preview Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23; Mimpi Ulangi Sejarah 68 Tahun Lalu, Lolos ke Olimpiade!</p>
<p><strong>Doha, prokabar</strong> &#8211; Iim sepakbola Indonesia terakhir kali tampil di ajang Olimpiade tahun 1956 di Melbourne, Australia. Kini, Timnas Indonesia U-23 berpeluang mengulang sejarah 68 tahun lalu, lolos ke Olimpiade 2024.</p>
<p>Namun, untuk lolos bukan perkara mudah. Timnas Indonesia U-23 harus menumbangkan Uzbekistan pada babak semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar pada Senin (29/4) malam, mulai pukul 21.00 WIB.</p>
<p>Sejak terakhir kali Indonesia ambil bagian dalam cabang olahraga sepak bola Olimpiade pada 1956 di Melbourne, Australia. Setelah itu Indonesia tak pernah lolos kualifikasi.</p>
<p>Masalahnya, di level U-23, saat ini Uzbekistan yang terbaik di Asia. Mereka juara pada 2018, semifinalis edisi 2020, dan runner up di 2022. Tahun ini target Uzbekistan mengulang kisah sukses 2018.</p>
<p>Adapun Indonesia statusnya pendatang baru. Baru tahun ini Indonesia lolos ke putaran final dan langsung menembus babak semifinal. Perjalanan Garuda Muda terbilang mengejutkan.</p>
<p>Kualitas Rizky Ridho dan kawan-kawan diapresiasi. Dari tim berstatus guram, kini dianggap kuda hitam. Indonesia memang mengejutkan, tetapi tetap saja bukan pihak yang diunggulkan.</p>
<p>Uzbekistan melaju hingga semifinal dengan statistik tanpa kebobolan. Pada saat yang sama, tim asuhan Timur Kapadze ini membukukan 12 gol. Serigala Putih, sebutan Uzbekistan, jadi tim terproduktif.</p>
<p>Sudah begitu tidak ada pemain yang dominan dalam urusan membobol gawang lawan. Tercatat 10 pemain telah membukukan namanya di papan skor. Bisa dibilang semua pemain Uzbekistan punya naluri gol.</p>
<p>Senjata utama Uzbekistan dalam urusan membobol gawang lawan adalah serangan balik. Pemain Uzbekistan punya kecepatan dan kemampuan duel satu lawan satu yang menonjol.</p>
<p>Menit-menit awal dan menit akhir merupakan mode &#8216;attack&#8217; Uzbekistan. Semua gol Uzbekistan tercipta sebelum 15 menit awal dan 15 menit akhir pada setiap babak pertandingan.</p>
<p>Bisakah Timnas Indonesia U-23 menyapu Uzbekistan? Urusan kecepatan boleh diadu, tetapi dalam duel satu lawan satu belum begitu. Karenanya strategi Shin Tae Yong akan jadi penentu.Jika menilik perjalanan karier pemain-pemain Timnas Indonesia U-23, ada satu kisah rapor pertemuan. Indonesia dan Uzbekistan pernah bentrok pada babak delapan besar Asian Games 2023.</p>
<figure id="attachment_119745" aria-describedby="caption-attachment-119745" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-119745" src="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/nathan-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/nathan-300x200.jpg 300w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/nathan-768x512.jpg 768w, https://prokabar.com/wp-content/uploads/2024/04/nathan.jpg 960w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-119745" class="wp-caption-text">Nathan Tjoe A-On, roh permainan Timnas Indonesia U-23 (PSSI)</figcaption></figure>
<p>Beberapa pemain Uzbekistan yang tampil di Asian Games dan kini masiih di dalam skuad Piala Asia U-23 adalah Vladimir Nazarov, Jasurbek Jaloliddinov, Ibrokhimkhalil Yuldoshev, dan Ruslanbek Jiyanov.</p>
<p>Ketika itu Indonesia yang diperkuat pemain yang saat main berkiprah di Piala Asia U-23 2024, seperti Rizki Ridho, Ernando Ari Sutaryadi, juga Marselino Ferdinan.</p>
<p>Dalam duel pada 28 Oktober 2023 itu Indonesia kalah 0-2. Dua gol Uzbekistan diborong Sherzod Esanov. Pemain berposisi gelandang ini sudah tidak ada dalam skuad Piala Asia U-23 2024.</p>
<p>Memori pahit pada 2023 ini tak bisa dipisahkan dari perjalanan Indonesia U-23 saat ini. Mereka bisa menembus semifinal, juga berkat pelajaran dari Uzbekistan dalam duel itu.</p>
<p>Namun kini tak ada alasan bagi Indonesia untuk takluk kembali. Memori dijungkalkan Uzbekistan U-23 bakal menjadi arang yang merangsang motivasi membalas kekalahan tersebut.</p>
<p>Mentalitas inilah modal utama Indonesia menghadapi Uzbekistan. Mentalitas dan determinasi yang dipertontonkan dalam lima laga sebelumnya kiranya cukup membuat lawan tak lagi meremehkan.</p>
<p>Kekuatan Timnas Indonesia U-23 ada di Nathan Tjoe-A-On. Begitu media massa Asia menganalisis. Jika pemain SC Heerenveen ini bisa diatasi, diyakini Indonesia akan habis.</p>
<p>Ada benarnya, tetapi agak prematur. Sebelum Nathan, ada Ivar Jenner yang jadi penyeimbang di tengah. Shin juga telah mencoba Arkan Fikri dalam dua laga, termasuk saat melawan Korea Selatan.</p>
<p>Pemain seperti Justin Hubner juga siap dijadikan gelandang bertahan jika memang dibutuhkan, misalnya jika Nathan tak berkutik. Dan, absennya Rafael Struick juga tak membuat khawatir.</p>
<p>Tak masalah Struick absen, karena pemain lainnya juga siap &#8216;merebus&#8217; Uzbekistan. Kini, motivasi semua pemain cuma satu, ayo raih tiket Olimpiade 2024. Shin meyakini itu akan tercapai.(*)</p>
<p>The post <a href="https://prokabar.com/preview-indonesia-u-23-vs-uzbekistan-u-23-mimpi-ulangi-sejarah-68-tahun-lalu-lolos-ke-olimpiade/">Preview Indonesia U-23 vs Uzbekistan U-23; Mimpi Ulangi Sejarah 68 Tahun Lalu, Lolos ke Olimpiade!</a> appeared first on <a href="https://prokabar.com">Prokabar</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 27/48 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 3/13 queries in 0.030 seconds using Redis

Served from: prokabar.com @ 2026-10-07 14:10:19 by W3 Total Cache
-->